Radio Komunitas GENTARA FM Pracimantoro Wonogiri
Posted by CB Magazine on Senin, 26 Desember 2016 |
Komunitas
 |
Argi Noor Hidayat
Ketua Radio
Komunitas GENTARA FM Pracimantoro Wonogiri
|
 |
Sofyan (Pemimpin Umum Majalah LARISE kunjungan ke Radio Gentara FM) |
 |
Siaran Radio |
|
|
|
Mengedukasi dan
Menggali Potensi Pemuda
Wonogiri – Teringat
ucapan dari bapak Proklamator RI, Ir. Soekarno. “Saya butuh 10 pemuda untuk
mengguncang dunia.” Kata inspirasi dari presiden pertama Republik Indonesia ini
memberi inspirasi bagi pemuda Pracimantoro Wonogiri menggali potensi positif
yang dimilikinya untuk kemajuan daerahnya. Penggalian potensi positif ini
melalui radio komunitas pemuda Pracimantoro yang diberi nama radio komunitas
GENTARA FM.
Awal berdirinya radio GENTARA FM timbul dari
salah satu pemuda Pracimantoro yang bernama lengkap Argi Noor Hidayat melihat
banyak pemuda yang melakukan penyelewengan moral dan menghabiskan waktu untuk
hal yang tidak bermanfaat seperti suka berfoya-foya. Dari gejolak pribadi, Argi
begitu ia disapa membentuk ruang ekspresi positif agar teman-temannya bisa
berkembang dan memanfaatkan potensi diri.
“Sejak itulah saya belajar ke
salah satu radio lain. Setelah mendapatkan pembelajaran dari situ, coba dikaji
teman-teman karang taruna yang disokong donatur dan relawan dengan semangat dan
kesederhanaan membangun radio komunitas GENTARA FM dengan slogan ruang ekspresi
anak muda. Saya belajar tentang radio komunitas yang penuh dengan kearifan lokal
makanya slogan diganti ekspresi pemuda Pracimantoro dengan visi mengedukasi dan
menggali potensi melalui kegiatan on air
maupun off air,” jelas pemuda yang
saat ini masih belajar di MAN Wonogiri kelas XI IPA 1 saat ditemui majalah LARISE di studio radio.
Lalu, laki-laki kelahiran,
Wonogiri, 7 Oktober 1999 ini menceritakan pendirian radio komunitas yang penuh
liku-liku. “Kesulitan yang ada itu kaitannya dengan relawan atau penyiar. Awal
berdiri banyak yang jadi penyiar. Seiring berjalannya waktu karena
konsistensi muda-mudi berkurang terlibat
dalam radio bahkan sempat kehabisan penyiar, mood, dan banyak masalah. Tapi berjalannya
waktu, saya dan teman-teman akhirnya cari donasi dapat bantuan dari dana desa
bisa rehap. Hampir menjadi radio komunitas yang prospek ke depan bisa memegang
ijin penyiaran radio komunitas dari KPID,” ungkap Argi.
Putra dari pasangan Wagiyo dan
Sarmi ini mengatakan semua yang ada di radio GENTARA FM tidak mencari
keuntungan profit atau laba. Sebab pendanaan dari donatur dan iklan layanan
masyarakat hanya untuk operasional.
“Diulang tahun pertama, 27
Desember 2016, Radio GENTARA FM mengadakan event yang disiarkan langsung dan
dipertontonkan. Menghadirkan potensi lokal dari Pracimantoro, group band dari
Pracimantoro. Menaikan jangkuan siaran se Kecamatan Pracimantoro dan membuat
event triwulan berupa seminar corel draw, seminar lingkungan, seminar
broadcasting, seminar bloger dan event sosial. Itu semua memanfaatkan potensi
teman-teman disini,” ucapnya. (Sofyan)
Tidak ada komentar: