GIVE RADIO IKOM UNIVET
Redaksi / Pemasangan Iklan
Total Tayangan Halaman
Pendidikan
![]() |
| Prosesi pelepasan balon ke udara sebagai simbol rasa syukur dan harapan bagi kemajuan sekolah. |
HUT ke-34 SMPN 2 Wuryantoro Meriah, Siswa Tampilkan Kreativitas dan Semangat Kebersamaan
Wonogiri - majalahlarise.com - Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-34 SMP Negeri 2 Wuryantoro berlangsung meriah dengan berbagai kegiatan yang melibatkan seluruh warga sekolah. Kegiatan yang digelar selama tiga hari, mulai Senin (18/5/2026) hingga Rabu (20/5/2026), di lingkungan SMP Negeri 2 Wuryantoro ini mengusung tema “Grow Together, Satukan Keberagaman dalam Kebersamaan.”
Rangkaian kegiatan diawali dengan prosesi potong tumpeng, potong pita, serta pelepasan balon ke udara sebagai simbol rasa syukur dan harapan bagi kemajuan sekolah. Suasana semakin semarak dengan kegiatan jalan sehat, bazar dan marketing day, tukar kado antarmurid senilai Rp5.000, serta panggung bakat yang menampilkan berbagai kreativitas siswa.
Penampilan tari, senam, tim Jumbara, Pramuka, hingga pasukan baris-berbaris (PBB) turut memeriahkan acara. Selain itu, berbagai perlombaan juga digelar untuk mengasah kreativitas dan keberanian siswa, di antaranya lomba video ucapan HUT SMPN 2 Wuryantoro, lomba puisi antarkelas bertema “Sekolah adalah Rumah Keduaku”, karaoke antarkelas dengan tema semangat, persahabatan, dan cinta sekolah, serta lomba menghias tumpeng antar kelas.
Kepala SMP Negeri 2 Wuryantoro, Etist Saptarini, menyampaikan HUT ke-34 menjadi momentum penting untuk mempererat kebersamaan sekaligus menggali potensi peserta didik.
“Hari jadi ke-34 SMPN 2 Wuryantoro ini menjadi ajang bagi anak-anak untuk menggali potensi, kreativitas, dan unjuk keberanian. Kami ingin seluruh warga sekolah bertumbuh bersama dengan segala kekurangan dan kelebihan yang dimiliki,” ujarnya.
Ia menjelaskan SMP Negeri 2 Wuryantoro berdiri sejak 5 Mei 1992 dan hingga kini terus berupaya menjadi sekolah yang mampu membangun karakter, kreativitas, serta semangat kebersamaan di kalangan siswa.
“Terima kasih atas kerja sama seluruh anak-anak, warga sekolah, dan para sponsor sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung lancar dan meriah,” tambahnya.
Antusiasme para siswa tampak sepanjang kegiatan berlangsung. Mereka tidak hanya menikmati hiburan, tetapi juga belajar bekerja sama, menghargai keberagaman, serta menumbuhkan rasa cinta terhadap sekolah sebagai rumah kedua mereka. (Sofyan)
Baca juga: Dies Natalis ke-46 UNISRI, Ziarah ke TMP Jurug dan Makam Tokoh UNISRI Jadi Wujud Penghormatan
Pendidikan
![]() |
| Kegiatan ziarah diikuti Pembina dan Pengurus Yayasan Perguruan Tinggi Slamet Riyadi Surakarta, jajaran pimpinan universitas, dosen, hingga tenaga kependidikan di lingkungan UNISRI. |
Dies Natalis ke-46 UNISRI, Ziarah ke TMP Jurug dan Makam Tokoh UNISRI Jadi Wujud Penghormatan
Solo - majalahlarise.com - Dalam rangka memperingati Dies Natalis ke-46, Universitas Slamet Riyadi (UNISRI) menggelar kegiatan ziarah ke Taman Makam Pahlawan (TMP) Jurug dan makam para pendiri, pengurus, serta mantan rektor UNISRI yang telah wafat, Rabu (21/5/2026). Kegiatan ini menjadi bentuk penghormatan sekaligus mengenang jasa para tokoh yang telah berkontribusi dalam perjalanan panjang UNISRI.
Kegiatan ziarah diikuti Pembina dan Pengurus Yayasan Perguruan Tinggi Slamet Riyadi Surakarta, jajaran pimpinan universitas, dosen, hingga tenaga kependidikan di lingkungan UNISRI. Suasana khidmat tampak saat seluruh peserta mengikuti rangkaian doa bersama, tabur bunga, dan mengheningkan cipta di TMP Jurug.
Upacara penghormatan kepada arwah pahlawan dan leluhur dipimpin langsung oleh Rektor UNISRI, Prof. Dr. Sutoyo, M.Pd.. Dalam kesempatan tersebut, Prof. Sutoyo menjelaskan kegiatan ziarah merupakan agenda rutin yang selalu dilaksanakan setiap momentum Dies Natalis UNISRI.
“Melalui ziarah ini kita diingatkan bahwa kemajuan UNISRI hari ini tidak lepas dari perjuangan dan pengabdian para pendiri dan pimpinan terdahulu. Nilai itu harus terus kita jaga dan lanjutkan melalui kerja nyata di bidang Tri Dharma Perguruan Tinggi,” ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut tidak hanya sebagai bentuk penghormatan kepada para pendahulu, tetapi juga menjadi sarana menanamkan nilai keteladanan, semangat juang, serta rasa terima kasih kepada civitas akademika UNISRI atas fondasi yang telah dibangun oleh generasi sebelumnya.
Usai melaksanakan ziarah di TMP Jurug, rombongan melanjutkan kegiatan ke makam para pendiri, pengurus, dan mantan rektor UNISRI yang berada di sejumlah lokasi di wilayah Surakarta. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung penuh kekeluargaan dan diikuti dengan khidmat oleh para peserta.
Melalui semangat Dies Natalis ke-46, UNISRI berkomitmen terus memperkuat karakter, integritas, dan dedikasi civitas akademika dalam memajukan dunia pendidikan yang relevan dengan perkembangan zaman. (Sofyan)
Pendidikan
![]() |
| Wali Kota Surakarta Respati Ardi menerima penghargaan Register Arsip sebagai Memori Kolektif Bangsa (MKB) Periode I Tahun 2026. |
Wali Kota Surakarta Respati Ardi Hadiri Hari Kearsipan ke-55, Terima Penghargaan Memori Kolektif Bangsa
Surakarta - majalahlarise.com - Respati Ardi menghadiri Peringatan Hari Kearsipan ke-55 yang diselenggarakan oleh Arsip Nasional Republik Indonesia sekaligus menerima penghargaan Register Arsip sebagai Memori Kolektif Bangsa (MKB) Periode I Tahun 2026. Penghargaan tersebut diberikan atas arsip berjudul “Khazanah Arsip Martopangrawit Maestro Karawitan Periode Tahun 1954–1986” yang diusulkan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Surakarta bersama Lipursari, S.Sn., MM.
Pemerintah Kota Surakarta menjadi salah satu penerima penghargaan dalam registrasi nasional Memori Kolektif Bangsa Tahun 2026. Arsip yang didaftarkan dinilai memiliki nilai historis, budaya, dan pengetahuan yang penting dalam perkembangan seni karawitan Indonesia, khususnya melalui kiprah maestro karawitan Martopangrawit pada periode 1954 hingga 1986.
Kegiatan Peringatan Hari Kearsipan ke-55 diawali dengan registrasi peserta, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Kearsipan, pembukaan, serta doa bersama. Kepala ANRI menyampaikan sambutan mengenai pentingnya penguatan tata kelola arsip dan pelestarian memori bangsa sebagai bagian dari identitas nasional.
Dalam kegiatan tersebut, Deputi Bidang Kelembagaan dan Tata Laksana Kementerian PAN-RB hadir mewakili kementerian untuk memberikan arahan sekaligus menyerahkan penghargaan lima terbaik nilai pengawasan kearsipan nasional. Acara juga dimeriahkan dengan Parade Budaya Memori Kolektif Bangsa, pembacaan keputusan program Registrasi Nasional MKB oleh Dewan Pakar MKB, serta penyerahan sertifikat penghargaan oleh Kepala ANRI kepada para penerima.
Wali Kota Surakarta Respati Ardi menjelaskan penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas komitmen Pemerintah Kota Surakarta dalam menjaga dan melestarikan arsip sejarah sebagai bagian penting dari identitas budaya bangsa.
“Arsip bukan hanya dokumen, tetapi juga jejak sejarah dan warisan budaya yang harus dijaga bersama. Penghargaan ini menjadi motivasi bagi Pemerintah Kota Surakarta untuk terus memperkuat tata kelola kearsipan sekaligus melestarikan nilai-nilai budaya daerah,” ujar Respati Ardi.
Menurutnya, momentum Hari Kearsipan ke-55 menjadi pengingat pentingnya menjaga warisan budaya dan sejarah daerah sebagai sumber pengetahuan bagi generasi mendatang. Pemerintah Kota Surakarta juga berkomitmen terus memperkuat pengelolaan arsip daerah agar nilai budaya lokal tetap lestari dan dapat diwariskan secara berkelanjutan. (Is/ Sofyan)
Berita
![]() |
| Kegiatan bersih-bersih rumah ibadah lintas agama di Vihara Sradha Murti, Desa Pijiharjo, Kecamatan Manyaran. |
Jalin Kebersamaan dan Perkuat Kerukunan, Penyuluh Agama Se-Distrik Wuryantoro Gelar Bersih-Bersih Vihara Sradha Murti Pijiharjo
Wonogiri - majalahlarise.com - Dalam upaya memperkuat kerukunan antarumat beragama, Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) Kabupaten Wonogiri menggelar kegiatan bersih-bersih rumah ibadah lintas agama di Vihara Sradha Murti, Desa Pijiharjo, Kecamatan Manyaran. Selasa (19/5/2026). Kegiatan bertajuk “IPARI Wonogiri Ramah Berseri (Rumah Ibadah Bersih, Sehat, Rapi dan Indah)” tersebut berlangsung dengan penuh kebersamaan dan semangat gotong royong.
Kegiatan diikuti sekitar 20 peserta yang terdiri dari Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Manyaran, Wuryantoro, Eromoko, dan Pracimantoro, Penyuluh Agama Buddha Kabupaten Wonogiri, serta umat Buddha di wilayah Desa Pijiharjo. Mereka bersama-sama membersihkan area vihara sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus simbol nyata toleransi antar umat beragama.
Koordinator kegiatan, Eko Rahmanto, S.Ud selaku Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Manyaran menjelaskan kegiatan tersebut merupakan program yang diselenggarakan Pengurus Daerah IPARI Kemenag Wonogiri untuk memperkuat persaudaraan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.
“Kegiatan ini merupakan kegiatan yang diselenggarakan oleh Pengurus Daerah IPARI Kemenag Wonogiri dengan tujuan menguatkan kerukunan, kedamaian, persaudaraan antar umat beragama dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan semboyan Bhinneka Tunggal Ika. Dengan saling mengunjungi, memperhatikan dan kerja sosial bersama, maka jangan ada lagi sikap saling curiga, saling membenci, saling mencaci antara umat agama satu dengan umat agama lainnya,” ujarnya.
Kegiatan tersebut mendapat apresiasi dari umat Buddha di Desa Pijiharjo. Mereka menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan kepedulian para penyuluh agama serta tokoh lintas agama yang hadir dan ikut bergotong royong membersihkan vihara.
Menurut mereka, perhatian serta kepedulian terhadap pemeluk agama lain menjadi langkah penting untuk bersama-sama mewujudkan kehidupan masyarakat yang damai, harmonis, dan penuh toleransi di tengah keberagaman. Semangat kebersamaan yang terjalin dalam kegiatan ini diharapkan terus tumbuh dan menjadi contoh positif bagi masyarakat luas dalam menjaga kerukunan antar umat beragama. (Sofyan)
Baca juga: Sosialisasi Kesehatan Jiwa di SMP Negeri 2 Manyaran, Bekali Siswa Hadapi Tantangan Psikologis
Pendidikan
![]() |
| Narasumber Arum Mustika Sari, SKM menyampaikan materi tentang P3LP atau pertolongan pertama pada luka psikologis. |
Sosialisasi Kesehatan Jiwa di SMP Negeri 2 Manyaran, Bekali Siswa Hadapi Tantangan Psikologis
Wonogiri - majalahlarise.com - SMP Negeri 2 Manyaran bekerja sama dengan Puskesmas Kecamatan Manyaran menggelar kegiatan sosialisasi kesehatan jiwa bagi para siswa pada Senin, 18 Mei 2026. Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada peserta didik tentang pentingnya menjaga kesehatan mental sekaligus membangun kesiapan menghadapi tantangan psikologis di lingkungan sekolah maupun kehidupan sehari-hari.
Dalam kegiatan tersebut, narasumber pertama, Arum Mustika Sari, SKM menyampaikan materi tentang P3LP atau pertolongan pertama pada luka psikologis. Ia menjelaskan dukungan awal secara psikologis sangat penting diberikan kepada individu yang sedang mengalami tekanan mental, stres berat, maupun trauma.
“Pertolongan pertama pada luka psikologis menjadi langkah awal untuk membantu seseorang lebih tenang, merasa aman, dan tidak menghadapi masalahnya sendirian,” ujarnya.
Sementara itu, pemateri kedua, Nur Sasongko, AMK memberikan materi mengenai self care first aider. Ia mengajak siswa memahami pentingnya merawat diri sendiri secara mental dan emosional agar mampu menjaga kesehatan jiwa secara berkelanjutan. Menurutnya, kesadaran untuk mengenali kondisi diri menjadi bagian penting dalam mencegah gangguan psikologis sejak dini.
“Self care bukan hanya menjaga fisik, tetapi juga menjaga pikiran dan emosi agar tetap sehat dan produktif,” jelasnya.
Kepala SMP Negeri 2 Manyaran, Dra. Siti Kumaidah Hidayati menyampaikan kegiatan ini bertujuan memberikan dukungan non-klinis berbasis empati untuk menstabilkan emosi individu yang mengalami krisis, stres berat, atau trauma. Ia berharap sosialisasi kesehatan jiwa tersebut mampu menjadi bekal bagi siswa dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan.
“Harapan sekolah, kegiatan ini akan memberikan stimulus pada murid dalam menghadapi tantangan psikologis sehingga murid tetap nyaman dalam berkarya,” ujarnya.
Kegiatan sosialisasi kesehatan jiwa ini juga mendapat dukungan penuh dari bidang kesiswaan yang dikoordinasikan Dwi Widodo bersama guru Bimbingan Konseling (BK), Didit Edi Suryadi. Melalui kegiatan tersebut, sekolah berkomitmen menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan peduli terhadap kesehatan mental peserta didik. (Sofyan)
Baca juga: UNISRI Job Fair 2026 Resmi Dibuka Hari Ini, Ribuan Pencari Kerja Padati Auditorium
Pendidikan
![]() |
| Pengunjung UNISRI Job Fair saat mengisi formulir lowongan pekerjaan di salah satu stand. |
UNISRI Job Fair 2026 Resmi Dibuka Hari Ini, Ribuan Pencari Kerja Padati Auditorium
Solo - majalahlarise.com - Universitas Slamet Riyadi (UNISRI) Surakarta resmi membuka UNISRI Job Fair 2026 di Gedung Auditorium UNISRI, Rabu (20/5/2026). Sejak pagi, ribuan pencari kerja dari berbagai wilayah Soloraya memadati lokasi kegiatan untuk mencari peluang kerja dari puluhan perusahaan yang membuka rekrutmen secara langsung. Bursa kerja tahunan yang digelar selama dua hari, 20–21 Mei 2026 tersebut diselenggarakan oleh UNISRI Career Center (UCC) dan terbuka gratis untuk umum.
Pembukaan acara ditandai dengan pengguntingan pita oleh Rektor UNISRI, Prof. Dr. Sutoyo, M.Pd. Antusiasme masyarakat terlihat dari panjangnya antrean pelamar yang berasal dari berbagai jenjang pendidikan, mulai lulusan SMA/SMK, Diploma (D3), hingga Sarjana (S1). Para pencari kerja langsung mendatangi stan perusahaan untuk menyerahkan lamaran dan mengikuti proses rekrutmen awal.
Rektor UNISRI, Prof. Dr. Sutoyo, M.Pd., menjelaskan pelaksanaan Job Fair menjadi agenda wajib tahunan kampus sebagai bentuk tanggung jawab perguruan tinggi dalam membantu lulusan memperoleh akses kerja secara nyata. Menurutnya, perguruan tinggi tidak cukup hanya meluluskan mahasiswa tanpa membuka jembatan menuju dunia industri.
“Hari ini resmi kami buka, dan ini adalah bagian dari tanggung jawab kami. Perguruan tinggi tidak boleh sekadar meluluskan mahasiswa, melainkan wajib ikut memberikan akses dan peluang nyata bagi para lulusan untuk mendapatkan pekerjaan. Oleh karena itu, melalui Job Fair di Auditorium ini, kami mempertemukan langsung para pelamar dengan puluhan perusahaan terkemuka,” jelas Prof. Dr. Sutoyo di sela kegiatan pembukaan.
Prof. Sutoyo juga mengungkapkan tingginya persaingan kerja saat ini. Ia mencontohkan ketika UNISRI membuka lowongan tenaga administrasi internal beberapa waktu lalu, dalam waktu tiga hari jumlah pelamar mencapai 960 orang. Kondisi tersebut menjadi dasar kampus memperketat seleksi perusahaan peserta Job Fair agar benar-benar memberikan jaminan perlindungan bagi tenaga kerja.
“Kebijakan kami sangat tegas, perusahaan penyedia kerja yang ikut serta hari ini harus perusahaan yang terstandar. Kami seleksi betul sejak awal agar setelah rekrutmen selesai, kejelasan mengenai standar gaji, fasilitas kerja, hingga hak jaminan kesehatan pelamar terjamin dengan baik dan transparan. Kami tidak ingin sekadar mengumpulkan banyak perusahaan, tapi kualitas perlindungan tenaga kerja menjadi prioritas utama,” ujarnya.
Hal menarik pada penyelenggaraan Job Fair tahun ini ialah tidak adanya pembatasan usia pelamar kerja sesuai regulasi terbaru dari Dinas Tenaga Kerja. Kebijakan tersebut membuka peluang lebih luas bagi masyarakat untuk memperoleh pekerjaan tanpa terkendala faktor usia.
“Sesuai edaran resmi dari Dinas Tenaga Kerja, peluang kerja kali ini tidak membatasi usia pelamar. Bahkan pelamar berusia 50 tahun pun, selama kompetensi dan kondisi fisiknya memenuhi kriteria perusahaan, memiliki hak yang sama untuk mendaftar. Kami juga menaikkan standarisasi perusahaan peserta secara ketat. Perusahaan yang hadir wajib memberikan jaminan kelangsungan kerja, kejelasan standar gaji, serta proteksi kesehatan berupa BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan agar pelamar merasa aman dan yakin,” jelasnya.
Pemerintah Kota Surakarta melalui Dinas Tenaga Kerja turut memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan kegiatan tersebut. Perwakilan Disnaker Surakarta menilai kolaborasi antara kampus dan dunia industri menjadi langkah strategis dalam mempercepat penyerapan tenaga kerja formal di Kota Solo.
“UNISRI bersama beberapa SMK di Solo masuk dalam komunitas Bursa Kerja Khusus (BKK) yang aktif di bawah binaan kami. Dinas Tenaga Kerja Surakarta pasti memberikan dukungan penuh dan rekomendasi resmi untuk setiap event bursa kerja seperti ini. Kami rutin berkoordinasi secara terpadu dengan ketua pengelola karier di kampus untuk mendorong percepatan pengentasan pengangguran, khususnya bagi lulusan-lulusan terbaru dari sektor pendidikan di Kota Surakarta,” ungkap perwakilan Dinas Tenaga Kerja Kota Surakarta.
Selain menghadirkan sekitar 40 perusahaan, UNISRI Job Fair 2026 juga dilengkapi workshop dan talk show interaktif yang membahas strategi memasuki dunia kerja modern. Pihak kampus bersama Dinas Tenaga Kerja menargetkan sekitar 30 hingga 50 persen peserta yang hadir dapat terserap langsung ke dunia industri melalui momentum bursa kerja tersebut.
Sementara itu, salah satu pencari kerja dari Karanganyar, Dila mengaku dirinya merasa terbantu adanya job fair ini. "Saya senang ada job fair. Saya mencari - cari lowongan kerja bagian marketing," ujarnya. (Sofyan)
Baca juga: Kuliah Pakar PBI Univet Bantara Bekali Mahasiswa Jadi Arsitek Konten Pembelajaran Kreatif
Pendidikan
![]() |
| Narasumber Hardika Dwi Hermawan saat menyampaikan materi kuliah pakar. |
Kuliah Pakar PBI Univet Bantara Bekali Mahasiswa Jadi Arsitek Konten Pembelajaran Kreatif
Solo - majalahlarise.com - Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) FKIP Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo menggelar Kuliah Pakar bertajuk “Creative Teaching: Menjadi Arsitek Konten Pembelajaran” di Gedung H lantai 3, Rabu (20/5/2026). Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber Hardika Dwi Hermawan, S.Pd., M.Sc ITE dengan tujuan membekali mahasiswa mengenai kreativitas pembelajaran berbasis teknologi informasi dan kecerdasan buatan (AI).
Ketua panitia Arin Arianti dalam laporannya menjelaskan kegiatan ini diselenggarakan sebagai upaya meningkatkan wawasan serta keterampilan mahasiswa dalam mengembangkan media pembelajaran kreatif berbasis teknologi. Menurutnya, perkembangan dunia pendidikan menuntut calon pendidik mampu menghadirkan metode pembelajaran yang inovatif dan adaptif. “Kegiatan ini diharapkan mampu menjadi bekal bagi mahasiswa untuk menghadapi tantangan dunia pendidikan yang terus berkembang,” ujarnya.
Disampaikan pula seorang pengajar tidak cukup hanya menyampaikan materi, tetapi juga harus memiliki kreativitas dalam mengelola pembelajaran di kelas. Ia menilai kemampuan memanfaatkan teknologi informasi menjadi kebutuhan penting bagi guru masa kini. “Menjadi pengajar itu harus mempunyai hal-hal yang sifatnya kreatif terutama yang terkait dengan IT,” katanya.
Ia mengibaratkan guru sebagai seorang arsitek yang mampu merancang ruang belajar yang menarik dan bermanfaat bagi peserta didik. Menurutnya, guru perlu menghadirkan ide-ide kreatif dan inovatif agar siswa dapat berkembang menjadi pribadi yang memberikan manfaat di masa depan. “Anda tidak hanya sekadar mengajar, menyampaikan materi, tetapi harus mempunyai ide-ide kreatif, inovatif,” jelasnya.
Wakil Dekan I FKIP Univet, Dr. Anwari Adi Nugroho, M.Pd, saat membuka kegiatan turut menjelaskan pentingnya pemanfaatan teknologi dalam proses pembelajaran. Ia menyampaikan pembelajaran modern tidak lagi dapat mengandalkan metode lama semata, melainkan harus dipadukan dengan teknologi digital agar lebih menarik dan interaktif bagi siswa. “Guru itu adalah perancang kebiasaan belajar dan perancang konteks materi. Sekarang pembelajaran harus dikemas dengan teknologi agar menarik dan kreatif,” ujarnya.
Anwari berharap mahasiswa memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menggali ilmu dari para narasumber dan menerapkannya ketika menjadi pendidik di masa mendatang. Ia juga mendorong mahasiswa agar aktif mengikuti pelatihan karena kemampuan membuat konten pembelajaran kreatif sangat dibutuhkan dalam dunia pendidikan saat ini. “Harapannya mahasiswa bisa menjadi arsitek aset konten dan mewujudkan pengajaran yang kreatif ketika nanti mengajar di kelas,” tuturnya.
Pada sesi pemaparan materi, Hardika Dwi Hermawan mengangkat tema digital entrepreneurship dengan fokus pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan dalam pembuatan storybook anak. Ia memperkenalkan penggunaan ChatGPT, Canva sebagai alat bantu kreatif dalam menyusun konten edukatif yang menarik dan inovatif. “Penggunaan ChatGPT, Canva sangat relevan untuk mendukung proses kreatif dalam pembuatan konten digital, khususnya storybook anak,” jelasnya.
Melalui pendekatan praktis, peserta diajak berdiskusi dan melakukan praktik langsung agar pemahaman yang diperoleh dapat diterapkan dalam dunia pendidikan nyata. Narasumber berharap kegiatan tersebut tidak berhenti sebagai teori semata, tetapi menjadi pengalaman yang aplikatif bagi mahasiswa ketika terjun menjadi pendidik. “Pemahaman dasar tentang ChatGPT menjadi langkah penting sebelum masuk pada tahap pengembangan produk digital,” pungkasnya. (Sofyan)
Top 5 Popular of The Week
-
5 KOMPONEN PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI Oleh: Novi Astutik, S.Pd.SD SD Negeri 4 Wonogiri, Wonogiri Jawa Tengah Novi Astutik, S.Pd.SD ...
-
TRADISI KROBONGAN Oleh: Aris Prihatin SMPN 1 Manyaran, Kecamatan Manyaran, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah Aris Prihatin Masyarakat J...
-
ICE BREAKING SALAM PANCASILA TINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR MENGGALI IDE PENDIRI BANGSA TENTANG DASAR NEGARA Oleh : Suheti Priyani, S.Pd Guru M...
-
PEMANFAATAN APOTEK HIDUP DI LINGKUNGAN SEKOLAH Oleh : Rosi Al Inayah, S.Pd Guru SMK Farmasi Tunas Harapan Demak, Jawa Tengah Rosi Al Inayah...
-
Noah Nexus Protocol, menggelar kegiatan HOPE (Happy Of Presentation) dengan tajuk “Solo Kuasai Masa Depan Lewat Teknologi Blockchain”. NOAH ...
-
Menikmati makan gendar pecel di Gazebo. Watu Plenuk Mutiara Wisata Perbatasan Weru–Ngawen yang Menyuguhkan Alam, Kuliner, dan Kedamaian Gunu...
-
Murid kelas III SD Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat Surakarta mengikuti kegiatan Parents Day dengan tema “Reuse, Membuat Hiasan Bunga ...
-
Proses pembuatan jenang tradisional. Melihat Lebih Dekat Usaha Jenang Tradisional 'UD TEGUH' Kedung Gudel Kenep Sukoharjo- majala...
-
FILSAFAT JAWA KIDUNGAN “ANA KIDUNG RUMEKSA ING WENGI” Oleh: Sri Suprapti Guru Bahasa Jawa di Surakarta Sri Suprapti Filsafat Jawa a...
-
GENERASI KEDUA (LULUSAN) MASA CORONA Oleh: M. Nur Salim, SH. M.Pd Guru PPKn dan Kepala Sekolah SMK Kesehatan Cipta Bhakti Husada Yogyakarta ...









