GIVE RADIO IKOM UNIVET
Redaksi / Pemasangan Iklan
Total Tayangan Halaman
Fakultas Hukum UNISRI Jalin MoU dengan UiTM Johor Malaysia, Perkuat Jejaring Akademik Internasional
Segamat, Malaysia - majalahlarise.com – Fakultas Hukum Universitas Slamet Riyadi (UNISRI) Surakarta terus memperkuat jejaring akademik internasional melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dan penyelenggaraan International Guest Lecture bersama Universiti Teknologi MARA (UiTM) Johor Branch, Segamat Campus, Malaysia. Kegiatan yang berlangsung pada 17–19 Juni 2026 ini menjadi bagian dari International Academic Collaboration Program dalam mendukung internasionalisasi pendidikan tinggi.
Delegasi Fakultas Hukum UNISRI dipimpin Dekan Fakultas Hukum, Dr. Dora Kusumastuti, S.H., M.H., didampingi Wakil Dekan Dr. Agatha Jumiati, S.H., M.H., serta dosen Hukum Internasional Yokhebed Arumdika P., S.H., M.H.
Kedatangan rombongan UNISRI disambut hangat jajaran pimpinan UiTM Johor Branch, Segamat Campus, di antaranya Dr. Nor Hazila Ismail selaku Deputy Rector (Academic Affairs), Deputy Rector (Research & Industry Linkages), serta perwakilan Department of Law (Jabatan Undang-Undang).
Dalam pertemuan tersebut, kedua institusi menyepakati penguatan kerja sama di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Penandatanganan MoU menjadi pijakan awal untuk mengembangkan berbagai program kolaboratif yang melibatkan dosen maupun mahasiswa dari kedua perguruan tinggi.
Dekan Fakultas Hukum UNISRI, Dr. Dora Kusumastuti, S.H., M.H., menjelaskan kerja sama internasional ini merupakan bagian dari upaya memperluas wawasan akademik sivitas akademika sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan hukum.
"Kerja sama ini merupakan wujud nyata komitmen Fakultas Hukum UNISRI untuk membuka ruang dialog akademik lintas negara. Kami ingin mahasiswa dan dosen mendapatkan pengalaman global serta perspektif hukum yang lebih luas," ujarnya.
Sebagai implementasi awal dari kerja sama tersebut, Fakultas Hukum UNISRI menggelar International Guest Lecture yang diikuti dosen dan mahasiswa UiTM Johor Branch dengan antusias.
Pada sesi pertama, Dr. Dora Kusumastuti menyampaikan materi berjudul Corporate Law and Business Licensing in Indonesia: Legal Challenges in the Digital Era. Materi tersebut membahas perkembangan hukum perusahaan di Indonesia, sistem perizinan berusaha berbasis risiko melalui Online Single Submission (OSS), hingga tantangan regulasi di tengah transformasi digital.
Sementara itu, sesi kedua menghadirkan Dr. Agatha Jumiati, S.H., M.H. yang memaparkan materi Worker Protection in Indonesia's Digital Transportation Sector: Emerging Legal Challenges in the Digital Economy. Paparan tersebut mengulas perlindungan hukum bagi pekerja transportasi berbasis aplikasi, dinamika hubungan kerja di era ekonomi digital, serta isu perlindungan data pribadi.
Diskusi dipandu oleh Yokhebed Arumdika P., S.H., M.H. sebagai moderator. Sesi tanya jawab berlangsung aktif dengan pertukaran pandangan mengenai perkembangan sistem hukum di Indonesia dan Malaysia, sehingga memberikan wawasan komparatif bagi seluruh peserta.
Wakil Dekan Fakultas Hukum UNISRI, Dr. Agatha Jumiati, S.H., M.H., berharap kerja sama ini dapat berkembang menjadi kolaborasi akademik yang berkelanjutan.
"Ini baru langkah awal. Ke depan kami berharap ada pertukaran mahasiswa, penelitian bersama, dan publikasi internasional yang dapat meningkatkan kualitas pendidikan hukum di kedua institusi," ungkapnya.
Melalui program ini, Fakultas Hukum UNISRI dan UiTM Johor Branch sepakat menindaklanjuti kerja sama dalam berbagai agenda strategis, meliputi joint research, joint publication, international guest lecture, student and lecturer mobility, seminar internasional, serta implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi lainnya.
Kerja sama ini semakin menegaskan komitmen Fakultas Hukum Universitas Slamet Riyadi Surakarta dalam memperluas jejaring akademik internasional, meningkatkan mutu pendidikan hukum, serta mencetak lulusan yang profesional, berintegritas, dan berwawasan global melalui penguatan Tri Dharma Perguruan Tinggi dan kolaborasi dengan berbagai mitra luar negeri. (Sofyan)
Pendidikan
![]() |
| Peserta mengikuti donor darah dalam rangka HUT Sahid Group Divisi Bisnis dan Pendidikan Jateng & DIY di Sidodrajad Room, Hotel Sahid Jaya Solo, Kamis (9/7/2026). |
Sambut HUT Sahid Group, Hotel Sahid Jaya Solo Gelar Donor Darah Targetkan 61 Kantong Darah
Solo - majalahlarise.com – Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Sahid Group, Divisi Bisnis dan Pendidikan Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menggelar aksi kemanusiaan berupa donor darah massal di Sidodrajad Room, Hotel Sahid Jaya Solo, Kamis (9/7/2026). Kegiatan yang berlangsung pukul 08.00–12.00 WIB ini melibatkan jajaran manajemen, karyawan, tamu hotel, serta masyarakat umum sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus memperkuat semangat berbagi kepada sesama.
Panitia menargetkan terkumpul 61 kantong darah, menyesuaikan usia Hotel Sahid Jaya Solo yang kini genap 61 tahun. Angka tersebut menjadi simbol perjalanan panjang hotel dalam memberikan pelayanan sekaligus kontribusi nyata bagi masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial.
Pelaksanaan donor darah bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Kota Surakarta. Tim medis PMI mendampingi seluruh tahapan kegiatan mulai dari registrasi, pemeriksaan kesehatan awal (skrining), hingga proses pengambilan darah sehingga seluruh peserta dapat mengikuti donor dengan aman dan nyaman sesuai standar medis.
Ketua Panitia HUT Sahid Group Divisi Bisnis dan Pendidikan Jateng & DIY, Agus Setijo, menjelaskan kegiatan donor darah menjadi salah satu agenda utama dalam rangkaian peringatan HUT Sahid Group tahun ini.
“Aksi donor darah ini merupakan salah satu pilar penting dari rangkaian acara memperingati HUT Sahid Group Divisi Bisnis dan Pendidikan Jateng & DIY. Aksi sosial ini kami harap dapat memberi manfaat bagi masyarakat,” ujar Agus Setijo.
Selain donor darah, panitia juga menghadirkan layanan pemeriksaan gigi gratis bekerja sama dengan Dental Care. Layanan tersebut didukung peralatan medis yang higienis sehingga peserta dapat memanfaatkan pemeriksaan kesehatan gigi secara aman di lokasi kegiatan.
Melalui kegiatan ini, Sahid Group Divisi Bisnis dan Pendidikan Jateng & DIY ingin terus menumbuhkan budaya kepedulian sosial di lingkungan perusahaan. Aksi kemanusiaan tersebut juga diharapkan dapat menginspirasi berbagai institusi, dunia usaha, dan masyarakat untuk bersama-sama membangun semangat berbagi serta memperkuat solidaritas dalam membantu sesama melalui kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat luas. (Sofyan)
Pendidikan
Mahasiswa DKV ISI Surakarta Rancang Desain Publikasi Launching Buku "Dari Piring Nusantara ke Tubuh Kita" Saat Magang di PT Guru Bumi
Yogyakarta - majalahlarise.com - Program Mahasiswa Berdampak (ProMaDam) FSRD ISI Surakarta memberi ruang bagi mahasiswa untuk mengasah kompetensi profesional melalui pengalaman kerja di dunia industri. Salah satunya diwujudkan oleh mahasiswa Program Studi Desain Komunikasi Visual (DKV) FSRD ISI Surakarta angkatan 2023, Fanesya Chlaudya Damara, yang menjalani skema magang di PT Guru Bumi, Yogyakarta.
Selama mengikuti program magang, Fanesya ditempatkan pada Divisi Desain Grafis dengan spesialisasi pengelolaan konten media sosial. Ia memperoleh kesempatan terlibat langsung dalam berbagai aktivitas komunikasi visual perusahaan, termasuk mendukung penyelenggaraan acara peluncuran buku "Dari Piring Nusantara ke Tubuh Kita": Pasar Pangan Lokal & Bincang Buku yang digelar di Solusi Buku, Yogyakarta.
Kegiatan tersebut menjadi momentum peluncuran buku terbaru terbitan Guru Bumi sekaligus menjadi sarana edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya mengenal, mengapresiasi, dan melestarikan pangan lokal Indonesia. Dalam kegiatan itu, Fanesya bertugas sebagai bagian dari tim dokumentasi yang mengabadikan jalannya acara sekaligus merancang desain after report untuk kebutuhan publikasi media sosial Guru Bumi.
Desain yang disusunnya dirancang untuk merangkum seluruh rangkaian kegiatan secara informatif dengan tetap menjaga konsistensi identitas visual perusahaan pada setiap kanal komunikasi digital. Pengalaman tersebut memperkaya kemampuan Fanesya dalam memproduksi konten visual yang tidak hanya mengedepankan estetika, tetapi juga strategi komunikasi, penyusunan narasi visual, serta pengelolaan dokumentasi digital.
Mentor magang di PT Guru Bumi, Afsha Nugie Algiyanie, mengapresiasi kontribusi mahasiswa selama mengikuti Program Mahasiswa Berdampak. Menurutnya, keterlibatan mahasiswa dalam proyek-proyek nyata menjadi bekal penting untuk memasuki dunia profesional.
"Mahasiswa memperoleh pengalaman profesional yang tidak dapat diperoleh hanya melalui pembelajaran di kelas. Keterlibatan dalam proyek nyata membuat mereka memahami kebutuhan industri sekaligus meningkatkan kemampuan bekerja secara kolaboratif," ujar Afsha.
Dosen pembimbing, Asmoro Nurhadi Panindias, menjelaskan program magang menjadi media pembelajaran yang mampu menghubungkan pengetahuan akademik dengan praktik industri kreatif.
"Program Mahasiswa Berdampak FSRD ISI Surakarta Tahun 2026 memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk menghubungkan pengetahuan akademik dengan praktik di industri. Melalui keterlibatan dalam proyek dokumentasi, pengelolaan media sosial, hingga perancangan desain publikasi, mahasiswa tidak hanya meningkatkan keterampilan teknis, tetapi juga kemampuan bekerja sama, berkomunikasi, serta memahami kebutuhan industri kreatif secara lebih komprehensif," jelas Asmoro dalam rilis yang diterima.
Sementara itu, Fanesya Chlaudya Damara mengungkapkan pengalaman menyusun publikasi selama magang menjadi bagian penting dalam mendokumentasikan capaian kegiatan sekaligus mengembangkan kompetensi sebagai mahasiswa DKV.
"Melalui Program Mahasiswa Berdampak skema magang di PT Guru Bumi, saya memperoleh pengalaman profesional yang relevan dengan bidang Desain Komunikasi Visual. Keterlibatan dalam peluncuran buku dan pengelolaan publikasi media sosial menjadi implementasi kompetensi desain komunikasi visual untuk mendukung penyebaran informasi, edukasi, serta pelestarian budaya pangan lokal kepada masyarakat," ungkap Fanesya.
Program Mahasiswa Berdampak (ProMaDam) FSRD ISI Surakarta diharapkan terus menjadi jembatan antara dunia akademik dan industri, sehingga mahasiswa memiliki kesiapan yang lebih matang dalam menghadapi kebutuhan dunia kerja sekaligus mampu menghasilkan karya yang memberi dampak positif bagi masyarakat. (Sofyan)
Pendidikan
SD Muhammadiyah 1 Solo Resmi Jadi Sister School SMP Muhammadiyah PKBS, Siap Perkuat Mutu Pembelajaran
Solo - majalahlarise.com – SD Muhammadiyah 1 Ketelan Solo memasuki babak baru dalam pengembangan mutu pendidikan dengan menjadi sister school SMP Muhammadiyah Program Khusus Boarding School (PKBS) Surakarta. Kolaborasi ini diharapkan memperkuat pengelolaan sekolah, pengembangan sumber daya manusia, serta implementasi model pembelajaran mendalam (deep learning) untuk meningkatkan kualitas pendidikan.
Program tersebut disampaikan dalam kegiatan Sosialisasi Peningkatan Kapasitas Sekolah Model Pembelajaran Mendalam yang berlangsung di Hotel Red Chilies, Jalan A. Yani No. 286, Manahan, Solo, Rabu (8/7/2026). Acara dibuka oleh Ketua Majelis Pendidikan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Surakarta, Mohamad Ali, yang memberikan arahan kepada jajaran pimpinan dan guru SD Muhammadiyah 1 Ketelan.
Mohamad Ali menjelaskan, status sebagai sister school menjadi tantangan sekaligus peluang bagi SD Muhammadiyah 1 Ketelan untuk berbagi pengalaman dan memperkuat sistem pengelolaan sekolah bersama SMP Muhammadiyah PKBS Surakarta, baik dari sisi manajerial maupun pengembangan pembelajaran.
"Bukan hanya kepala sekolah secara personal, tetapi secara kelembagaan bisa saling berbagi berbagai aspek untuk mendukung perkembangan sekolah," ujar Mohamad Ali.
Ia juga mengingatkan perjalanan panjang SD Muhammadiyah 1 Ketelan yang kini telah berusia 91 tahun. Menurutnya, sekolah tersebut telah menjadi rujukan dalam pengembangan pendidikan Muhammadiyah.
"Saya pernah belajar selama tiga bulan di sekolah ini sebelum menjadi kepala sekolah. SD Muhammadiyah 1 Ketelan menjadi salah satu tempat saya berguru dalam mengembangkan sekolah. Kini sekolah-sekolah Muhammadiyah ditantang menjadi mandiri dan terus berinovasi," ungkapnya.
Sementara itu, Kepala SD Muhammadiyah 1 Ketelan, Sri Sayekti, mengajak seluruh guru membangun budaya kolaboratif. Menurutnya, sekolah hebat lahir dari guru-guru yang hebat dan memiliki ketulusan dalam mendidik.
"Tidak ada sekolah hebat tanpa guru yang hebat. Sekolah besar dibangun oleh orang-orang yang mau melakukan hal kecil dengan sepenuh hati," katanya.
Ia mengajak para guru melakukan refleksi terhadap peran mereka dalam mendidik peserta didik dan melayani orang tua.
"Mari bertanya pada hati kita. Apakah saya sudah menjadi guru yang dirindukan murid, membantu rekan sejawat berkembang, dan melayani orang tua dengan empati. Semoga setiap langkah kita menjadi amal jariyah yang terus mengalir," tutur Sayekti.
Menurutnya, keberhasilan seorang guru bukan hanya diukur dari materi yang disampaikan, tetapi dari keteladanan dan kepercayaan yang diberikan kepada siswa.
Menutup kegiatan hari pertama, Sri Sayekti juga mengingatkan pentingnya disiplin kerja. Ia masih menemukan sejumlah guru dan karyawan yang datang terlambat dari ketentuan masuk pukul 06.45 WIB.
"Bismillahirrahmanirrahim. Mari kita mulai Tahun Pelajaran 2026/2027 dengan semangat baru," ajaknya.
Melalui program sister school ini, SD Muhammadiyah 1 Ketelan Solo diharapkan semakin memperkuat kualitas pembelajaran, tata kelola sekolah, serta menjadi inspirasi bagi sekolah Muhammadiyah lainnya dalam menghadapi tantangan pendidikan yang terus berkembang. (Sofyan)
Pendidikan
![]() |
| Tim Pengabdian Prodi Ilmu Komunikasi FISIP UNISRI Surakarta memberikan pelatihan digital marketing kepada pelaku UMKM homestay di Desa Wisata Sumberbulu, Karanganyar. |
UNISRI Latih UMKM Homestay Desa Wisata Sumberbulu Kuasai Digital Marketing untuk Tingkatkan Kunjungan Wisata
Karanganyar - majalahlarise.com - Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Slamet Riyadi (UNISRI) Surakarta terus mendorong transformasi digital pariwisata desa melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat bertajuk Peningkatan Kapasitas UMKM Homestay melalui Pelatihan Digital Marketing di Desa Wisata Sumberbulu, Kabupaten Karanganyar, Minggu (6/7/2026). Kegiatan ini membekali pelaku UMKM homestay dengan keterampilan pemasaran digital agar mampu meningkatkan daya saing di tengah perubahan perilaku wisatawan.
Pelatihan dipimpin Ketua Tim Dra. Maya Sekar Wangi, M.Si. bersama anggota Silvi Aris Arlinda, S.I.Kom., M.I.Kom. dan Drs. Siswanta, M.Si. Program tersebut dirancang sebagai respons atas meningkatnya penggunaan platform digital oleh wisatawan dalam mencari informasi dan memesan akomodasi.
Ketua Tim Pengabdian, Dra. Maya Sekar Wangi, menjelaskan perkembangan teknologi telah mengubah pola perjalanan wisata sehingga pengelola homestay harus mampu memanfaatkan media digital secara optimal.
"Perkembangan teknologi digital telah mengubah cara wisatawan mencari informasi dan menentukan pilihan akomodasi. Pengelola homestay perlu menguasai platform digital agar mampu bersaing dan meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan," ujarnya.
Pelatihan menghadirkan materi yang bersifat praktis mulai dari strategi pengelolaan media sosial, pemanfaatan Artificial Intelligence (AI), hingga optimalisasi Google Maps dan Google Review. Pada sesi pertama, Silvi Aris Arlinda memberikan pelatihan pengelolaan media sosial profesional, termasuk membuat akun bisnis, menyusun content calendar, serta memanfaatkan AI ChatGPT untuk menghasilkan ide konten, caption promosi, dan konsep desain yang kreatif.
Sementara itu, Drs. Siswanta mendampingi peserta mengoptimalkan Google Maps dengan mendaftarkan lokasi usaha, melengkapi profil bisnis, mengunggah foto, serta mengelola ulasan pelanggan. Menurutnya, ulasan positif menjadi salah satu faktor penting dalam membangun kepercayaan calon wisatawan terhadap homestay yang ditawarkan.
Selama pelatihan, peserta langsung mempraktikkan materi menggunakan smartphone masing-masing. Mereka membuat akun bisnis, menyusun kalender konten bulanan, menghasilkan materi promosi berbantuan AI, hingga memperbarui profil homestay di Google Maps. Antusiasme peserta terlihat dari diskusi yang berlangsung aktif mengenai strategi memperluas jangkauan media sosial, memanfaatkan fitur Instagram, memperoleh ulasan positif, serta menggunakan AI sebagai pendukung pemasaran digital.
Tim pengabdian berharap kemampuan digital yang dimiliki pelaku UMKM homestay mampu memperkuat citra Desa Wisata Sumberbulu sebagai destinasi wisata berbasis alam dan masyarakat. Upaya tersebut diharapkan berdampak pada meningkatnya kunjungan wisatawan sekaligus kesejahteraan masyarakat setempat.
"Kami berharap Desa Wisata Sumberbulu bisa menjadi contoh desa wisata yang adaptif, inovatif, dan berdaya saing di era digital," tutup tim pengabdian.
Kegiatan ini menjadi wujud komitmen Prodi Ilmu Komunikasi FISIP UNISRI dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, dan pelaku UMKM guna mempercepat transformasi digital sektor pariwisata berbasis masyarakat. (Sofyan)
Kabar Desa
![]() |
| Narasumber Sofyan Yuli Antonius, S.Sos., saat foto bersama Kepala Desa Gunungan, Widi Hastuti, pendamping desa Hidayat Ikhsanudin, perangkat dan peserta pelatihan. |
Pelatihan Teknologi Desa Gunungan Kecamatan Manyaran Wonogiri Bekali Aparatur Kuasai Digitalisasi dan Publikasi Desa
Wonogiri - majalahlarise.com - Pemerintah Desa Gunungan, Kecamatan Manyaran, Kabupaten Wonogiri, menghadirkan Praktisi Media Digital sekaligus Pengelola majalahlarise.com, Sofyan Yuli Antonius, S.Sos., sebagai narasumber dalam Pelatihan Dasar Teknologi Desa yang digelar di Balai Desa Gunungan, Rabu (8/7/2026). Kegiatan ini sebagai langkah meningkatkan literasi teknologi dan kompetensi digital masyarakat desa. Kegiatan diikuti perangkat desa, anggota PKK, ketua RT, serta kalangan pemuda.
Kepala Desa Gunungan, Widi Hastuti, membuka pelatihan dengan mengajak seluruh peserta memanfaatkan kesempatan belajar untuk meningkatkan kemampuan menghadapi perkembangan teknologi yang kini menjadi bagian penting dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat. Menurutnya, digitalisasi telah menjadi kebutuhan yang tidak dapat dihindari.
"Sekarang mengurus administrasi kependudukan tidak harus datang ke kantor desa karena sudah tersedia layanan berbasis digital yang dapat dimanfaatkan masyarakat," ujarnya.
Wanita yang akrab disapa bu Widi menambahkan, aparatur desa, ketua RT, maupun generasi muda perlu terus meningkatkan kemampuan digital agar tidak tertinggal perkembangan zaman. Widi juga mengingatkan pentingnya menggunakan media sosial secara bijak dengan menyaring informasi serta mengendalikan diri saat berinteraksi di ruang digital.
![]() |
| Kepala Desa Gunungan, Widi Hastuti, membuka pelatihan dengan mengajak seluruh peserta memanfaatkan kesempatan belajar untuk meningkatkan kemampuan menghadapi perkembangan teknologi. |
"Jangan sampai kita ketinggalan informasi maupun sistem yang terus berkembang. Jika ada yang belum paham, silakan bertanya agar benar-benar memahami digitalisasi. Media sosial harus dimanfaatkan dengan hati-hati. Kita harus memiliki filter terhadap informasi yang diterima dan mampu membatasi diri dalam menggunakannya," katanya.
Pendamping Desa Gunungan, Hidayat Ikhsanudin, menjelaskan penguasaan teknologi informasi menjadi kunci dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus memperluas penyebaran informasi desa. Ia berharap seluruh peserta mengikuti pelatihan secara maksimal agar mampu memanfaatkan perkembangan teknologi digital dalam mendukung pembangunan desa.
"Saya harapkan ilmu yang nanti disampaikan oleh para narasumber betul-betul dimaksimalkan. Perkembangan teknologi, khususnya digital, sangat besar sehingga kita harus mampu mengikuti perkembangannya," ujarnya.
Menurut pria yang akrab dipanggil mas Ikhsan, publikasi digital akan membuka peluang memperkenalkan potensi Desa Gunungan hingga tingkat nasional bahkan internasional. Informasi mengenai sumber daya alam, produk unggulan, kegiatan pembangunan, dan pemberdayaan masyarakat dapat diakses lebih luas sehingga berpotensi menarik perhatian investor.
"Kita tidak tahu, mungkin ada pihak yang sedang mencari potensi suatu daerah. Dengan informasi yang kita sampaikan, bisa saja ada investor yang tertarik sehingga mampu membawa perubahan bagi kondisi ekonomi dan pembangunan desa," jelasnya.
Ia juga menyoroti pesatnya perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) yang mampu membantu penyusunan narasi maupun pengolahan informasi. Karena itu, peserta didorong terus belajar agar mampu memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Sementara itu, dalam sesi materi, Sofyan Yuli Antonius menjelaskan teknologi digital tidak terlepas dari pentingnya dokumentasi sebagai sarana publikasi, transparansi pemerintahan, arsip kegiatan, sekaligus media promosi potensi desa. Menurutnya, dokumentasi yang baik mampu membangun citra positif desa melalui foto dan video yang informatif.
"Foto yang baik dapat bercerita tanpa banyak kata," ujarnya.
Peserta memperoleh materi dasar fotografi menggunakan smartphone, mulai dari memastikan lensa kamera bersih, menggunakan resolusi tertinggi, mengaktifkan fitur grid, hingga menghindari penggunaan zoom digital secara berlebihan. Mereka juga mempelajari berbagai teknik komposisi seperti Rule of Thirds, Leading Line, Framing, simetris, Low Angle, dan High Angle, serta praktik pengambilan gambar dengan teknik Wide Shot, Medium Shot, dan Close Up agar dokumentasi kegiatan desa lebih lengkap dan memiliki alur cerita.
Pada sesi videografi, peserta dibimbing merekam video yang stabil dengan pencahayaan memadai, audio yang jelas, serta alur visual yang runtut. Materi dilanjutkan praktik gerakan kamera pan, tilt, dan tracking, kemudian penyuntingan menggunakan aplikasi CapCut hingga menghasilkan video berdurasi 30–60 detik yang siap dipublikasikan di media sosial maupun kanal informasi desa.
Menutup pelatihan, Sofyan memotivasi peserta untuk terus berlatih mengasah kemampuan dokumentasi dan publikasi digital sebagai bekal mendukung kemajuan desa.
"Setiap orang bisa memotret, tetapi fotografer yang baik mampu menyampaikan cerita melalui setiap gambar," tuturnya. (Sofyan)
![]() |
| Nurul Haqi Septyaningrum, berhasil meraih Juara II Lomba Komik Strip Pekan Seni Mahasiswa Daerah (Peksimida) Jawa Tengah 2026. |
Mahasiswa DKV ISI Surakarta Raih Juara II Lomba Komik Strip Peksimida Jawa Tengah 2026
Surakarta - majalahlarise.com – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Program Studi Desain Komunikasi Visual (DKV) Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) ISI Surakarta. Mahasiswa angkatan 2023, Nurul Haqi Septyaningrum, berhasil meraih Juara II Lomba Komik Strip Pekan Seni Mahasiswa Daerah (Peksimida) Jawa Tengah 2026 melalui karya berjudul Mencari dan Menemukan Sesuatu yang Tidak Biasa dalam Batik.
Kompetisi yang berlangsung di Kampus VI Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) pada 4–5 Juli 2026 tersebut diikuti 24 delegasi mahasiswa dari 24 perguruan tinggi negeri dan swasta se-Jawa Tengah. Mengusung tema "Ceritaku Makna Untukmu", lomba menjadi ajang bagi mahasiswa untuk menampilkan kreativitas melalui media komik strip dengan penilaian meliputi kesesuaian tema, kemampuan komunikasi visual, penguasaan teknik visualisasi, serta keunikan dan orisinalitas karya.
Penjurian dilakukan oleh tiga juri tingkat nasional, yakni komikus nasional Beng Rahadian, praktisi komik internasional Zulkarnaen Hasan Basri, serta ilustrator dan kreator komik Wawan Priyanto. Dalam proses penciptaannya, Nurul mendapat pendampingan dari dosen DKV ISI Surakarta, Indriati Suci Pravitasari dan Rendya Adi Kurniawan, menggunakan teknik komik digital semi full color dengan aplikasi Medibang Paint berformat webtoon berukuran 800 x 20.000 piksel.
Nurul menjelaskan komiknya mengangkat kisah seorang perempuan yang berniat berbuat curang dalam lomba batik dengan meminta bantuan orang sakti. Namun, niat tersebut ditolak dan justru dibalas dengan nasihat yang mengubah cara pandangnya.
"Cerita ini menggambarkan proses seseorang menemukan makna yang tidak biasa dalam batik sekaligus menemukan kekuatan untuk memahami diri sendiri dan melangkah ke masa depan dengan lebih baik," jelasnya.
Ia mengaku pencapaian tersebut menjadi momen yang sangat berharga setelah melalui perjalanan panjang penuh tantangan. "Saya sangat bersyukur atas capaian ini. Sudah lama saya tidak merasakan euforia seperti ini. Saat menjadi mahasiswa baru saya pernah mengikuti seleksi internal Peksimida, tetapi belum berhasil lolos. Kegagalan itu tidak membuat saya menyerah untuk terus mencoba pada kesempatan berikutnya," ungkapnya.
Nurul juga menceritakan perjuangannya sebelum meraih prestasi. Menurutnya, berbagai kegagalan dalam kompetisi, hasil karya yang belum lolos, hingga kurangnya riset sempat menjadi tantangan besar.
"Banyak cobaan yang saya hadapi, tetapi dukungan dari teman-teman, orang tua, dosen, dan berbagai pihak membuat saya perlahan bangkit. Pengalaman itu akhirnya menjadi inspirasi utama dalam menyusun cerita komik yang saya tampilkan di Peksimida tahun ini," tuturnya.
Pada ajang tersebut, Juara I diraih Davin Arya Nirwanda dari Universitas Sebelas Maret (UNS), Juara II diraih Nurul Haqi Septyaningrum dari ISI Surakarta, dan Juara III diraih Deva Destianto dari UPGRIS. Sementara Harapan I diraih Tabaza Zahwa Khozein dari Universitas Negeri Semarang (Unnes), Harapan II diraih Mawa Ziorahman Kuntoro dari Universitas Diponegoro (Undip), serta Harapan III diraih Taoya Milati Nabila dari Universitas Tidar (Untidar).
Nurul berharap prestasi tersebut dapat menjadi motivasi bagi sivitas akademika ISI Surakarta untuk terus berkarya dan mengharumkan nama kampus. "Saya berharap ISI Surakarta terus menjadi kampus yang melahirkan banyak prestasi membanggakan sekaligus tetap menonjolkan karakter budaya yang menjadi identitasnya," pungkasnya. (Sofyan)
Top 5 Popular of The Week
-
5 KOMPONEN PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI Oleh: Novi Astutik, S.Pd.SD SD Negeri 4 Wonogiri, Wonogiri Jawa Tengah Novi Astutik, S.Pd.SD ...
-
Noah Nexus Protocol, menggelar kegiatan HOPE (Happy Of Presentation) dengan tajuk “Solo Kuasai Masa Depan Lewat Teknologi Blockchain”. NOAH ...
-
TRADISI KROBONGAN Oleh: Aris Prihatin SMPN 1 Manyaran, Kecamatan Manyaran, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah Aris Prihatin Masyarakat J...
-
ICE BREAKING SALAM PANCASILA TINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR MENGGALI IDE PENDIRI BANGSA TENTANG DASAR NEGARA Oleh : Suheti Priyani, S.Pd Guru M...
-
Menikmati makan gendar pecel di Gazebo. Watu Plenuk Mutiara Wisata Perbatasan Weru–Ngawen yang Menyuguhkan Alam, Kuliner, dan Kedamaian Gunu...
-
PEMANFAATAN APOTEK HIDUP DI LINGKUNGAN SEKOLAH Oleh : Rosi Al Inayah, S.Pd Guru SMK Farmasi Tunas Harapan Demak, Jawa Tengah Rosi Al Inayah...
-
GENERASI KEDUA (LULUSAN) MASA CORONA Oleh: M. Nur Salim, SH. M.Pd Guru PPKn dan Kepala Sekolah SMK Kesehatan Cipta Bhakti Husada Yogyakarta ...
-
Kepala SMP Negeri 8 Surakarta, Triad Suparman, M.Pd beserta bapak ibu guru dan siswa foto bersama dengan karya tulisan kata-kata mutiara. ...
-
FILSAFAT JAWA KIDUNGAN “ANA KIDUNG RUMEKSA ING WENGI” Oleh: Sri Suprapti Guru Bahasa Jawa di Surakarta Sri Suprapti Filsafat Jawa a...
-
Proses pembuatan jenang tradisional. Melihat Lebih Dekat Usaha Jenang Tradisional 'UD TEGUH' Kedung Gudel Kenep Sukoharjo- majala...







