Agus Widanarko, SE, SH, MH, MSi, staf PPPK Adyatama Kepariwisataan dan Ekraf Ahli Pertama, menghadirkan konsep promosi berbasis konten kreator dengan mengenakan kostum superhero.


    Pegawai PPPK Disporapar Sukoharjo Hadirkan Terobosan Promosi Wisata dan Ekraf Lewat Aksi Superhero

    Sukoharjo – majalahlarise.com - Cara unik dilakukan seorang pegawai PPPK di lingkungan Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Sukoharjo (Disporapar) dalam membantu promosi wisata dan ekonomi kreatif. Agus Widanarko, SE, SH, MH, MSi, staf PPPK Adyatama Kepariwisataan dan Ekraf Ahli Pertama, menghadirkan konsep promosi berbasis konten kreator dengan mengenakan kostum superhero.

    Agus yang akrab disapa Danar sebelumnya dikenal sebagai konten kreator sekaligus penyuluh narkoba. Dua tahun lalu, ia lolos seleksi ASN pada formasi bidang pariwisata dan kini berlabuh di Disporapar Sukoharjo. Meski statusnya berubah menjadi aparatur sipil negara, jiwa kreatifnya tetap menyala.

    “Karena tugas saya di bidang pariwisata dan ekonomi kreatif, saya berpikir bagaimana bisa membantu promosi dengan cara yang relevan di era sekarang. Media sosial menjadi ruang promosi paling efektif,” ujar Danar saat ditemui di Sukoharjo.

    Berbekal pengalaman membuat konten dan mendongeng dengan kostum superhero, Danar memutar strategi. Ia mereview destinasi wisata, kuliner, hingga produk ekonomi kreatif dengan tampil sebagai tokoh superhero, termasuk karakter seperti Batman.

    Batman saat membantu produksi ekonomi kreatif pelaku UMKM telur asin di Polokarto.

    Sejumlah tempat wisata telah ia kunjungi, mulai dari kolam renang, rumah makan, hingga sentra produksi ekonomi kreatif seperti telur asin di Polokarto. Bahkan, ia membantu pelaku UMKM melakukan siaran langsung di TikTok dengan mengenakan kostum superhero untuk menarik perhatian pasar.

    Tidak hanya menyasar UMKM, Danar juga membantu hotel dan restoran mempromosikan paket buka puasa bersama saat Ramadan. Selama dua tahun terakhir, sedikitnya 14 hotel di Sukoharjo dan wilayah Solo Raya telah ia bantu promosikan melalui konten kreatifnya.

    Semua kegiatan tersebut dilakukan secara gratis, kadang dibantu sang istri, sebagai bentuk pengabdian terhadap tugasnya sebagai staf PPPK bidang pariwisata. “Ini bagian dari tanggung jawab moral saya untuk mendukung promosi wisata dan ekonomi kreatif daerah,” tuturnya.

    Danar menjelaskan, sasaran utama kontennya adalah anak-anak. Menurutnya, pendekatan ini memiliki efek psikologis yang kuat. 

    “Kalau anak-anak sudah suka dengan idolanya, mereka akan mengikuti apa yang disampaikan. Misalnya mereka melihat superhero buka puasa di hotel tertentu, biasanya akan meminta orang tuanya ke sana,” jelasnya.

    Strategi tersebut terbukti efektif. Banyak pelaku usaha ekonomi kreatif dan pengelola wisata kemudian mengundangnya untuk melakukan review. Selain promosi, Danar juga mengedukasi pelaku usaha yang belum memiliki platform media sosial.

    Ia mencontohkan pendampingan terhadap produsen telur asin di Polokarto yang sebelumnya berjualan secara tradisional. Danar membantu membuatkan akun media sosial serta mengajarkan teknik pembuatan konten promosi. Hasilnya, penjualan mengalami peningkatan signifikan.

    Salah satu pelaku ekonomi kreatif, Dinda pemilik DK Florist, menyampaikan usahanya terbantu setelah direview oleh Danar. “Saya lumayan terbantu penjualan bucket bunga. Mas Danar pernah memberi kejutan wisuda untuk istrinya memakai kostum superhero dan membawa bunga dari produk saya. Aksinya viral dan sempat diliput televisi nasional. Sejak itu permintaan meningkat,” ungkap Dinda.

    Program ini dimulai sejak tahun lalu atas izin Kepala Disporapar saat itu, Setyo Ajik Nugroho. Di bawah kepemimpinan kepala dinas saat ini, Herdis Kurnia Wijaya, dukungan terhadap program tersebut semakin kuat. Bahkan Danar didorong untuk memanfaatkan energi kreatifnya berkeliling kampung mempromosikan wisata menggunakan motor literasi “Gatotkaca”, selain melalui konten digital.

    Melalui pendekatan kreatif berbasis karakter superhero, Danar berhasil menggabungkan hiburan, edukasi, dan promosi dalam satu kemasan. Terobosan ini menjadi contoh bagaimana aparatur sipil negara dapat berinovasi, beradaptasi dengan perkembangan zaman, sekaligus mendukung pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif daerah secara nyata. (Sofyan)


    Baca juga: Batman dan Supergirl Semarakkan Iftar Ramadhan Heritage in Motion di Rasamadu Heritage Kartasura

    Anggota Pramuka SMP Negeri 3 Surakarta saat membagikan takjil kepada masyarakat.


    Pramuka SMP Negeri 3 Surakarta Berbagi Takjil di Depan DPRD, Wujudkan Solidaritas Ramadan

    Surakarta – majalahlarise.com - Semangat berbagi di bulan suci Ramadan ditunjukkan anggota Pramuka SMP Negeri 3 Surakarta melalui kegiatan pembagian takjil kepada masyarakat, Jumat (27/2/2026). Kegiatan bertajuk Berbagi Takjil With CDG Spega tersebut digelar di depan gedung DPRD Surakarta.

    Sebanyak 37 anggota Pramuka terlibat dalam kegiatan sosial ini, dengan sasaran partisipasi sebanyak 40 peserta. Para siswa membagikan paket takjil kepada para pengendara dan masyarakat sekitar yang melintas menjelang waktu berbuka puasa.

    Koordinator putri kegiatan, Lathifa Nisa Ashila, menyampaikan kegiatan diawali dengan doa bersama, dilanjutkan briefing dan koordinasi teknis sebelum turun ke lapangan. Setelah pembagian takjil selesai, para peserta kembali melakukan evaluasi dan doa penutup. “Kegiatan berjalan dengan lancar,” ujarnya. 

    Ia menjelaskan kegiatan tersebut tidak sekadar berbagi makanan berbuka, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran karakter bagi anggota Pramuka. Menurutnya, kegiatan ini bertujuan meningkatkan keimanan sekaligus memperkuat solidaritas antarsesama, khususnya di momentum Ramadan.

    Aksi sosial ini juga memberikan dampak positif bagi masyarakat. Paket takjil yang dibagikan diharapkan dapat membantu warga yang masih berada di perjalanan saat waktu berbuka tiba.

    Melalui kegiatan berbagi takjil ini, Pramuka SMP Negeri 3 Surakarta berupaya menanamkan nilai kepedulian, kebersamaan, serta semangat berbagi sejak usia dini, sehingga karakter gotong royong terus tumbuh dalam kehidupan sehari-hari para siswa. (Sofyan)


    Baca juga: Batman dan Supergirl Semarakkan Iftar Ramadhan Heritage in Motion di Rasamadu Heritage Kartasura

    Pertunjukan wayang golek pitutur bersama Ki Ustad Pujiono.


    Ngabuburit Penuh Hikmah dengan Wayang Golek Pitutur di Masjid At-Taqwa Bayangkhara

    Boyolali – majalahlarise.com - Suasana sore Ramadhan di Masjid At-Taqwa Perum Bayangkhara, Siswodipuran, Boyolali, Ahad (1/3/2026), terasa berbeda. Ratusan jamaah memadati halaman masjid mengikuti kegiatan ngabuburit dan buka bersama yang dikemas unik melalui pertunjukan wayang golek pitutur bersama Ki Ustad Pujiono.

    Dalam lakon “Kejayaan Kerajaan Islam Demak Sultan Trenggono”, Ki Ustad Pujiono mengisahkan kepemimpinan gemilang Sultan Trenggono, sultan ketiga Kesultanan Demak yang membawa Demak menuju masa kejayaan. Melalui bahasa ringan, humoris, dan sarat makna, ia mengajak jamaah meneladani semangat dakwah, persatuan, serta keberanian pemimpin Islam terdahulu.

    “Wayang ini bukan sekadar tontonan, tetapi tuntunan. Kita belajar bagaimana pemimpin besar membangun peradaban dengan persatuan dan keberanian. Semangat itu bisa kita mulai dari masjid dan keluarga,” tutur Ki Ustad Pujiono di sela pertunjukan.

    Wayang golek pitutur yang ditampilkan menjadi media dakwah yang menyentuh semua kalangan, mulai anak-anak hingga orang tua. Gelak tawa jamaah sesekali pecah saat Ki Ustad menyelipkan sindiran halus tentang pentingnya menjaga ukhuwah serta membangun peradaban Islam dari lingkungan terkecil.

    Ketua Panitia, Wahyu Haryadi, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan yang penuh keberkahan tersebut. “Alhamdulillah, antusiasme warga luar biasa. Kami berharap kegiatan seperti ini bisa menjadi agenda rutin Ramadhan agar silaturahmi warga Perum Bayangkhara semakin erat,” ujarnya.

    Sementara itu, Ketua Takmir Masjid At-Taqwa, Agus Prawoto, mengapresiasi partisipasi jamaah yang memadati area masjid. Ia menilai masjid harus berperan sebagai pusat kegiatan umat. 

    “Masjid bukan hanya tempat shalat, tetapi juga pusat ilmu, budaya, dan kebersamaan. Kegiatan seperti ini menjadi bagian dari upaya menghidupkan fungsi masjid secara menyeluruh,” jelasnya.

    Acara turut dihadiri sejumlah tokoh masyarakat, di antaranya Ketua RT 3 Sarfan, Ketua RT 4 Safyani, Ketua RT 5 Sri Handayani, serta Sholikin. Kehadiran para tokoh tersebut menunjukkan dukungan penuh masyarakat terhadap kegiatan keagamaan yang membangun karakter dan spiritualitas warga.

    Menjelang adzan Maghrib, suasana semakin khidmat. Doa dipimpin langsung oleh Ki Ustad Pujiono, memohon keberkahan Ramadhan serta persatuan umat. Kegiatan kemudian ditutup dengan buka puasa bersama dalam suasana hangat dan penuh keakraban.

    Ngabuburit dengan wayang golek pitutur ini menjadi bukti dakwah dapat dikemas kreatif dan menyenangkan tanpa kehilangan kedalaman makna. Ramadhan pun terasa lebih hidup, berilmu, dan membumi di tengah masyarakat Boyolali. (Sofyan)


    Baca juga: Dosen HI UNISRI Jalani Ujian Tertutup Doktoral, Libatkan Akademisi Internasional dari Boston University

    Suasana senja Ramadhan di Rasamadu Heritage.


    Iftar Ramadhan 2026 di Rasamadu Heritage Solo, Paket All You Can Eat Rp100 Ribu Sudah Termasuk All Access Venue Instagramable

    Sukoharjo - majalahlarise.com - Di sudut romantisme di kawasan Kartasura, suasana senja Ramadhan terasa berbeda di Rasamadu Heritage. Langit yang berwarna jingga perlahan berpadu dengan lampu-lampu temaram, menghadirkan atmosfer berbuka puasa yang hangat dan berkelas. Tahun ini, Rasamadu menghadirkan program spesial bertajuk Iftar Ramadhan – Heritage In Motion, sebuah paket berbuka puasa yang memadukan kuliner, wisata sejarah, dan pengalaman visual dalam satu harga.

    Dengan harga mulai dari Rp100.000 nett per orang, bahkan Rp95.000 nett pada periode early bird 5–10 Februari 2026, pengunjung sudah mendapatkan pengalaman open buffet all you can eat lengkap dengan akses ke seluruh area heritage. Program ini berlaku pada 22 Februari hingga 17 Maret 2026, menjadikannya salah satu destinasi iftar paling menarik di Solo Raya.

    Di area restoran yang menyatu dengan nuansa bangunan bersejarah, aroma rempah menyeruak dari sajian andalan seperti Briyani Rice dan Smooky Chicken Mandhi. Deretan stall dan live cooking menghadirkan sensasi kuliner yang menggugah selera. Takjil, minuman segar, hingga aneka main course tersaji tanpa batas.

    Supergirl didampingi Batman saat mengambil food carving signature biryani rice & smoky chicken Mandhi.


    Dody Dinero Hardjanto, FB Supervisor Rasamadu Heritage, menyampaikan untuk Ramadan kali ini pihaknya menghadirkan konsep open buffet all you can eat dengan harga terjangkau namun tetap lengkap.

    “Untuk Ramadan kita ada open buffet all you can eat yang mulai dari Rp100.000 itu sudah dapat macam-macam menu. Ada live cooking, ada stall, ada takjil, ada minuman, sama main course juga tentunya,” ujarnya.

    Menurutnya, daya tarik utama bukan hanya pada sajian makanan, tetapi juga pengalaman venue yang menyatu dalam satu paket harga.

    “Selama ini exposure yang kita utamakan adalah venue. Jadi yang full itu biasanya di weekend. Karena kita nggak cuma jual food beverage atau buffet saja, tapi juga venue yang ada. Jadi Rp100.000 itu sudah include all access ke venue yang ada di Rasa Madu Heritage. Tentunya instagrammable, bagus untuk foto-foto,” jelasnya.

    Pengunjung anak-anak saat foto bersama Batman & Supergirl.


    Pengunjung memang tidak sekadar datang untuk berbuka. Mereka dapat menikmati Rasamadu Heritage Outdoor, Cubic Infinity Room, Museum Transport, Plaza Rasamadu, Solobium Greenhouse, hingga restoran dalam satu akses terintegrasi. Konsep all access inilah yang membuat suasana iftar terasa seperti perjalanan singkat menembus waktu antara jejak sejarah dan gaya hidup modern.

    Menariknya, kehadiran konten kreator bertema Batman dan Supergirl turut mencuri perhatian pengunjung. Bagi manajemen, kolaborasi dengan kreator digital menjadi strategi promosi yang relevan dengan perkembangan zaman.

    “Hadinya konten kreator seperti ini sangat membantu. Karena sekarang dunia semua pakai digital. Untuk promosi atau marketing kita nomor satukan juga secara digital,” tutur Dody.

    Ia pun berharap momentum Ramadhan kali ini mampu membawa Rasamadu Heritage semakin dikenal luas di jagat media sosial.

    “Harapannya tentu kita pengen viral di media sosial, entah itu di TikTok, Instagram, atau semua platform. Kita pengen viral dengan adanya Batman ini,” katanya. 

    Di tengah gemerlap lampu dan kehangatan hidangan, Rasamadu Heritage menghadirkan lebih dari sekadar buka puasa bersama. Ia menawarkan pengalaman berbagi rasa, berbagi cerita, dan mengabadikan momen di ruang-ruang bersejarah yang terus bergerak mengikuti zaman Heritage In Motion, di mana tradisi dan digitalisasi bertemu dalam satu senja Ramadhan. (Sofyan)


    Baca juga: Batman dan Supergirl Semarakkan Iftar Ramadhan Heritage in Motion di Rasamadu Heritage Kartasura


     

    Halifa Haqqi, saat foto bersama usai menjalani Ujian Tertutup Program Doktor (S3) Ilmu Politik Islam pada Jumat, 20 Februari 2026.


    Dosen HI UNISRI Jalani Ujian Tertutup Doktoral, Libatkan Akademisi Internasional dari Boston University

    Solo – majalahlarise.com - Universitas Slamet Riyadi (UNISRI) kembali mencatatkan capaian akademik melalui salah satu dosennya, Halifa Haqqi, yang menjalani Ujian Tertutup Program Doktor (S3) Ilmu Politik Islam pada Jumat, 20 Februari 2026. Ujian berlangsung di Ruang Sidang Doktoral Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) dengan menghadirkan tim penguji dari berbagai perguruan tinggi nasional dan internasional.

    Dalam sidang tersebut, Halifa mempresentasikan disertasi berjudul “Konstruksi Diskursus Moderasi Islam di Kota Solo Tahun 2019–2024.” Penelitian ini mengkaji bagaimana narasi moderasi Islam terbentuk dan berkembang di ruang sosial-politik Kota Solo dalam beberapa tahun terakhir. Kajian menyoroti pergeseran konstruksi identitas keagamaan masyarakat dari citra eksklusif menuju praktik keberagamaan yang lebih inklusif dan dialogis.

    “Penelitian ini berangkat dari dinamika sosial-keagamaan di Solo yang sering dipersepsikan secara tunggal. Saya ingin melihat secara lebih mendalam bagaimana moderasi Islam diproduksi melalui interaksi berbagai aktor di ruang publik,” ujar Halifa Haqqi usai ujian tertutup.

    Tim penguji dalam sidang doktoral tersebut terdiri atas Dr. Hasse Jubba, M.A., Prof. Dr. Zuly Qodir, M.Ag., Dr. Sugeng Riyanto, M.Si., dan Dr. Suswanta, M.Si. dari UMY; Hakimul Ikhwan, M.A., Ph.D. dari Universitas Gadjah Mada; serta Prof. Robert W. Hefner dari Boston University, Amerika Serikat.

    Kehadiran Prof. Robert W. Hefner menjadi perhatian tersendiri mengingat reputasinya sebagai akademisi internasional dalam studi Islam, demokrasi, dan masyarakat sipil di Asia Tenggara. 

    “Kajian mengenai moderasi Islam di Indonesia memiliki signifikansi global karena Indonesia sering dipandang sebagai laboratorium penting relasi antara Islam dan demokrasi,” ungkap salah satu penguji dalam forum tersebut.

    Melalui pendekatan kualitatif, disertasi ini menunjukkan moderasi Islam di Kota Solo merupakan proses sosial yang dinamis dan tidak tunggal. Diskursus moderasi terbentuk melalui interaksi organisasi keagamaan, pemerintah daerah, dan komunitas masyarakat sipil yang bernegosiasi di ruang publik maupun arena digital. Penelitian juga mengidentifikasi tantangan berupa resistensi kelompok konservatif, polarisasi di media digital, serta potensi instrumentalisasi politik terhadap isu keagamaan.

    “Moderasi Islam bukan kondisi yang selesai dan mapan, tetapi proses sosial berkelanjutan yang terus diproduksi melalui praktik sosial dan diskursus publik,” jelas Halifa dalam pemaparannya.

    Sebagai dosen Program Studi Ilmu Hubungan Internasional UNISRI, capaian akademik ini diharapkan memperkuat kontribusi institusi dalam pengembangan kajian hubungan internasional, politik Islam kontemporer, dan isu moderasi beragama yang relevan di tingkat nasional maupun global. Partisipasi dosen UNISRI dalam forum doktoral bertaraf internasional sekaligus mencerminkan komitmen universitas dalam mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia, riset, serta reputasi akademik di kancah nasional dan internasional. (Sofyan)


    Baca juga: Batman dan Supergirl Semarakkan Iftar Ramadhan Heritage in Motion di Rasamadu Heritage Kartasura

    Batman dan Supergirl saat mereview hidangan menu buka puasa di Rasamadu Heritage Kartasura.


    Batman dan Supergirl Semarakkan Iftar Ramadhan Heritage in Motion di Rasamadu Heritage Kartasura

    Sukoharjo – majalahlarise.com - Tokoh superhero Batman yang diperankan Danar bersama Supergirl hadir menyemarakkan bulan suci Ramadan melalui program buka puasa bersama dalam agenda Iftar Ramadhan Heritage in Motion di Rasamadu Heritage, Minggu (1/3/2026). Kehadiran keduanya menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung yang menikmati suasana berbuka puasa di kawasan wisata heritage tersebut.

    Danar menyampaikan kegiatan ini merupakan rangkaian program tahunan konten kreator yang bertujuan membantu promosi sektor ekonomi kreatif, khususnya kuliner dan pariwisata. Ia menguraikan konsep promosi dilakukan secara kreatif dengan mengenakan kostum superhero agar lebih menarik perhatian keluarga, terutama anak-anak.

    “Setiap tahun kami membantu ekonomi kreatif. Di bulan suci Ramadan ini banyak program buka puasa bersama, paket-paketnya bagus dan perlu diketahui masyarakat. Kami review dengan cara kreatif memakai kostum superhero. Konsumen buka puasa pasti keluarga. Nanti kami unggah di media sosial, anak-anak akan melihat lalu mengajak orang tuanya. Kalau anak kecil sudah terpikat idola, biasanya orang tua ikut,” tuturnya.

    Batman dan Supergirl saat foto berlatarbelakang suasana bangunan Rasamadu Heritage.


    Ia menjelaskan program tersebut menjadi bagian dari terobosan promosi pariwisata dan ekonomi kreatif dengan cara unik mempromosikan pariwisata, hotel dan restaurant oleh staf PPPK Pariwisata. Selain memperkenalkan venue heritage, timnya juga mempromosikan berbagai hiburan dan destinasi yang tersedia di lokasi. Menurutnya, momentum Ramadan menjelang Lebaran menjadi waktu tepat untuk mendongkrak kunjungan wisatawan, terutama pemudik yang pulang kampung.

    Danar yang juga staf PPPK Pariwisata Disporapar Kabupaten Sukoharjo mengatakan kegiatan ini sudah memasuki rangkaian kelima di wilayah Solo Raya. Meski fokus di Sukoharjo, permintaan promosi juga datang dari berbagai hotel dan pelaku usaha lain. Ia menegaskan seluruh program dilakukan tanpa dipungut biaya sebagai bentuk pengabdian di bidang pariwisata.

    “Kami tidak memilih-milih. Restoran besar, hotel, sampai warung pinggir jalan siap kami bantu, termasuk UKM kecil. Produk seperti telur asin atau keripik yang kemasannya belum bagus kami bantu perbaiki dan promosikan. Semua gratis, niat kami membantu agar destinasi wisata dan ekonomi kreatif berkembang dan laris,” jelasnya.

    Batman turut bernyanyi menghibur para pengunjung sambil menikmati hidangan menu buka puasa.


    Sementara itu, FB Supervisor Rasamadu Heritage, Dody Dinero Hardjanto, menyampaikan selama Ramadan pihaknya menghadirkan program open buffet all you can eat mulai Rp100.000 nett per orang. Paket tersebut sudah termasuk beragam menu seperti takjil, minuman, main course, live cooking, hingga berbagai stall makanan.

    “Untuk Ramadan kami ada open buffet all you can eat mulai Rp100.000 sudah dapat macam-macam menu. Ada live cooking, stall, takjil, minuman, dan main course,” katanya.

    Ia menguraikan harga tersebut sudah termasuk akses penuh ke seluruh area venue Rasamadu Heritage yang dinilai instagrammable dan cocok untuk berswafoto. Menurutnya, tingkat kunjungan selama ini cenderung penuh pada akhir pekan karena konsep yang ditawarkan tidak hanya kuliner, tetapi juga pengalaman menikmati kawasan heritage.

    Dody menuturkan kehadiran konten kreator seperti Batman sangat membantu promosi di era digital. “Zaman sekarang semua pakai digital. Promosi dan marketing jadi yang utama. Kami berharap dengan hadirnya Batman bisa viral di media sosial seperti TikTok, Instagram, dan platform lainnya,” ujarnya.

    Program Iftar Ramadhan Heritage in Motion menawarkan paket spesial mulai Rp100.000 nett per orang, dengan promo early bird Rp95.000 nett per orang pada periode 5–10 Februari 2026. Paket sudah termasuk akses ke Rasamadu Heritage Outdoor, Cubic Infinity Room, Museum Transport, Plaza Rasamadu, Solobium Greenhouse, dan restoran, berlaku 22 Februari hingga 17 Maret 2026.

    Momentum kolaborasi kreatif ini diharapkan mampu menggerakkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif Sukoharjo menjelang arus mudik Lebaran, sekaligus menghadirkan pengalaman berbuka puasa yang berbeda bagi keluarga. (Sofyan)


    Baca juga: ASBF Wonogiri Kolaborasi Bersama UMKM, KADIN dan Gradasi Bagikan 350 Paket Takjil di Ngadirojo

    Pembagian takjil kepada para pengendara motor.


    ASBF Wonogiri Kolaborasi Bersama UMKM, KADIN dan Gradasi Bagikan 350 Paket Takjil di Ngadirojo

    Wonogiri – majalahlarise.com - Komunitas ASBF (Asia Small Business Federation) Wonogiri bersama pelaku UMKM, KADIN Kabupaten Wonogiri dan Gradasi Wonogiri menggelar aksi sosial pembagian 350 paket takjil kepada para pengendara di sekitar perempatan lampu merah Pasar Ngadirojo, Sabtu (28/2/2026).

    Antusiasme masyarakat terlihat tinggi, ratusan paket yang terdiri dari 150 nasi kotak dan 200 paket snack serta minuman habis dalam waktu kurang dari satu jam. Usai kegiatan, seluruh peserta melanjutkan buka puasa bersama di Soto Rempah Bu Siti sebagai wujud kebersamaan lintas komunitas.

    Ketua ASBF Wonogiri, Karsi menyampaikan komunitas UMKM yang tergabung dalam wadah tersebut bersyukur atas dukungan berbagai pihak yang selama ini membantu keberlangsungan kegiatan. Ia menguraikan jumlah anggota yang besar belum sepenuhnya diimbangi kekuatan pendanaan, sehingga selama ini kegiatan berjalan secara swadaya melalui iuran bersama hingga pengadaan alat dan bahan pelatihan secara mandiri. 


    “Dalam dua tahun terakhir, kami terus menggerakkan anggota agar tetap aktif dan maju bersama melalui program rutin setiap bulan. Tantangan masih ada, terutama dalam proses kurasi dan kesiapan produk agar memenuhi standar pasar. Ini menjadi pekerjaan rumah bersama,” ujarnya.

    Ia menambahkan momentum Ramadan menjadi penguat semangat kolaborasi. Menurutnya, UMKM tidak hanya berorientasi pada keuntungan bisnis, tetapi juga membangun nilai moral dan kepedulian sosial. 

    “Kami ingin mengubah pola pikir dari sekadar mendapat apa menjadi memberi manfaat apa. Kami yakin setiap kebaikan tidak akan sia-sia, rezeki bisa datang dari berbagai arah,” katanya. 

    Karsi juga membagikan kisah perjuangan pribadi yang pernah mengalami kegagalan berulang, kesulitan ekonomi, hingga kehilangan modal akibat musibah. Namun melalui ketekunan dan dukungan pelatihan pemerintah saat pandemi, ia mampu bangkit hingga menjadi pemasok beras. 

    “Kuncinya tidak mengeluh, terus bersyukur, dan memperbaiki niat dalam berusaha,” jelasnya.

    Ketua panitia, Sarmidi menuturkan kegiatan ini menjadi ruang pembelajaran bersama. Ia mengingatkan pentingnya tindakan cerdas dengan menghadirkan manfaat bagi sesama. 

    “Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain. Jangan takut berbagi, karena Allah akan mengganti dengan yang lebih besar. Semua aktivitas juga harus diniatkan untuk mencari ilmu,” tuturnya. 

    Ia juga menguraikan puasa tidak hanya menyehatkan secara fisik, tetapi memperkuat kesabaran, keikhlasan, serta membuka ruang terkabulnya doa.

    Perwakilan Dinas Perdagangan KUKM Kabupaten Wonogiri, Nugroho menyampaikan apresiasinya kepada ASBF telah menunjukkan kemandirian dalam menginisiasi pembiayaan berbagai kegiatan. Ia menjelaskan dukungan anggaran tahun ini cukup terbatas, sehingga diperlukan diskusi bersama jika ingin menggelar agenda besar seperti peringatan hari jadi. 

    “Silakan jika ada gagasan, kita bahas bersama termasuk skema pembiayaannya. Setelah Lebaran juga akan ada pelantikan pengurus yang melibatkan para pendukung UMKM,” katanya.

    Sementara itu, perwakilan KADIN Kabupaten Wonogiri, Trianto Hery Suryono mengatakan kolaborasi kegiatan di wilayah Ngadirojo menjadi langkah pemerataan manfaat pembangunan. 

    “Selama ini kegiatan banyak terpusat di kota. Wilayah seperti Ngadirojo, Jatisrono, Batuwarno, Pracimantoro hingga Giriwoyo perlu mendapat perhatian yang sama. Sinergi ini penting agar dampaknya dirasakan seluruh masyarakat,” ujarnya. 

    Ia juga menguraikan rencana masuknya investasi perusahaan air mineral pada 2026 yang diharapkan mampu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah serta kesejahteraan warga.

    Ketua Gradasi Wonogiri, Sukesti menjelaskan program donasi yang dirintis sejak tahun lalu dirancang agar satu kali donasi dapat mendukung lima kegiatan sekaligus, mulai dari tebus sembako murah hingga pemeriksaan kesehatan gratis.

    “Seluruh donasi kami salurkan kepada yang berhak menerima. Ke depan masih ada pembagian sembako ke pondok pesantren di wilayah Baturetno dari sisa dana yang terkumpul,” jelasnya.

    Melalui semangat sinergi, aksi berbagi takjil ini tidak hanya menghadirkan kebahagiaan menjelang berbuka puasa, tetapi juga memperkuat kolaborasi antar komunitas, pemerintah, dan dunia usaha dalam mendorong kebangkitan UMKM Wonogiri agar semakin berdaya dan berkelanjutan. (Sofyan)


    Baca juga: Safari Ramadhan PDM Boyolali 1447 H Hadir di SD Muhammadiyah PK Banyudono, Menguatkan Sinergi Dakwah dan Filantropi


Top