GIVE RADIO IKOM UNIVET
Redaksi / Pemasangan Iklan
Total Tayangan Halaman
Pendidikan
![]() |
| Prosesi malam renungan dan ulang janji Pramuka dalam rangka memperingati Hari Pramuka ke-65 Tahun 2026. |
Malam Renungan dan Ulang Janji Pramuka Kwaran Manyaran Jadi Momentum Evaluasi dan Penguatan Satya Dharma
WONOGIRI - majalahlarise.com - Malam renungan dan ulang janji Pramuka dalam rangka memperingati Hari Pramuka ke-65 Tahun 2026 menjadi momentum bagi anggota Gerakan Pramuka Kwartir Ranting (Kwaran) Manyaran untuk melakukan evaluasi terhadap kegiatan selama satu tahun sekaligus memperkuat kembali penghayatan terhadap nilai-nilai Satya Dharma. Kegiatan tersebut digelar di SMA Negeri 1 Manyaran, Kamis (13/8/2026).
Ketua Majelis Pembimbing Ranting (Kamabiran) Manyaran, Kak Toto Tri Mulyarto, menjelaskan malam renungan tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, tetapi menjadi ruang refleksi bagi anggota Pramuka untuk melihat kembali berbagai kegiatan yang telah dilakukan selama satu tahun terakhir.
“Jadi, terkait dengan malam renungan dan ulang janji Pramuka ini, tentu menjadi satu sarana bagi para pramuka muda untuk menelaah kembali apa yang telah dilakukan pada satu tahun yang lalu dan kira-kira apa yang perlu ditingkatkan,” ujarnya.
![]() |
| Ketua Majelis Pembimbing Ranting (Kamabiran) Manyaran, Kak Toto Tri Mulyarto saat menyampaikan sambutan dalam ramah tamah usai prosesi malam renungan dan ulang janji Pramuka. |
Menurutnya, proses renungan menjadi bagian penting untuk mendorong anggota Pramuka melakukan introspeksi. Evaluasi tersebut diharapkan menjadi pijakan untuk meningkatkan kualitas kegiatan sekaligus pengabdian pada masa mendatang.
“Pada malam inilah dilakukan satu renungan,” jelasnya.
Selain evaluasi, kegiatan tersebut juga diarahkan untuk memperkuat pemahaman terhadap ideologi dan jiwa kepramukaan. Nilai Satya Dharma menjadi landasan bagi anggota dalam bersikap, bertindak, menjalankan tanggung jawab, serta memberikan pengabdian di tengah masyarakat.
“Selanjutnya juga satu penguatan lagi terkait dengan ideologi, jiwa dari Gerakan Pramuka, yaitu Satya Dharma,” ungkap Kak Toto.
Ia berharap momentum malam renungan dan ulang janji mampu membangkitkan kembali semangat anggota Pramuka untuk mengamalkan nilai-nilai Satya dan Dharma dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan kepramukaan diharapkan tidak berhenti pada aktivitas organisasi, tetapi turut membentuk karakter, kedisiplinan, tanggung jawab, serta kepedulian sosial generasi muda.
Sementara itu, Ketua Kwartir Ranting Manyaran, Kak Sutrisno, menyampaikan apresiasi terhadap dukungan berbagai pihak yang turut menyukseskan kegiatan Kwartir Ranting. Dukungan tersebut datang dari keluarga besar, sahabat, unsur Muspika beserta jajarannya, serta pihak-pihak lain yang memberikan perhatian terhadap kegiatan kepramukaan di Manyaran.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada keluarga besar dan sahabat-sahabat yang telah mendukung kegiatan ini. Terima kasih juga kepada Kak Toto Tri Mulyarto, serta Muspika dan jajarannya yang telah memberikan dukungan sehingga acara dapat berjalan dengan lancar,” ujarnya.
Dukungan lintas elemen tersebut dinilai menjadi bagian penting dalam menjaga kebersamaan dan kelancaran kegiatan Kwartir Ranting. Perhatian dan motivasi dari berbagai pihak juga menjadi dorongan bagi keluarga besar Gerakan Pramuka Manyaran untuk terus meningkatkan kualitas kegiatan.
Malam renungan dan ulang janji Pramuka akhirnya menjadi pengingat bagi generasi muda untuk menjaga komitmen terhadap nilai-nilai kepramukaan. Momentum Hari Pramuka ke-65 diharapkan mampu memperkuat semangat pengabdian sekaligus mendorong anggota Pramuka Kwaran Manyaran menjadi pribadi yang lebih disiplin, bertanggung jawab dan peduli terhadap lingkungan serta masyarakat. (Sofyan)
Baca juga: Semarak HUT RI ke-81, Ratusan Warga Sukoroyom Kulon Giritontro Tumpah Ruah Ikuti Jalan Sehat
Prestasi
Banggakan Solo! Siswi SDN Mangkubumen Kidul Raih Medali Perunggu di Olimpiade Sains Thailand
SOLO – majalahlarise.com – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan pelajar Kota Solo di kancah internasional. Aisha Adelia Sintha Sugiar, siswi kelas 6 SDN Mangkubumen Kidul Surakarta, berhasil meraih Bronze Award kategori Science dalam ajang Siam International Math & Science Olympics (IMASO) 2026 yang digelar di Thailand, 7–10 Agustus 2026.
Kompetisi tersebut diikuti lebih dari 500 peserta dari 18 negara, di antaranya Thailand, Filipina, Singapura, Uzbekistan, dan Brasil. Ajang ini diselenggarakan ICE (International Champions in Education) yang berkantor pusat di Thailand bekerja sama dengan IMASO Indonesia.
Sebelum melaju ke panggung internasional di Bangkok, Adelia terlebih dahulu mengikuti babak penyisihan hingga Final Nasional IMASO Indonesia. Pada tahap tersebut, siswi kelahiran 11 April 2015 ini juga berhasil meraih Bronze Award dan berhak melanjutkan perjuangan ke Final Internasional di Thailand.
Adelia mengaku sempat merasa perlu memberanikan diri untuk mengikuti kompetisi internasional tersebut. Namun, kecintaannya terhadap bidang Science menjadi motivasi untuk terus mencoba.
“Awalnya saya mengikuti babak penyisihan nasional dan meraih Bronze Award juga. Dari hasil tersebut saya berhak mengikuti babak Final Internasional. Saya kemudian memberanikan diri untuk lanjut ke babak final yang diselenggarakan di Bangkok,” ujar Adelia.
Persiapan menghadapi kompetisi pun dilakukan secara intensif. Selama dua minggu sebelum perlombaan, Adelia memanfaatkan waktu setiap hari untuk mempelajari past papers dan silabus yang diberikan panitia.
“Persiapannya setiap hari mempelajari past papers dan silabus dari panitia, minimal 60 soal per hari selama dua minggu sebelum hari H,” katanya.
Perjuangan tersebut akhirnya membuahkan hasil dengan diraihnya medali perunggu pada kategori Science.
Bagi Adelia, mengikuti kompetisi internasional tidak hanya menjadi kesempatan untuk menguji kemampuan akademik, tetapi juga pengalaman berharga bertemu pelajar dari berbagai negara.
“Kesannya bangga dan senang bisa bertemu dengan rekan dari berbagai negara. Berikutnya saya akan mengikuti lomba internasional lain,” ucapnya.
Pihak sekolah menyampaikan prestasi tersebut sekaligus menjadi gambaran kecintaan Adelia terhadap bidang Ilmu Pengetahuan Alam. Ketertarikannya terhadap Science juga selaras dengan cita-citanya untuk menjadi dokter.
“Ini wujud kecintaannya pada bidang Science sekaligus berkaitan dengan cita-citanya menjadi dokter,” ujar pihak sekolah.
Bakat Adelia di bidang sains memang telah terlihat sejak dini. Selain berhasil meraih prestasi di tingkat internasional, ia juga beberapa kali menjuarai lomba IPA dari tingkat kota hingga nasional. Di sekolah, Adelia aktif sebagai Dokter Kecil.
Prestasi yang diraih Adelia turut membawa kebanggaan bagi kedua orang tuanya, Tatang Sugiar dan Kartika Oktavia Pravitasari. Keduanya mengaku senang sekaligus bangga melihat perjuangan putrinya mampu berbuah prestasi di tingkat internasional.
“Sebagai orang tua kami sangat mendukung kegiatan anak, terlebih karena prestasi ini bisa berpengaruh untuk jenjang pendidikan berikutnya sekaligus sebagai pendukung portofolio akademis,” pungkasnya.
Keberhasilan Adelia diharapkan menjadi inspirasi bagi pelajar lainnya di Kota Solo untuk terus mengembangkan minat dan bakat, berani mengikuti kompetisi, serta tidak takut bersaing hingga tingkat internasional. (Sofyan)
Baca juga: Astrid Widayani Apresiasi TMMD Sengkuyung III, Penataan Kampung Makam Bergolo Beri Manfaat Nyata
News
![]() |
| Wakil Wali Kota Surakarta Astrid Widayani menghadiri upacara penutupan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III Tahun Anggaran 2026 di SMP Negeri 22 Surakarta, Kamis (13/8/2026). |
Astrid Widayani Apresiasi TMMD Sengkuyung III, Penataan Kampung Makam Bergolo Beri Manfaat Nyata
SURAKARTA – majalahlarise.com – Wakil Wali Kota Surakarta Astrid Widayani menghadiri upacara penutupan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III Tahun Anggaran 2026 di SMP Negeri 22 Surakarta, Kamis (13/8/2026). Usai upacara, Astrid meninjau langsung hasil pembangunan di Kampung Makam Bergolo, Kelurahan Serengan, Kecamatan Serengan.
Dalam peninjauan tersebut, Astrid melihat hasil penataan kawasan yang dikerjakan selama pelaksanaan TMMD sekaligus menyaksikan manfaat pembangunan bagi masyarakat. Ia mengapresiasi program TMMD yang dinilai tidak hanya berorientasi pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga menyentuh kebutuhan warga.
“Alhamdulillah, kami mengikuti prosesnya sejak awal hingga selesai. Kami cukup terkesan karena pembangunan yang dilakukan tidak hanya berkaitan dengan saluran air atau drainase, tetapi juga memberikan manfaat lain bagi masyarakat. Bahkan ada rumah warga yang direvitalisasi sehingga menjadi lebih layak untuk dihuni,” ujar Astrid.
Menurut Astrid, proses penataan kawasan di Kampung Makam Bergolo menghadapi sejumlah tantangan. Kondisi kawasan yang berada di sekitar bantaran sungai serta keberadaan sejumlah bangunan warga membutuhkan komunikasi dan pendekatan yang tepat.
“Memang tantangannya cukup besar di awal, terutama saat proses perapian kawasan. Ada beberapa bangunan yang posisinya berada di bantaran sungai. Namun, kami melakukan sosialisasi dan pendekatan secara humanis kepada masyarakat. Alhamdulillah, masyarakat bisa memahami dan menerima penataan tersebut,” katanya.
Astrid juga menyoroti pembangunan saluran air yang dirancang dengan mempertimbangkan aspek pemeliharaan. Saluran dengan lebar sekitar dua meter tersebut ditutup dan bagian atasnya dimanfaatkan, tetapi tetap dilengkapi bak kontrol di sejumlah titik.
“Jadi bukan berarti setelah ditutup kemudian tidak bisa diakses lagi. Kami tetap berpikir ke depan. Di beberapa titik dibuat bak kontrol, sehingga apabila nantinya diperlukan pembersihan atau pemeliharaan, akses tetap tersedia,” jelasnya.
Ia berharap hasil pembangunan TMMD tidak berhenti pada penyelesaian pekerjaan secara fisik, tetapi dapat dirawat dan memberikan manfaat dalam jangka panjang.
“Harapannya pembangunan ini bisa berkelanjutan, benar-benar bisa dirawat dengan baik dan manfaatnya dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang. Atas nama Pemerintah Kota Surakarta, kami menyampaikan terima kasih atas program ini karena sangat bermanfaat bagi masyarakat,” ungkap Astrid.
TMMD Sengkuyung Tahap III Tahun 2026 berlangsung selama satu bulan, mulai 15 Juli hingga 13 Agustus 2026, di Kampung Makam Bergolo RT 02 dan RT 06 RW 06, Kelurahan Serengan, Kecamatan Serengan.
Sasaran fisik program meliputi perbaikan saluran air menggunakan konstruksi cor beton bertulang serta pavingisasi sepanjang 97 meter dengan tinggi 1,5 meter. Berdasarkan laporan pelaksanaan, pekerjaan tersebut telah rampung 100 persen.
Selain pembangunan fisik, TMMD juga diisi berbagai kegiatan nonfisik. Kegiatan tersebut meliputi penyuluhan wawasan kebangsaan dan bela negara, penanaman nilai-nilai Pancasila, pencegahan penyalahgunaan narkoba, keluarga berencana dan stunting, mitigasi bencana kebakaran, pengelolaan sampah, serta keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Upacara penutupan diikuti jajaran Forkopimda, anggota TNI-Polri, unsur Pemerintah Kota Surakarta, Linmas, Dinas Perhubungan, serta sejumlah unsur terkait lainnya. Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan secara simbolis bantuan paket sembako kepada 10 perwakilan warga di sekitar lokasi TMMD.
Dandim 0735/Surakarta Letkol Inf Arief Handoko Usman, S.H., bertindak sebagai inspektur upacara sekaligus membacakan amanat Pangdam IV/Diponegoro. Dalam amanatnya, Pangdam menyampaikan apresiasi atas sinergi, kerja keras, dan gotong royong pemerintah daerah, TNI-Polri, serta masyarakat selama pelaksanaan TMMD.
Pangdam juga berpesan agar hasil pembangunan yang telah dicapai dipelihara dan dirawat sehingga memiliki masa manfaat yang panjang.
“Seluruh hasil yang telah dicapai tersebut dapat memberikan manfaat bagi masyarakat. Apa yang telah kita bangun bersama ini dapat dipelihara dan dirawat sehingga memiliki masa pakai yang panjang,” demikian amanat Pangdam yang dibacakan Dandim.
Pelaksanaan TMMD Sengkuyung III di Serengan menjadi wujud kolaborasi TNI, Pemerintah Kota Surakarta, dan masyarakat dalam meningkatkan kualitas lingkungan, infrastruktur, serta kesejahteraan warga. Program tersebut sekaligus memperkuat semangat gotong royong dalam membangun kawasan perkotaan yang lebih tertata dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat. (Mas Is/ Sofyan)
Baca juga: Tim PISN FSRD ISI Surakarta Serahkan Bantuan Aset untuk Pelestarian Wayang Kulit
Pendidikan
Tim PISN FSRD ISI Surakarta Serahkan Bantuan Aset untuk Pelestarian Wayang Kulit
SUKOHARJO - majalahlarise.com - Tim Program Inovatif Seni Nusantara (PISN) Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta menyerahkan bantuan aset berupa seperangkat alat gamelan dan karakter wayang pahlawan kepada Sanggar Omah Wayang Mas Kamto, Kartasura, Sukoharjo, Senin (10/8/2026). Bantuan tersebut menjadi salah satu luaran program sekaligus upaya mendukung eksistensi dan pengembangan seni tradisi wayang kulit.
Program PISN tersebut dilaksanakan sebagai bentuk kontribusi nyata Tim FSRD ISI Surakarta kepada mitra yang bergerak di bidang seni tradisi wayang kulit. Tim yang diketuai Agung Purnomo bersama anggota Putri Sekar Hapsari, Basnendar Herry Prilosadoso, dan Sri Murwanti, sebelumnya telah melaksanakan sejumlah rangkaian kegiatan, mulai dari sosialisasi, perancangan karakter wayang pahlawan, latihan bersama, hingga pementasan wayang climen bagi siswa sekolah dasar.
Penyerahan bantuan aset dilakukan secara simbolis dan dihadiri perwakilan Sanggar Omah Wayang Mas Kamto serta mahasiswa. Bantuan tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan untuk mendukung aktivitas sanggar sekaligus memperkuat keberlanjutan kegiatan edukasi seni tradisi kepada generasi muda.
Putri Sekar Hapsari, anggota Tim PISN FSRD ISI Surakarta, menjelaskan bantuan tersebut menjadi bentuk apresiasi terhadap keberadaan sanggar seni tradisi sekaligus bagian dari upaya mengenalkan wayang kulit kepada siswa sekolah dasar.
“Bantuan ini sebagai bentuk apresiasi terhadap keberadaan sanggar seni tradisi dan upaya mengenalkan edukasi wayang kulit kepada siswa sekolah dasar. Selain itu, melalui pementasan wayang juga ditanamkan rasa nasionalisme kepada siswa,” jelas Putri.
Menurut Putri, rangkaian kegiatan PISN tidak hanya berorientasi pada menghasilkan karya, tetapi juga mendorong pemanfaatan seni tradisi sebagai media edukasi. Kehadiran karakter wayang pahlawan diharapkan dapat membuat materi pementasan lebih dekat dengan siswa sekaligus mengenalkan nilai-nilai kepahlawanan melalui medium wayang.
Ketua Sanggar Omah Wayang Mas Kamto, Tri Haryoko, menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan Tim PISN FSRD ISI Surakarta. Menurutnya, aset tersebut memiliki manfaat bagi sanggar dalam memberdayakan serta mengembangkan potensi kesenian tradisional, khususnya wayang kulit.
“Pemberian bantuan ini sangat bermanfaat dalam memberdayakan sanggar untuk meningkatkan dan mengembangkan potensi di kesenian tradisional, khususnya seni wayang kulit,” ungkap Tri Haryoko.
Tri berharap bantuan aset tersebut dapat memberikan dampak positif terhadap keberadaan dan keberlanjutan Sanggar Omah Wayang Mas Kamto. Selain mendukung kegiatan berkesenian, bantuan tersebut diharapkan dapat memperluas ruang bagi sanggar untuk menjalankan kegiatan edukasi dan regenerasi pelaku seni tradisi.
Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Inovatif Seni Nusantara (PISN) yang dikelola Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) di bawah naungan Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.
Melalui penyerahan aset tersebut, Tim PISN FSRD ISI Surakarta menunjukkan komitmen perguruan tinggi dalam mendukung pelestarian seni tradisi. Kolaborasi dengan sanggar juga menjadi langkah strategis agar wayang kulit tidak hanya dipertahankan sebagai warisan budaya, tetapi terus dikenalkan, dikembangkan, dan diwariskan kepada generasi muda. (Sofyan)
Baca juga: Semarak HUT RI ke-81, Ratusan Warga Sukoroyom Kulon Giritontro Tumpah Ruah Ikuti Jalan Sehat
Pendidikan
UNISRI Perkuat Jejaring Kemitraan melalui Penandatanganan MoU, PKS, dan IA dengan Universitas Hamzanwadi
SURAKARTA – majalahlarise.com – Universitas Slamet Riyadi (UNISRI) Surakarta terus memperkuat jejaring kemitraan dengan perguruan tinggi di Indonesia. Langkah strategis tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU), Perjanjian Kerja Sama (PKS), dan Implementation Arrangement (IA) bersama Universitas Hamzanwadi, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, belum lama ini.
Penandatanganan kerja sama yang berlangsung di Kampus Universitas Hamzanwadi tersebut menjadi momentum penting bagi kedua perguruan tinggi untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Kolaborasi mencakup bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta berbagai program akademik yang memberikan manfaat bagi kedua institusi.
Nota Kesepahaman ditandatangani Rektor UNISRI Prof. Dr. Sutoyo, M.Pd., bersama Rektor Universitas Hamzanwadi Dr. Ir. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, M.Pd. Sementara itu, PKS ditandatangani Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UNISRI Dr. Sri Handayani, S.Pd., M.Hum., bersama Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Hamzanwadi Muhammad Sururuddin, M.Pd.
Sebagai tindak lanjut kerja sama, Implementation Arrangement ditandatangani Ketua Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PGPAUD) UNISRI Paulus Widjanarko, S.Pd., M.Pd., bersama Ketua Program Studi PGPAUD Universitas Hamzanwadi Baiq Shofa Ilhami, M.A.
Implementasi awal kerja sama diwujudkan melalui kegiatan rekognisi dosen Program Studi PGPAUD yang dilaksanakan di Universitas Hamzanwadi. Kegiatan tersebut menjadi bentuk nyata pelaksanaan kerja sama akademik antara kedua perguruan tinggi sekaligus membuka ruang kolaborasi yang lebih luas pada masa mendatang.
Rektor UNISRI Prof. Dr. Sutoyo, M.Pd., mengapresiasi sambutan dan sinergi yang diberikan Universitas Hamzanwadi. Ia menjelaskan, implementasi awal kerja sama melalui kegiatan rekognisi dosen PGPAUD menjadi langkah positif untuk mengembangkan kemitraan secara berkelanjutan.
“Kami mengapresiasi sambutan hangat Universitas Hamzanwadi dan terlaksananya implementasi awal kerja sama melalui kegiatan rekognisi dosen PGPAUD. Kami berharap kolaborasi ini terus diperkuat dan dikembangkan dalam berbagai bidang Tri Dharma Perguruan Tinggi, baik pendidikan, penelitian maupun pengabdian kepada masyarakat,” ujar Sutoyo.
Menurutnya, kerja sama antarkedua perguruan tinggi tidak berhenti pada penandatanganan dokumen, tetapi perlu diwujudkan melalui berbagai program yang memiliki dampak akademik dan sosial.
Sementara itu, Rektor Universitas Hamzanwadi Dr. Ir. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, M.Pd., menyampaikan kerja sama antarkampus merupakan langkah strategis untuk memperkuat kapasitas kelembagaan sekaligus meningkatkan mutu pendidikan.
Ia menjelaskan, kemitraan tersebut juga dapat memperluas jejaring akademik dan mendorong lahirnya berbagai inovasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Dengan ditandatanganinya MoU, PKS, dan Implementation Arrangement, UNISRI Surakarta dan Universitas Hamzanwadi resmi memperkuat kemitraan strategis. Kerja sama tersebut diharapkan mampu memperluas kolaborasi akademik, meningkatkan kualitas pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, serta memperkuat kapasitas kelembagaan kedua perguruan tinggi.
Delegasi UNISRI dipimpin langsung Rektor Prof. Dr. Sutoyo, M.Pd., didampingi Dekan FKIP Dr. Sri Handayani, S.Pd., M.Hum.; Ketua Program Studi PGPAUD Paulus Widjanarko, S.Pd., M.Pd.; dosen PGPAUD Dina Pertiwi Ajie, M.Pd.; serta Kepala UPT Kerja Sama Andri Astuti Itasari, S.Sos., M.I.Kom. (Sofyan)
Baca juga: Semarak HUT RI ke-81, Ratusan Warga Sukoroyom Kulon Giritontro Tumpah Ruah Ikuti Jalan Sehat
News
![]() |
| Wakil Wali Kota Surakarta Astrid Widayani mengukuhkan 23 anggota Pasukan Satya Wigara (Pasatya Wigara) Kota Surakarta Tahun 2026 di Kota Surakarta. |
23 Anggota Pasatya Wigara Dikukuhkan, Siap Kibarkan Bendera Hari Pramuka ke-65
SURAKARTA – majalahlarise.com – Wakil Wali Kota Surakarta Astrid Widayani mengukuhkan 23 anggota Pasukan Satya Wigara (Pasatya Wigara) Kota Surakarta Tahun 2026 di Kota Surakarta, Rabu (12/8/2026). Mereka akan bertugas sebagai pasukan pengibar bendera dalam Upacara Peringatan Hari Pramuka ke-65 Kota Surakarta pada Jumat (14/8/2026).
Sebanyak 288 peserta mengikuti proses seleksi Pasatya Wigara tahun ini. Setelah melalui serangkaian tahapan seleksi dan pelatihan, sebanyak 23 peserta dinyatakan terpilih dan resmi dikukuhkan sebagai anggota Pasatya Wigara.
Astrid mengatakan, terpilih sebagai anggota Pasatya Wigara merupakan kehormatan sekaligus amanah. Terlebih, mereka harus melewati proses seleksi yang diikuti ratusan peserta.
“Menjadi anggota Pasatya Wigara merupakan sebuah kehormatan sekaligus amanah. Dari 288 pendaftar, hanya 23 orang yang terpilih. Karena itu, kepercayaan ini harus dijaga dan dilaksanakan dengan sebaik-baiknya,” kata Astrid dalam sambutannya.
Ia meminta seluruh anggota Pasatya Wigara menjalankan tugas pengibaran bendera dengan disiplin, penuh tanggung jawab dan kesungguhan. Menurutnya, tugas tersebut bukan sekadar menjalankan prosesi upacara, tetapi juga membawa nama baik keluarga, sekolah, Gerakan Pramuka hingga Kota Surakarta.
“Jaga kehormatan pasukan. Tunjukkan kedisiplinan, kekompakan dan tanggung jawab saat menjalankan tugas. Jadikan momen ini sebagai kebanggaan bagi keluarga, sekolah, Gerakan Pramuka, dan Kota Surakarta,” ujarnya.
Astrid juga mengingatkan agar pengalaman selama proses seleksi dan pelatihan tidak berhenti setelah tugas pengibaran bendera selesai. Nilai-nilai yang diperoleh diharapkan menjadi bekal dalam kehidupan sehari-hari.
Ia menyebut kedisiplinan, kerja sama, kepemimpinan, keberanian dan tanggung jawab sebagai karakter penting yang perlu dimiliki generasi muda.
“Nilai-nilai Trisatya dan Dasa Dharma jangan berhenti sebagai hafalan, tetapi benar-benar diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.
Di tengah perkembangan teknologi yang semakin cepat, Astrid berharap anggota Pasatya Wigara mampu menjadi generasi muda yang kreatif, inovatif dan adaptif tanpa meninggalkan karakter serta nilai-nilai kebangsaan.
“Generasi muda harus mampu mengikuti perkembangan zaman, tetapi tetap memiliki karakter yang kuat, memahami nilai kebangsaan dan mampu memberikan kontribusi positif bagi lingkungan,” lanjutnya.
Astrid memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung pembentukan Pasatya Wigara Kota Surakarta Tahun 2026, mulai dari pembina, pelatih, pendamping, sekolah, orang tua atau wali, Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora), hingga Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Surakarta.
Dengan pengukuhan tersebut, 23 anggota Pasatya Wigara resmi mengemban tugas pada Upacara Peringatan Hari Pramuka ke-65 Kota Surakarta, Jumat (14/8/2026).
Astrid berharap seluruh anggota mampu memberikan penampilan terbaik dan menyelesaikan tugas dengan penuh tanggung jawab.
“Jalankan tugas dengan penuh semangat, disiplin dan kekompakan. Tunjukkan bahwa 23 orang yang terpilih ini memang merupakan putra-putri terbaik yang dipercaya membawa nama Kota Surakarta,” pungkasnya. (Mas Is/ Sofyan)
Baca juga: Semarak HUT RI ke-81, Ratusan Warga Sukoroyom Kulon Giritontro Tumpah Ruah Ikuti Jalan Sehat
Pendidikan
FISIP UNISRI Gelar Pengabdian Internasional dan Jalin Kerja Sama dengan Perusahaan Malaysia
SELANGOR – majalahlarise.com – Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Slamet Riyadi (UNISRI) Surakarta memperluas jejaring internasional melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat Internasional di Barokah Jaya Abadi SDN. BHD., Balakong, Selangor, Malaysia, belum lama ini. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum penguatan kerja sama strategis antara perguruan tinggi dan dunia industri di tingkat internasional.
Barokah Jaya Abadi SDN. BHD. merupakan perusahaan yang bergerak di bidang jasa pengiriman barang, khususnya cargo dan logistik dari Malaysia ke Indonesia. Melalui kegiatan tersebut, FISIP UNISRI tidak hanya memberikan kontribusi dalam peningkatan kapasitas sumber daya manusia perusahaan, tetapi juga membangun fondasi kemitraan jangka panjang yang diharapkan memberikan manfaat bagi kedua institusi.
Delegasi FISIP UNISRI dipimpin Wakil Dekan FISIP, Dra. Sri Riris Sugiyarti, M.Si., bersama Dr. Aris Tri Haryanto, S.Sos., M.Si., Dr. Purbayakti Kusuma Wijatanto, S.Sos., M.Si., Dra. Damayanti Suhita, M.Si., Riska Wirawan, S.Sos., M.Si., Haryo Kusumo Aji, S.I.Kom., M.I.Kom., Estu Widiyowati, S.I.Kom., M.I.Kom., Sihabuddin, S.I.Kom., M.I.Kom., Sritami Santi Hatmini, S.I.P., M.A., serta Untari Narulita Madyar Dewi, S.I.P., M.H.I.
Kegiatan diawali dengan penyambutan delegasi oleh Direktur Barokah Jaya Abadi SDN. BHD., Ahmad Saini bin Sulaiman, bersama jajaran manajemen dan staf perusahaan. Sebelum kegiatan pengabdian berlangsung, kedua pihak melaksanakan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Universitas Slamet Riyadi Surakarta dan Barokah Jaya Abadi SDN. BHD.
Penandatanganan tersebut dilanjutkan dengan Memorandum of Agreement (MoA) antara FISIP UNISRI dan Barokah Jaya Abadi SDN. BHD. Kerja sama ini menjadi langkah awal dalam membangun kemitraan strategis antara dunia akademik dan industri pada tingkat internasional.
Usai penandatanganan, kegiatan dilanjutkan dengan Employee Capacity Building Program. Dalam program tersebut, dosen FISIP UNISRI berbagi pengetahuan dan pengalaman kepada karyawan Barokah Jaya Abadi SDN. BHD. Materi yang diberikan mencakup komunikasi efektif di lingkungan kerja, komunikasi lintas budaya, komunikasi digital dalam dunia bisnis, kepemimpinan, tata kelola organisasi, etika profesi, pelayanan prima, administrasi publik, serta pengembangan kemitraan internasional.
Para peserta mengikuti kegiatan secara interaktif melalui diskusi mengenai tantangan komunikasi dalam perusahaan yang melayani pelanggan lintas negara, pentingnya pelayanan berkualitas, serta pengembangan kompetensi karyawan dalam menghadapi persaingan bisnis internasional. Pertukaran pengalaman antara akademisi dan praktisi tersebut memberikan perspektif baru bagi kedua belah pihak.
Direktur Barokah Jaya Abadi SDN. BHD., Ahmad Saini bin Sulaiman, menyampaikan apresiasi atas kehadiran delegasi FISIP UNISRI sekaligus menyambut baik terjalinnya kerja sama tersebut. Menurutnya, kolaborasi dengan perguruan tinggi menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia perusahaan sekaligus membuka peluang pengembangan program internasional.
Sementara itu, Wakil Dekan FISIP UNISRI, Dra. Sri Riris Sugiyarti, M.Si., menjelaskan pengabdian kepada masyarakat internasional merupakan salah satu bentuk nyata implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi di tingkat global.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin membangun hubungan yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi berkelanjutan. Dunia industri merupakan mitra penting bagi perguruan tinggi dalam menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi global,” ungkapnya.
Sri Riris menambahkan, kerja sama tersebut diharapkan dapat diwujudkan dalam berbagai program nyata yang melibatkan sivitas akademika dan dunia industri.
“Kami berharap kerja sama ini dapat diwujudkan dalam berbagai program nyata seperti magang internasional, penelitian kolaboratif, hingga pengabdian kepada masyarakat yang melibatkan dosen dan mahasiswa,” tambahnya.
Selain pengabdian, FISIP UNISRI dan Barokah Jaya Abadi SDN. BHD. membahas sejumlah peluang kerja sama lanjutan. Program yang menjadi perhatian antara lain magang internasional mahasiswa, KKN Internasional, penelitian bersama atau joint research, pengabdian kepada masyarakat internasional, practitioner lecture, serta program peningkatan kompetensi yang menghubungkan kebutuhan akademik dengan dunia industri.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan penyerahan cendera mata dan foto bersama. Kedua institusi juga berkomitmen melanjutkan komunikasi untuk merealisasikan berbagai program kerja sama yang telah dibahas.
Melalui kegiatan tersebut, FISIP UNISRI menunjukkan komitmennya memperluas jejaring internasional sekaligus memperkuat kolaborasi perguruan tinggi dengan dunia industri. Kerja sama dengan Barokah Jaya Abadi SDN. BHD. diharapkan menjadi pintu masuk bagi berbagai program kolaboratif yang memberikan manfaat bagi sivitas akademika, dunia industri, dan masyarakat.(Sofyan)
Baca juga: Pelatihan Content Creator for Social Media BLK Wonogiri Dorong UMKM Kuasai Pemasaran Digital
Top 5 Popular of The Week
-
Noah Nexus Protocol, menggelar kegiatan HOPE (Happy Of Presentation) dengan tajuk “Solo Kuasai Masa Depan Lewat Teknologi Blockchain”. NOAH ...
-
TRADISI KROBONGAN Oleh: Aris Prihatin SMPN 1 Manyaran, Kecamatan Manyaran, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah Aris Prihatin Masyarakat J...
-
5 KOMPONEN PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI Oleh: Novi Astutik, S.Pd.SD SD Negeri 4 Wonogiri, Wonogiri Jawa Tengah Novi Astutik, S.Pd.SD ...
-
ICE BREAKING SALAM PANCASILA TINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR MENGGALI IDE PENDIRI BANGSA TENTANG DASAR NEGARA Oleh : Suheti Priyani, S.Pd Guru M...
-
Menikmati makan gendar pecel di Gazebo. Watu Plenuk Mutiara Wisata Perbatasan Weru–Ngawen yang Menyuguhkan Alam, Kuliner, dan Kedamaian Gunu...
-
PEMANFAATAN APOTEK HIDUP DI LINGKUNGAN SEKOLAH Oleh : Rosi Al Inayah, S.Pd Guru SMK Farmasi Tunas Harapan Demak, Jawa Tengah Rosi Al Inayah...
-
Rektor Univet Bantara Sukoharjo, Prof. Farida Nugrahani, M.Hum dan Bupati Wonogiri, Setyo Sukarno menunjukkan naskah penandatanganan kerjasa...
-
GENERASI KEDUA (LULUSAN) MASA CORONA Oleh: M. Nur Salim, SH. M.Pd Guru PPKn dan Kepala Sekolah SMK Kesehatan Cipta Bhakti Husada Yogyakarta ...
-
Warung Makan Sri Rejeki yang berada di Dusun Tandan, Desa Kepatihan, Kecamatan Selogiri, Wonogiri. Warung Sri Rejeki, Kuliner Pinggir Sawah ...
-
Kepala SMP Negeri 8 Surakarta, Triad Suparman, M.Pd beserta bapak ibu guru dan siswa foto bersama dengan karya tulisan kata-kata mutiara. ...










