Pendampingan internal bagi mahasiswa yang akan mengikuti Pameran Seni Digital Selangor (iDIGISEL) @2026 Malaysia. 


    Bekali Mahasiswa Ikuti Pameran Internasional di Malaysia, DKV ISI Surakarta Adakan Pendampingan Internal

    Surakarta – majalahlarise.com - Program Studi Desain Komunikasi Visual (DKV) ISI Surakarta menggelar pendampingan internal bagi mahasiswa yang akan mengikuti Pameran Seni Digital Selangor (iDIGISEL) @2026 Malaysia. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan kompetensi mahasiswa agar mampu bersaing dan berjejaring di tingkat internasional.

    Pendampingan diikuti enam mahasiswa angkatan 2025, yakni Falihah Nailatusy Syarafah, Sabrina Handayani, Sirhan Muzaffar, Natanael Zeliga Sitorus, Alfrida Az’zahra Rekta, dan Deswinda Auliya. Masing-masing mahasiswa menyiapkan satu karya berupa ilustrasi digital maupun desain poster untuk diseleksi dalam ajang pameran seni digital bertaraf internasional tersebut.

    Kegiatan pendampingan dilaksanakan di Ruang Rapat Lantai II Gedung V Jurusan Desain, Kampus Mojosongo, Fakultas Seni Rupa dan Desain ISI Surakarta, selama tiga hari, Selasa hingga Kamis (3–5/2/2026). Materi pendampingan meliputi pembacaan brief dan tema pameran, pencarian ide gagasan, pembuatan sketsa, hingga tahap eksekusi karya.

    Pameran Seni Digital Selangor (iDIGISEL) @2026 diselenggarakan secara hybrid. Karya terpilih akan dipamerkan secara luring di Galeri Shah Alam (GSA), Shah Alam, Selangor, Malaysia, dengan mengangkat tema Digital Identity, Heritage & Creative Future. Ajang ini merupakan hasil kerja sama Persatuan Seniman Seni Digital Malaysia (ASEDAS Malaysia) dan Yayasan Seni Selangor (YSS).

    Beragam kategori karya dibuka dalam pameran ini, di antaranya Digital Painting, Generative AI Art, 3D Digital Art, Animation/Motion Graphics, Video Art, Interactive/New Media, Digital Installation Art, hingga Hybrid atau Mixed Media berbasis digital.

    Salah satu peserta, Sirhan Muzaffar, menyampaikan kegiatan pendampingan ini sangat membantu mahasiswa dalam merancang karya yang sesuai standar pameran internasional. “Pendampingan ini memberi arah yang jelas mulai dari konsep hingga visual akhir, sehingga karya lebih siap untuk mengikuti proses seleksi,” tuturnya dalam rilis yang diterima.

    Pendampingan dipandu oleh Basnendar Herry Prilosadoso selaku dosen pembimbing. Ia menguraikan materi seputar strategi visual, pemilihan tipografi, serta pendekatan artistik agar karya mudah dipahami dan diterima oleh kurator luar negeri, tanpa meninggalkan kekuatan pesan sesuai tema pameran.

    Sementara itu, Ketua Program Studi DKV ISI Surakarta, M. Harun Rosyid Ridlo, mengungkapkan apresiasi dan dukungan atas keterlibatan mahasiswa dalam ajang pameran internasional ini. Menurutnya, pengalaman berjejaring secara global diharapkan mampu membuka wawasan mahasiswa terkait perkembangan seni rupa dan desain di tingkat internasional, sekaligus memperkuat kesiapan mereka menghadapi dunia profesional ke depan. (Sofyan)


    Baca juga: Pramuka SMPN 2 Wuryantoro Raih Juara Umum SMANSAWUR Scout Competition 2026

    Kontingen Pramuka SMPN 2 Wuryantoro saat menerima piala Juara Umum SMANSAWUR Scout Competition 2026.


    Pramuka SMPN 2 Wuryantoro Raih Juara Umum SMANSAWUR Scout Competition 2026

    Wonogiri – majalahlarise.com - Prestasi membanggakan diraih Pramuka Penggalang SMP Negeri 2 Wuryantoro setelah berhasil membawa pulang Piala Juara Umum SMANSAWUR Scout Competition Tahun 2026. Ajang kepramukaan tersebut digelar di SMA Negeri 1 Wuryantoro, Selasa (3/2/2026).

    Selain menyabet gelar juara umum, kontingen SMPN 2 Wuryantoro juga memperoleh Juara 1 Lomba Ketangkasan Baris-Berbaris (LKBB) serta Juara 1 Semaphore Dance, mengungguli peserta dari berbagai sekolah di Kabupaten Wonogiri.

    Kepala SMP Negeri 2 Wuryantoro, Etist Saptarini, S.Pd, M.Pd, menyampaikan rasa syukur atas capaian para siswa. Ia menguraikan prestasi tersebut lahir melalui proses panjang yang dijalani dengan disiplin dan kemauan keras.

    “Kalau punya cita-cita itu harus diusahakan melalui proses. Cita-cita tanpa usaha itu sama saja hoaks. Semua tidak datang tiba-tiba, butuh proses, disiplin, dan kemauan keras,” ujar Etist saat ditemui di ruang kerjanya.

    Ia menjelaskan para siswa berlatih di luar jam pembelajaran dengan penuh kesadaran dan komitmen.

    “Saat pembelajaran mereka tetap fokus belajar. Latihan dilakukan di luar jam sekolah, dan usaha anak-anak itu tidak mengkhianati hasil,” tuturnya.

    Etist juga berharap prestasi tersebut membawa perubahan cara pandang masyarakat terhadap sekolah.

    “Semoga apa yang sudah kita capai ini dibaca oleh lingkungan dan masyarakat. Dengan capaian ini, orang tua dan masyarakat bisa melihat potensi sekolah kami,” jelasnya.

    Pembina Pramuka SMPN 2 Wuryantoro, Rusmini, menuturkan persiapan lomba dilakukan sejak awal melalui penjaringan siswa yang memiliki kemauan dan tekad kuat.

    “Kami memilih anak-anak yang benar-benar punya kemauan, lalu disiapkan secara intensif. Latihan didampingi pembina dan juga melibatkan pelatih dari luar, termasuk dari kepolisian,” katanya.

    Rusmini menguraikan semangat latihan para siswa sangat tinggi. Mereka berlatih hampir setiap sore sepulang sekolah demi tidak tertinggal pelajaran.

    “Hujan pun mereka tetap latihan. Anak-anak memilih latihan sore karena tidak ingin ketinggalan pelajaran. Kami mendampingi dan mensupport, dan hasilnya di luar dugaan,” ungkapnya.

    Ia menjelaskan kegiatan kepramukaan bertujuan membentuk karakter siswa agar lebih mandiri dan percaya diri.

    “Kami ingin anak-anak berani berekspresi dan tidak minder hanya karena berasal dari desa,” tuturnya.

    Salah satu peserta lomba, Meyta Marcaningsih didampingi Zifara Azilia Suripto, mengaku awalnya tidak memahami PBB. Namun latihan rutin membawa perubahan besar dalam dirinya.

    “Awalnya tidak tahu apa-apa tentang PBB, tapi pelan-pelan mendalami dan sekarang alhamdulillah bisa bersama-sama,” ujarnya.

    Ia merasakan dampak positif terhadap pembentukan karakter.

    “Dulu malas, sekarang jadi lebih rajin. Harapannya ke depan bisa lebih maju dan mendalami lagi PBB,” katanya.

    Meyta juga menyampaikan apresiasi kepada para pembina dan guru. “Terima kasih sudah memberikan support terbaik untuk kami di PBB, Semaphore, dan Pionering,” ucapnya.

    Prestasi ini menjadi bukti komitmen SMP Negeri 2 Wuryantoro dalam membina karakter siswa melalui kegiatan kepramukaan serta membuka peluang lahirnya prestasi-prestasi berikutnya di tingkat yang lebih tinggi. (Sofyan)


    Baca juga: UNISRI Gelar Pelatihan Teknik Instruksional Dosen Berbasis OBE untuk Tingkatkan Kualitas Pendidikan

    Pelatihan dan Pendampingan Teknik Instruksional Dosen Berbasis Outcome-Based Education (OBE).


    UNISRI Gelar Pelatihan Teknik Instruksional Dosen Berbasis OBE untuk Tingkatkan Kualitas Pendidikan

    Surakarta — majalahlarise.com - Universitas Slamet Riyadi (UNISRI) Surakarta menggelar Pelatihan dan Pendampingan Teknik Instruksional Dosen Berbasis Outcome-Based Education (OBE) sebagai langkah strategis meningkatkan mutu pembelajaran di perguruan tinggi. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, 2–3 Februari 2026, bertempat di Sahid Jaya Hotel Surakarta.

    Pelatihan tersebut diikuti 35 dosen muda UNISRI dengan masa tugas di bawah lima tahun. Program ini dirancang sebagai penguatan kompetensi dosen dalam mengembangkan kurikulum dan strategi pembelajaran yang selaras dengan pendekatan OBE.

    Ketua Panitia, M. Hery Yuli Setiawan, S.Pd., M.Pd., menyampaikan kegiatan ini bertujuan membekali dosen muda dengan kemampuan teknis dan pedagogis dalam merancang pembelajaran inovatif dan berorientasi pada capaian lulusan.


    “Dosen muda UNISRI perlu memiliki kemampuan mengembangkan kurikulum dan strategi pembelajaran berbasis OBE agar kualitas pendidikan di UNISRI terus meningkat,” tuturnya.

    Pada hari pertama, peserta memperoleh materi meliputi landasan sistem dan regulasi perguruan tinggi, pengembangan kurikulum pendidikan tinggi dan MBKM, pendidikan orang dewasa, teori belajar dan motivasi, model-model pembelajaran inovatif, serta pengembangan Rencana Pembelajaran Semester (RPS).

    Sementara itu, hari kedua difokuskan pada desain instruksional, evaluasi proses dan hasil pembelajaran, pengembangan bahan ajar dan media pembelajaran, keterampilan dasar mengajar, persiapan praktik, serta presentasi hasil review, refleksi, dan evaluasi.

    Ketua Yayasan Perguruan Tinggi Slamet Riyadi Surakarta, Nuroso Bambang Wasisto, SE, dalam sambutannya menguraikan pentingnya peningkatan kualitas pendidikan dan penelitian sebagai fondasi kemajuan institusi.

    “UNISRI harus terus mendorong peningkatan kualitas pendidikan dan penelitian agar mampu menjadi perguruan tinggi yang unggul dan berdaya saing,” ujarnya.

    Rektor UNISRI, Prof. Dr. Sutoyo, M.Pd., menekankan peran strategis dosen dalam menentukan mutu pendidikan perguruan tinggi. Menurutnya, pengembangan kapasitas dosen perlu dilakukan secara berkelanjutan.

    “Dosen menjadi kunci utama peningkatan kualitas pendidikan, sehingga kompetensi dan profesionalisme mereka harus terus ditingkatkan,” jelasnya.

    Ia juga menguraikan penguatan sumber daya manusia tidak hanya menyasar dosen, tetapi juga tenaga kependidikan.

    “SDM dosen menunjukkan cerminan UNISRI. Kami berharap lembaga penjamin mutu UNISRI tidak hanya menyelenggarakan kegiatan untuk dosen, tetapi juga bagi tenaga kependidikan agar tidak terjadi kesenjangan,” ungkapnya.

    Kegiatan ini merupakan kelanjutan program serupa yang telah dilaksanakan pada tahun 2025. Melalui pelatihan berbasis OBE ini, UNISRI menargetkan peningkatan kualitas pembelajaran yang berdampak langsung pada mutu lulusan.

    Dengan penguatan kompetensi dosen secara sistematis dan berkelanjutan, UNISRI berharap mampu mencetak lulusan berkualitas dan berdaya saing hingga tingkat Asia Tenggara. (Sofyan)


    Baca juga: SMP Negeri 1 Wuryantoro Gelar LDK Siswa 2026, Siapkan Calon Pemimpin Berkarakter

    Peserta LDK saat praktik materi public speaking.

    SMP Negeri 1 Wuryantoro Gelar LDK Siswa 2026, Siapkan Calon Pemimpin Berkarakter

    Wonogiri — majalahlarise.com - SMP Negeri 1 Wuryantoro menggelar kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) Siswa Tahun 2026 selama tiga hari, Selasa hingga Kamis (3–5/2/2026). Kegiatan ini menjadi langkah strategis sekolah dalam menyiapkan generasi siswa yang memiliki jiwa kepemimpinan, berkarakter kuat, serta mampu menjadi teladan di lingkungan sekolah.

    Kepala SMP Negeri 1 Wuryantoro, Is Budiyarti, S.Pd., saat ditemui di ruang kerjanya, menyampaikan LDK dirancang sebagai wadah pembentukan karakter dan kepemimpinan siswa sejak dini.

    “LDK ini bertujuan membentuk murid yang memiliki jiwa kepemimpinan, disiplin, jujur, bertanggung jawab, serta berintegritas. Dari kegiatan ini, kami menyiapkan sekitar 50 siswa terpilih agar mampu menjadi teladan dan pionir bagi kurang lebih 620 siswa lainnya,” ujarnya.

    Ia menguraikan, selama tiga hari peserta LDK dibekali berbagai materi yang disusun secara bertahap dan aplikatif. Pada hari pertama, siswa mengikuti pelatihan Peraturan Baris Berbaris (PBB) yang dilaksanakan bekerja sama dengan Koramil setempat.

    “Hari pertama fokus pada pembentukan disiplin dan kekompakan melalui PBB. Ini menjadi fondasi awal pembentukan sikap kepemimpinan,” tuturnya.

    Memasuki hari kedua, kegiatan diisi dengan Senam Indonesia Hebat, pelatihan public speaking, motivasi sukses, penguatan budaya sekolah dan tata tertib, materi kesehatan, serta keorganisasian. Seluruh materi tersebut merujuk pada nilai-nilai 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat dari Kemendikbud.

    “Materi hari kedua kami susun untuk membangun kepercayaan diri, pola pikir positif, serta pemahaman nilai-nilai karakter yang relevan dengan kehidupan siswa,” jelasnya.

    Sementara itu, pada hari ketiga, peserta mendapatkan pembekalan komunikasi dan surat-menyurat, penyusunan proposal, serta pelatihan upacara yang dilaksanakan oleh tim khusus sekolah.

    Terkait peserta, Is Budiyarti menjelaskan siswa yang mengikuti LDK merupakan hasil seleksi ketat dari sekitar 100 pendaftar. Seleksi dilakukan secara administratif hingga terpilih 50 siswa.

    “Peserta LDK bukan pengurus OSIS yang sedang menjabat. Pemilihan pengurus OSIS baru akan dilaksanakan setelah LDK selesai, sehingga prosesnya lebih objektif dan berbasis pembinaan,” katanya.

    Selain penguatan kepemimpinan, SMP Negeri 1 Wuryantoro juga menerapkan manajemen digital sekolah secara terkontrol untuk mengantisipasi dampak negatif internet dan media sosial.

    Sekolah telah memanfaatkan papan digital interaktif (Interactive Flat Panel/IFP) bantuan pemerintah untuk mendukung pembelajaran berbasis digital. Namun, penggunaan gawai pribadi oleh siswa tetap diatur secara ketat.


    “Siswa hanya diperbolehkan menggunakan HP saat pembelajaran dengan arahan guru. Di luar jam pelajaran, HP wajib dititipkan di loker khusus setiap kelas yang diawasi Guru BK,” ungkapnya.

    Melalui kegiatan LDK dan pengelolaan digital yang terarah, SMP Negeri 1 Wuryantoro berharap mampu mencetak calon pemimpin siswa yang tidak hanya cakap secara akademik, tetapi juga matang secara karakter dan etika. (Sofyan)


    Baca juga: Karya Siswa SD Muhammadiyah I Ketelan Tembus Pameran Internasional di Palestina

    Karya ilustrasi digital milik Baskarabumi Haidar Alif Jadaa berhasil lolos kurasi dan dipamerkan dalam 2nd International Design Challenge and Exhibition 2025 “Threads of Creativity”.


    Karya Siswa SD Muhammadiyah I Ketelan Tembus Pameran Internasional di Palestina

    Surakarta — majalahlarise.com - Karya ilustrasi digital milik Baskarabumi Haidar Alif Jadaa berhasil lolos kurasi dan dipamerkan dalam 2nd International Design Challenge and Exhibition 2025 “Threads of Creativity” yang digelar di Bab idDeir Art Gallery, Bethlehem, Palestina. Pameran internasional ini berlangsung pada 25–27 November 2025 dan diikuti desainer serta seniman dari berbagai negara.

    Karya Baskarabumi HAJ menampilkan karakter burung dengan latar dominasi warna kuning yang dikerjakan menggunakan tablet dan perangkat lunak Ibis Paint. Visual tersebut diolah sebagai ornamen tradisional yang terinspirasi dari kekayaan budaya Palestina. Proses pengerjaan karya memerlukan waktu sekitar dua minggu hingga akhirnya dinyatakan lolos seleksi kurator internasional.

    Pameran “Threads of Creativity” mengangkat tema pelestarian dan penataan kembali warisan budaya Palestina melalui praktik kreatif kontemporer. Kegiatan ini menjadi bagian dari inisiatif riset yang tengah dikembangkan University of Porto melalui ID+ Research Institute for Design, Media and Culture, bekerja sama dengan Departemen Desain dan Seni Terapan Palestine Technical University Kadoorie Cabang Aroub.

    Baskarabumi yang akrab disapa Aska mengungkapkan karyanya disesuaikan dengan panduan teknis pameran internasional.

    “Karya ini saya buat berbentuk kotak-kotak mengikuti pola yang ditentukan panitia pameran,” ungkap Aska dalam rilis yang diterima redaksi.

    Siswa kelas VI SD Muhammadiyah I Ketelan, Surakarta ini juga menyampaikan rasa senang dan bangga atas pencapaiannya.

    “Saya senang sekali karena karya saya bisa dipamerkan bersama desainer dan seniman dari luar negeri,” tuturnya.

    Pencapaian ini mendapat apresiasi penuh dari keluarga. Evy Widyaningsih selaku orang tua menyampaikan rasa bangga atas prestasi putranya yang mampu menembus ajang internasional di usia dini.

    “Ini sangat membanggakan, tidak hanya untuk keluarga, tetapi juga untuk sekolah,” ujarnya.

    Evy juga berharap prestasi tersebut menjadi pemantik semangat bagi Aska untuk terus mengembangkan minat dan bakatnya.

    “Semoga ke depannya lebih fokus menekuni hobi menggambar dan terus berkarya,” katanya.

    Keberhasilan Baskarabumi HAJ menembus pameran internasional ini menjadi bukti potensi generasi muda Indonesia dalam bidang seni dan desain, sekaligus membawa nama baik dunia pendidikan dasar Indonesia di kancah global. (Sofyan)


    Baca juga: SMANSAWUR Scout Competition 2026 Jadi Ajang Pembinaan Karakter Pramuka Penggalang

    Para pemenang SMANSAWUR Scout Competition 2026 saat foto bersama usai menerima tropi kejuaraan.


    SMANSAWUR Scout Competition 2026 Jadi Ajang Pembinaan Karakter Pramuka Penggalang

    Wonogiri — majalahlarise.com - SMAN 1 Wuryantoro menggelar SMANSAWUR Scout Competition Tahun 2026 yang diikuti Pramuka Penggalang tingkat SMP se-Kabupaten Wonogiri. Kegiatan berlangsung di Halaman SMAN 1 Wuryantoro, Selasa (3/2/2026), dengan mengusung semangat Cakra Satya Birawa / Mawarti Bhakti.

    Ajang kepramukaan ini mempertandingkan tiga cabang lomba, yakni pionering, Lomba Ketangkasan Baris-Berbaris (LKBB), dan Semaphore Dance. Sejak pagi hingga penutupan, peserta menunjukkan antusiasme tinggi serta menjunjung nilai sportivitas dalam setiap perlombaan.

    Kamabigus SMAN 1 Wuryantoro, Kak Tinuk Triyana, menyampaikan kegiatan berjalan lancar dan sukses tanpa kendala berarti. Ia menguraikan apresiasi kepada panitia yang telah mengawal jalannya lomba sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat terlaksana sesuai rencana dan selesai tepat waktu.

    “Tidak ada kendala, semua berjalan lancar. Apresiasi kami berikan kepada kakak-kakak panitia yang sudah mengawal jalannya lomba dengan baik. Kompetisi ini berjalan sesuai rencana dan selesai sebelum waktu kepulangan,” ujarnya.

    Atraksi peserta saat lomba Semaphore Dance.


    Kak Tinuk juga mengungkapkan rasa bangga kepada para peserta yang tetap bersemangat hingga akhir kegiatan. Menurutnya, antusiasme dan semangat adik-adik Pramuka Penggalang terlihat jelas sampai penutupan lomba.

    “Adik-adik semuanya luar biasa. Sampai sore hari penutupan masih menunjukkan semangat tinggi. Kalian mengikuti lomba dengan penuh antusias dan menjunjung sportivitas. Semua menampilkan yang terbaik dari versi masing-masing,” tuturnya.

    Ia mengatakan penampilan maksimal seluruh peserta membuat dewan juri harus bekerja ekstra dalam menentukan pemenang. Setiap regu dinilai telah mempersiapkan diri dengan baik dan mempersembahkan hasil latihan secara optimal.

    “Dalam sebuah kompetisi tentu ada yang pulang membawa piala dan ada yang belum. Namun, semua sudah belajar, melihat, dan mendapatkan pengalaman berharga. Ini menjadi bekal penting untuk tampil lebih baik di kompetisi berikutnya,” jelasnya.


    Kak Tinuk juga mengingatkan keputusan dewan juri bersifat mutlak dan diharapkan dapat diterima dengan lapang dada serta penuh rasa syukur oleh seluruh peserta.

    Adapun hasil SMANSAWUR Scout Competition Tahun 2026 meliputi Lomba Pionering juara 1 SMP Negeri 4 Pracimantoro, juara 2 SMP Negeri 3 Selogiri, dan juara 3 SMP Negeri 1 Manyaran. Lomba LKBB diraih juara 1 SMP Negeri 2 Wuryantoro, juara 2 SMP Negeri 4 Pracimantoro, dan juara 3 SMP Negeri 1 Manyaran. Pada Lomba Semaphore Dance, juara 1 diraih SMP Negeri 2 Wuryantoro, juara 2 SMP Kanisius, dan juara 3 SMP Negeri 6 Wonogiri.

    Sementara itu, Juara Umum SMANSAWUR Scout Competition Tahun 2026 diraih oleh SMP Negeri 2 Wuryantoro. (Sofyan)


    Baca juga: Belajar Hidup di Desa, 150 Siswa SMP Muhammadiyah PK Ikuti Home Stay di Wonogiri

    Siswa kelas VII SMP Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Surakarta mengikuti kegiatan home stay.


    Belajar Hidup di Desa, 150 Siswa SMP Muhammadiyah PK Ikuti Home Stay di Wonogiri

    Solo - majalahlarise.com - Sebanyak 150 siswa kelas VII SMP Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Surakarta mengikuti kegiatan home stay atau live in selama tiga hari dua malam di Dukuh Keblokan, Sendang Ijo, Selogiri, Wonogiri, Kamis–Sabtu (29–31/1/2026). Kegiatan ini mengusung tema “Mandiri dalam Keseharian, Bermakna dalam Kebersamaan”.

    Para siswa berangkat menuju lokasi home stay pada Kamis siang. Mereka mengikuti kegiatan pembukaan serta prosesi penyerahan siswa kepada orang tua asuh di Masjid Al Ikhlas. Selanjutnya, para siswa tinggal bersama keluarga asuh dan terlibat langsung dalam kehidupan masyarakat setempat.

    Selama kegiatan, siswa mengikuti berbagai aktivitas edukatif dan sosial. Pada Jumat (30/1/2026), mereka belajar langsung di Home Industri Roti Widoro dan Stek Anggur. Mereka belajar mulai dari proses produksi hingga praktik sederhana. Sore harinya, siswa mengadakan lomba TPA di Masjid Al Ikhlas yang diikuti anak-anak setempat. Kegiatan dilanjutkan dengan pengajian akbar pada malam hari yang menghadirkan Ustaz Drs. H. Parno, M.Pd.I.

    Pada Sabtu pagi, para siswa menggelar Bazar Sembako Murah. Mereka membagikan 200 paket sembako kepada warga. Menjelang siang, para siswa berpamitan dengan orang tua asuh. Suasana haru mewarnai perpisahan saat siswa menyampaikan ucapan terima kasih dan tali asih.

    Siswa belajar langsung di Home Industri Roti Widoro.


    Kepala SMP Muhammadiyah PK Kottabarat Surakarta, Muhdiyatmoko, M.Pd., menjelaskan bahwa kegiatan home stay menjadi sarana pembelajaran karakter secara langsung. 

    “Selama tiga hari ini anak-anak belajar hidup mandiri, kebersamaan, dan tanggung jawab di tengah masyarakat. Mereka belajar menjadi panitia lomba, membersihkan rumah tempat tinggal, mengikuti bakti sosial, hingga berinteraksi dengan warga. Nilai-nilai karakter inilah yang ingin kami kuatkan,” ujarnya.

    Ia berharap pengalaman tersebut dapat membentuk sikap mandiri dan bertanggung jawab. “Semoga nilai-nilai kemandirian dan karakter ini dapat terus dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari,” tambahnya.

    Pemilik Roti Widoro, Sri Harjanto Yuwono, menyampaikan apresiasi atas kunjungan para siswa. “Terima kasih kepada siswa SMP Muhammadiyah PK yang telah datang belajar di tempat kami. Semoga anak-anak terinspirasi untuk memahami dunia usaha. Roti Widoro berdiri sejak 1922 dan hingga kini. Kami berusaha menjaga kualitas dan cita rasa yang sama,” ungkapnya.

    Sementara itu, Pragunadi, salah satu orang tua asuh sekaligus Takmir Masjid Al Ikhlas, mengaku senang menerima para siswa. “Warga merasa positif dan senang. Anak-anak rapi, tertib, disiplin bangun subuh, dan sopan. Jika ada kesempatan, kami siap menerima mereka kembali,” katanya.

    Salah satu peserta, Kavaya Altamizza Ibrahim, siswa kelas VII, mengaku mendapatkan pengalaman berharga. “Saya hidup bersama orang tua asuh, belajar menyapu, mengepel, mencuci piring, dan disiplin. Kegiatan ini membuat saya lebih mandiri dan bersyukur,” tuturnya. (Sofyan)


    Baca juga: Program Minim Sampah Plastik, SMP Negeri 2 Manyaran Tanamkan Tanggung Jawab dan Disiplin Siswa


Top