Rektor Univet Bantara Prof. Dr. Farida Nugrahani, M.Hum dan Kepala Bidang Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat Herlin Sulismiyarti, S.H., M.H. saat menunjukan naskah kerjasama usai penandatanganan.

    Kerja Sama Tax Center Univet Bantara dan DJP Jateng II Diperpanjang, Perkuat Literasi Pajak dan Kompetensi Mahasiswa

    Sukoharjo - majalahlarise.com - Universitas Veteran Bangun Nusantara (Univet Bantara) bersama Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jawa Tengah II resmi menandatangani naskah dokumen kerja sama sebagai upaya memperkuat literasi perpajakan di lingkungan perguruan tinggi, Rabu (24/6/2026). Penandatanganan yang berlangsung di Gedung A Bantara Meeting Rooms tersebut menjadi kelanjutan sinergi yang telah terjalin sejak 2021 melalui Tax Center Univet Bantara.

    Kegiatan dihadiri Rektor Univet Bantara Prof. Dr. Farida Nugrahani, M.Hum., Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Humas, Kerjasama dan Alumni Dr. Djatmiko Hidajat, S.Pd., M.Pd., jajaran Fakultas Ekonomi, serta pimpinan Kantor Wilayah DJP Jawa Tengah II yang diwakili Kepala Bidang Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat Herlin Sulismiyarti, S.H., M.H. Acara diawali dengan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya, pembukaan, doa, laporan Ketua Tax Center, sambutan para pimpinan, penandatanganan naskah kerja sama, tukar cinderamata, hingga foto bersama.

    Ketua Tax Center Univet Bantara Salman Faris Insani, S.E., M.M. dalam laporannya menyampaikan Tax Center yang diresmikan pada 2021 lahir dari gagasan almarhumah Dr. Sri Wahyuni Agustiningsih, dekan pertama Fakultas Ekonomi, untuk meningkatkan kompetensi perpajakan mahasiswa sekaligus memperluas jejaring dunia kerja. Salman mengungkapkan sejumlah capaian membanggakan, salah satunya keberhasilan mahasiswi Injas Rimawati yang pernah mengikuti magang di KPP Pratama Sukoharjo hingga akhirnya diterima bekerja di PT Libra Permana.


    "Ketika dia mengikuti tahapan seleksi, sampai pada tahap akhir wawancara bersama kandidat dari perguruan tinggi lain, salah satu pertanyaannya terkait kompetensi perpajakan. Alhamdulillah, ini sebuah rezeki yang luar biasa bagi mahasiswi kami," ungkapnya.

    Menurut Salman, program Relawan Pajak untuk Negeri (Renjani) juga terus menunjukkan perkembangan positif. Sejumlah mahasiswa berhasil lolos seleksi dan memperoleh prestasi membanggakan, termasuk Nur Fahmi yang meraih sertifikat kategori platinum setelah bertugas selama lima bulan di KP2KP Wonogiri. 

    "Tahun berikutnya sosialisasi Renjani kembali dilaksanakan dan ada satu orang mahasiswa lolos, saudara Nur Fahmi yang dalam kurun waktu lima bulan berhasil mendapatkan sertifikat dengan kategori platinum," jelasnya. Memasuki 2026, Tax Center juga menggelar pelatihan Coretax DCP serta memberikan beasiswa pelatihan bersertifikat bagi mahasiswa.

    Sementara itu, Rektor Univet Bantara Prof. Dr. Farida Nugrahani, M.Hum. menyampaikan dukungan penuh terhadap keberlanjutan kerja sama tersebut. Menurutnya, sinergi antara perguruan tinggi dan DJP telah memberikan manfaat besar, tidak hanya bagi Fakultas Ekonomi, tetapi juga bagi seluruh sivitas akademika. 

    "Apapun yang kita lakukan programnya harus tampak dampaknya. Semuanya harus bisa diukur karena sekarang ukuran kinerja perguruan tinggi adalah dampak yang dihasilkan," ujarnya.

    Prof. Farida berharap kerja sama ke depan dapat diperluas melalui peningkatan penyuluhan perpajakan bagi dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa. Selain itu, pihak universitas juga mengusulkan adanya kesempatan magang yang lebih luas bagi mahasiswa di lingkungan instansi perpajakan. 

    "Kami sangat berharap anak-anak kami diberi kesempatan untuk magang. Pengalaman itu akan sangat bermanfaat dan menjadi bekal untuk meraih pekerjaan di berbagai lini," ungkapnya.

    Mewakili Kepala Kantor Wilayah DJP Jawa Tengah II, Herlin Sulismiyarti, S.H., M.H. menjelaskan perpanjangan kerja sama ini merupakan bentuk komitmen bersama dalam melakukan transfer pengetahuan dan meningkatkan kesadaran perpajakan di kalangan mahasiswa maupun sivitas akademika. 

    "Kerja sama ini merupakan komitmen kami untuk melakukan transfer knowledge dan literasi kepada adik mahasiswa maupun sivitas akademika terkait perpajakan," ujarnya.

    Herlin menambahkan DJP membuka peluang seluas-luasnya bagi perguruan tinggi untuk menyelenggarakan kuliah umum, penyuluhan, maupun berbagai kegiatan edukasi perpajakan lainnya. DJP juga siap menerima mahasiswa magang dengan mekanisme pengajuan resmi dari perguruan tinggi. 

    "Kalau ada permintaan dari universitas untuk memberikan kuliah umum maupun edukasi masalah pajak tertentu, insya Allah kami siap hadir asal ada undangan. Dari undangan itu kami akan menyusun materi dan silabus yang diperlukan," jelasnya.

    Ia berharap kolaborasi antara DJP dan perguruan tinggi dapat terus berlanjut karena edukasi perpajakan memiliki dampak jangka panjang terhadap pembangunan bangsa. 

    "Mengedukasi masyarakat harus terus dilakukan karena dampaknya bukan hanya saat ini, tetapi juga di masa depan. Pajak adalah tulang punggung perekonomian Indonesia dan dari situlah kita membangun negeri ini menjadi negeri yang berdaulat," pungkasnya. (Sofyan)


    Baca juga: Milad ke-117 Muhammadiyah, PCM Tersono Batang Gelar Tabligh Akbar dan Wayang Golek Pitutur, Ribuan Jamaah Padati SMP Muhammadiyah Tersono

    Pertunjukan Wayang Golek Pitutur yang dibawakan Ki Ustad Pujiono.


    Milad ke-117 Muhammadiyah, PCM Tersono Batang Gelar Tabligh Akbar dan Wayang Golek Pitutur, Ribuan Jamaah Padati SMP Muhammadiyah Tersono

    Batang - majalahlarise.com - Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Tersono, Kabupaten Batang, menggelar Tabligh Akbar dalam rangka memperingati Milad ke-117 Muhammadiyah dengan menghadirkan pertunjukan Wayang Golek Pitutur yang dibawakan Ki Ustad Pujiono, anggota Majelis Tabligh PWM Jawa Tengah. Kegiatan yang berlangsung di kompleks SMP Muhammadiyah Tersono tersebut dihadiri ribuan jamaah dari berbagai wilayah.

    Suasana khidmat sekaligus penuh keakraban mewarnai peringatan Milad ke-117 Muhammadiyah tersebut. Melalui media dakwah budaya berupa wayang golek, Ki Ustad Pujiono menyampaikan pesan-pesan Islam yang mencerahkan. Dalam pertunjukannya, ia mengajak masyarakat untuk memperkuat keimanan, menjaga akhlak, serta terus menghidupkan semangat ber-Muhammadiyah dalam kehidupan sehari-hari.

    Ketua PCM Tersono Musbikhin menjelaskan peringatan Milad ke-117 Muhammadiyah menjadi momentum untuk memperkokoh gerakan dakwah, pendidikan, dan pelayanan sosial yang selama ini menjadi ciri khas Muhammadiyah. "Milad ini bukan sekadar perayaan usia, tetapi menjadi pengingat agar seluruh warga Muhammadiyah terus berkontribusi bagi kemajuan umat, bangsa, dan persyarikatan," ujarnya.

    Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Batang, di antaranya Harto Setyono bersama para wakil ketua, yakni Suhari, Rahwanto, dan Caswanto. Hadir pula jajaran Pimpinan Cabang 'Aisyiyah (PCA) Tersono yang dipimpin Amanah, tokoh masyarakat, pimpinan amal usaha Muhammadiyah, serta warga persyarikatan.

    Dalam tausiyahnya, Ki Ustad Pujiono mengajak seluruh jamaah menjadikan Muhammadiyah sebagai gerakan yang terus menebar manfaat, menjaga persatuan, serta mampu menjawab tantangan zaman dengan tetap berpegang teguh pada Al-Qur'an dan As-Sunnah. Antusiasme ribuan jamaah yang memadati lokasi menunjukkan tingginya semangat warga Muhammadiyah dan masyarakat sekitar dalam mengikuti syiar Islam melalui pendekatan budaya yang edukatif dan menghibur.

    Peringatan Milad ke-117 Muhammadiyah di PCM Tersono diharapkan semakin memperkuat ukhuwah, memperluas dakwah berkemajuan, serta menginspirasi lahirnya berbagai gerakan yang membawa kemaslahatan bagi umat dan masyarakat luas. (Sofyan)


    Baca juga: SMP Muhammadiyah PK Kottabarat Peringkat 22 Nasional TKA 2025/2026



    SMP Muhammadiyah PK Kottabarat Peringkat 22 Nasional TKA 2025/2026

    Solo - majalahlarise.com - SMP Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Surakarta menempati peringkat 22 nasional dalam hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang SMP/MTs tahun ajaran 2025/2026. Selain itu, sekolah ini juga meraih peringkat pertama tingkat sekolah Muhammadiyah se-Indonesia dan peringkat pertama tingkat Kota Surakarta.

    Prestasi tersebut diraih berdasarkan akumulasi nilai TKA yang mengukur kemampuan literasi dan numerasi siswa. SMP Muhammadiyah PK Kottabarat mencatatkan nilai rata-rata Bahasa Indonesia sebesar 86,78 dan Matematika sebesar 69,00, dengan total nilai mencapai 155,78. Rata-rata tersebut berada di atas capaian nasional, yakni Bahasa Indonesia 60,83 dan Matematika 40,42. Capaian tersebut menunjukkan bahwa kemampuan literasi (Bahasa Indonesia) dan numerasi (Matematika) menjadi sudah menunjukkan trend positif.

    Kepala SMP Muhammadiyah PK Kottabarat Surakarta, Muhdiyatmoko, M.Pd., menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut. Ia menegaskan bahwa hasil ini merupakan buah dari kerja keras seluruh siswa dan guru dalam meningkatkan kualitas pembelajaran, khususnya dalam penguatan literasi dan numerasi. “Prestasi ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan mutu pendidikan dan memberikan layanan terbaik bagi siswa,” ujarnya.

    Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan Kota Surakarta, Abi Satoto, S.Pd., M.Si  mengucapkan selamat kepada SMP Muhammadiyah PK Kottabarat atas prestasi yang diraih. Ia berharap sekolah terus memberikan kontribusi terbaik bagi dunia pendidikan. “Saya mengucapkan selamat kepada SMP Muhammadiyah PK Kottabarat Kota Solo yang telah meraih predikat tertinggi rata-rata TKA. Semoga bisa terus memberikan pelayanan pendidikan yang terbaik bagi warga Solo,” ujarnya.

    Ketua Komite SMP Muhammadiyah PK Kottabarat sekaligus Bendahara PP Muhammadiyah, Drs. H. Marpuji Ali, M.Si., mengucapkan selamat kepada SMP Muhammadiyah PK atas prestasinya. “Selamat kepada SMP Muhammadiyah PK yang sudah tembus peringkat 22 nasional. Ini menjadi bukti bahwa pengelolaan pendidikan dilakukan secara serius dan profesional,” ujarnya.

    Sementara itu, Ketua Majelis Pendidikan PDM Kota Surakarta, Dr. Mohamad Ali, mengingatkan seluruh civitas akademika agar tidak cepat puas dengan berbagai pencapaian yang telah diraih. “Selama 16 tahun kita bersama-sama merintis sekolah ini dengan perjuangan yang sangat berliku. Jangan sampai lengah terhadap prestasi-prestasi yang sudah ada dan jangan terlena di zona nyaman. Teruslah berjuang untuk masa depan pendidikan di Kota Surakarta,” pesannya.

    Dr. Mohamad Ali berharap SMP Muhammadiyah PK Kottabarat Surakarta terus menjaga komitmen dalam mencetak generasi unggul, berkualitas, dan siap menghadapi tantangan global. (Sofyan)


    Baca juga: Pelantikan Direktur Pascasarjana Univet Bantara Sukoharjo Periode 2025-2030, Dr. Veronica Unun Pratiwi Targetkan Pascasarjana Raih Akreditasi Unggul

    Ketua Pembina YPPP Veteran Drs. Bambang Margono, MM mengambil sumpah janji jabatan sekaligus melantik Dr. Veronica Unun Pratiwi, M.Pd sebagai Direktur Pascasarjana Univet Bantara periode 2025-2030. 


    Pelantikan Direktur Pascasarjana Univet Bantara Sukoharjo Periode 2025-2030, Dr. Veronica Unun Pratiwi Targetkan Pascasarjana Raih Akreditasi Unggul

    Sukoharjo - majalahlarise.com - Universitas Veteran Bangun Nusantara (Univet Bantara) Sukoharjo menggelar Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Janji Jabatan Direktur Pascasarjana periode 2025-2030 di Ruang Bantara Gedung A, Selasa (23/6/2026). Dalam kesempatan tersebut, Ketua Pembina YPPP Veteran Drs. Bambang Margono, MM melantik Dr. Veronica Unun Pratiwi, M.Pd sebagai Direktur Pascasarjana Univet Bantara periode 2025-2030. Acara ini dihadiri jajaran pengurus YPPP Veteran Sukoharjo, jajaran Rektorat, Dekan Universitas.

    Ketua Pembina YPPP Veteran Drs. Bambang Margono, MM menyampaikan pelantikan Direktur Pascasarjana bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan amanah besar untuk membawa Program Pascasarjana semakin berkembang. Ia berharap Pascasarjana Univet mampu meningkatkan kualitas hingga meraih akreditasi unggul. "Tugas ini sangat berat, tapi juga mulia. Pascasarjana ke depan harus benar-benar memiliki akreditasi unggul," ujarnya.

    Menurut Bambang Margono, pengembangan Pascasarjana juga perlu diarahkan pada pembukaan program studi baru yang memiliki prospek besar, seperti bidang hukum dan manajemen. Program studi tersebut dinilai sangat dibutuhkan masyarakat, terutama kalangan pekerja yang memerlukan pendidikan lanjutan yang praktis dan aplikatif. 

    "Kita tidak hanya memiliki satu program pascasarjana. Ke depan perlu dipikirkan pembukaan program studi lain, seperti hukum dan manajemen, karena kebutuhan masyarakat cukup besar," katanya.

    Dr. Veronica Unun Pratiwi, M.Pd sebagai Direktur Pascasarjana Univet Bantara periode 2025-2030 saat foto bersama jajaran pengurus YPPP Veteran Sukoharjo.


    Selain itu, Bambang Margono menjelaskan pentingnya upaya aktif dalam menjaring mahasiswa baru. Menurutnya, perguruan tinggi swasta harus bekerja lebih keras dalam menarik minat masyarakat untuk melanjutkan pendidikan. "Kesempatan menjadi direktur ini juga harus diiringi upaya mencari mahasiswa. Itu harus dan wajib dilaksanakan," ujarnya. Ia menambahkan, "Perguruan tinggi swasta memang harus mencari mahasiswa sendiri, tetapi kita harus tetap berjuang dan tidak boleh menyerah."

    Bambang Margono juga mendorong penguatan kompetensi mahasiswa, terutama kemampuan bahasa Inggris dan keterampilan tambahan lainnya agar lulusan memiliki daya saing tinggi. 

    "Kami harapkan semua mahasiswa mau belajar bahasa Inggris dan meningkatkan keterampilan lainnya. Harapan kami, universitas juga mampu menarik mahasiswa dengan memberikan kompetensi tambahan sehingga nama kampus semakin harum," pungkasnya.

    Sementara itu, Rektor Univet Bantara Sukoharjo Prof. Dr. Farida Nugrahani, M.Hum berharap kepemimpinan baru di Program Pascasarjana mampu menghadirkan semangat baru dalam pengelolaan akademik sekaligus meningkatkan berbagai capaian yang telah diraih sebelumnya. 

    "Dengan terpilihnya direktur baru saya berharap ada semangat baru dalam mengelola program pascasarjana, terutama tentu saja bisa mencapai prestasi unggul karena kemarin masih baik sekali, kemudian juga menambah jumlah mahasiswa," ujarnya.

    Rektor menjelaskan peningkatan luaran penelitian dan penguatan kualitas pendidikan menjadi fokus penting dalam membawa Program Pascasarjana menuju level internasional. Ia berharap Pascasarjana mampu menghasilkan lebih banyak publikasi ilmiah bereputasi internasional. "Saya berharap banyak muncul jurnal-jurnal Scopus dari Program Pascasarjana," katanya.

    Selain itu, Prof. Farida mendorong Pascasarjana mulai membuka peluang bagi mahasiswa asing untuk melanjutkan studi di jenjang magister. Menurutnya, latar belakang Direktur Pascasarjana yang berasal dari bidang Bahasa Inggris serta memiliki jejaring luas di tingkat internasional menjadi modal penting dalam mempercepat proses internasionalisasi.

    Rektor juga menyampaikan apresiasi kepada Dr. Mukti Widayati, M.Hum yang telah memimpin pada periode sebelumnya, serta kepada Dr. Nurnaningsih yang telah menjalankan tugas sebagai pelaksana tugas direktur. "Insyaallah Pascasarjana akan semakin baik dan berkembang dengan dukungan kita bersama," ungkapnya.

    Usai dilantik, Direktur Pascasarjana Univet Bantara Dr. Veronica Unun Pratiwi, M.Pd menyampaikan Program Magister Pendidikan Bahasa Indonesia (MPBI) terus menunjukkan perkembangan positif dengan jumlah mahasiswa yang cukup banyak dibandingkan sejumlah perguruan tinggi lain. Kondisi tersebut menjadi modal penting untuk mempertahankan eksistensi sekaligus meningkatkan kualitas program studi. 

    "Visi saya merupakan turunan dari visi rektor, yaitu membuat Program Pascasarjana MPBI menuju unggul sehingga dapat mendukung perguruan tinggi ini menjadi unggul juga karena ada MPBI yang unggul," ujarnya.

    Dr. Veronica menjelaskan pihaknya menargetkan MPBI tidak hanya unggul di tingkat nasional, tetapi juga mampu bersaing di tingkat internasional dengan menjaring mahasiswa dari luar Jawa hingga luar negeri. Saat ini, sebagian besar mahasiswa MPBI berasal dari kalangan kepala sekolah dan guru, disertai sejumlah lulusan baru yang melanjutkan studi ke jenjang magister. 

    "Kebanyakan mahasiswa kami adalah kepala sekolah dan guru-guru. Ada juga fresh graduate dari S1 yang melanjutkan ke sini dan tahun ini ada yang masuk S3," katanya.

    Ia menambahkan jangkauan mahasiswa MPBI mulai semakin luas. Pada penerimaan mahasiswa baru tahun ini tercatat terdapat mahasiswa yang berasal dari Medan, melengkapi mahasiswa dari berbagai daerah seperti Wonogiri, Pacitan, Sragen, dan Boyolali. 

    "Target kami ke depan adalah menjaring mahasiswa dari luar Jawa bahkan dari luar negeri. Tahun ini sudah ada mahasiswa dari Medan, sehingga kami optimistis jangkauan MPBI akan semakin luas," jelasnya. (Sofyan)


    Baca juga: 1.472 Mahasiswa UNISRI Siap KKN 2026 di Sragen, Dibekali Filosofi Pengabdian hingga PPKS

    Mahasiswa Universitas Slamet Riyadi (UNISRI) Surakarta mengikuti pembekalan Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN PPM) 2026 di Gedung Auditorium UNISRI.


    1.472 Mahasiswa UNISRI Siap KKN 2026 di Sragen, Dibekali Filosofi Pengabdian hingga PPKS

    SOLO - majalahlarise.com - Sebanyak 1.472 mahasiswa Universitas Slamet Riyadi (UNISRI) Surakarta mengikuti pembekalan Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN PPM) 2026 di Gedung Auditorium UNISRI, Senin (23/6/2026). Kegiatan yang dibuka Wakil Rektor Bidang Akademik Ir. Saiful Bahri, S.Kom., M.Kom. ini mengusung tema Peran Mahasiswa dalam Pemberdayaan Desa untuk Mendukung Kemandirian Ekonomi, Ketahanan Pangan, dan Pembangunan Berkelanjutan di Kabupaten Sragen.

    Pada KKN PPM 2026, UNISRI akan menerjunkan mahasiswa ke 11 kecamatan di Kabupaten Sragen, meliputi Plupuh, Mondokan, Tanon, Sukodono, Gemolong, Miri, Gesi, Sumberlawang, Tangen, Jenar, dan Kalijambe. Penentuan lokasi tersebut disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat serta potensi unggulan yang dimiliki masing-masing desa.

    Wakil Rektor Bidang Akademik UNISRI, Ir. Saiful Bahri, S.Kom., M.Kom., menjelaskan KKN tidak hanya menjadi syarat akademik untuk menyelesaikan studi, tetapi juga wahana pembelajaran nyata bagi mahasiswa dalam mengimplementasikan ilmu di tengah masyarakat. 

    "KKN adalah ruang belajar nyata mahasiswa untuk mengabdi, memahami persoalan desa, dan memberi solusi yang bisa ditinggalkan untuk masyarakat. Jaga nama baik almamater, jaga etika, dan jadilah agen perubahan," ujarnya.

    Untuk mempersiapkan mahasiswa sebelum terjun ke lapangan, panitia menghadirkan enam materi pembekalan, meliputi filosofi KKN PPM UNISRI 2026, pencegahan dan penanganan kekerasan seksual (PPKS), etika komunikasi dan bermasyarakat, potensi desa di wilayah Sragen, empat pilar ekonomi masa depan, serta tata tertib, tema, luaran, laporan, dan expo KKN PPM 2026. Materi tersebut dirancang agar mahasiswa memiliki kesiapan akademik, etika, dan keterampilan teknis selama menjalankan pengabdian.

    Dengan didampingi 104 Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), UNISRI menargetkan pelaksanaan KKN PPM 2026 mampu melahirkan berbagai program inovatif yang berdampak bagi masyarakat, terutama dalam mendukung kemandirian ekonomi, ketahanan pangan, dan pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Sragen. Pembekalan ini sekaligus menjadi langkah awal untuk menyamakan visi seluruh peserta sebelum melaksanakan pengabdian di desa-desa sasaran. (Sofyan)


    Baca juga: Pusat Kuliner Loca C Colomadu Resmi Diluncurkan, Usung Konsep Kekinian dan Libatkan Komunitas Anak Muda

    Kepada Diskop UKM Transmigrasi dan Energi, SDM Pemkab Karanganyar Sriyono Budi Santoso (Baju Putih) berfoto bersama Joko Pramono anggota DPRD Karanganyar (keenam dari kanan) dan Pltg Camat Colomadu, Desy Pramudiasty (kelima dari kanan) serta pengurus Paguyuban UMKM Loca. C kecamatan Colomadu.


    Pusat Kuliner Loca C Colomadu Resmi Diluncurkan, Usung Konsep Kekinian dan Libatkan Komunitas Anak Muda

    Karanganyar - majalahlarise.com - Pusat kuliner UMKM di Kecamatan Colomadu kembali hadir dengan wajah baru melalui peluncuran Local Culinary Colomadu (Loca C), Sabtu (21/6/2026). Pusat kuliner yang berlokasi di area terbuka depan Kantor Kecamatan Colomadu ini hadir dengan konsep kekinian yang memadukan kuliner, hiburan, serta ruang berkumpul bagi masyarakat, khususnya kalangan muda.

    Peluncuran Loca C dilakukan Kepala Dinas Koperasi UKM, Transmigrasi, Energi dan Sumber Daya Mineral Kabupaten Karanganyar, Sriyono Budi Santoso. Kegiatan tersebut dihadiri Plt Camat Colomadu Desy Pramudiasty, anggota DPRD Karanganyar Joko Pramono, unsur Forkopimca Colomadu, Bhabinpotdirga Lanud Adi Soemarmo, serta para pelaku UMKM.

    Salah satu penggagas Loca C, Chaca Layifah, menjelaskan pusat kuliner tersebut diikuti 20 tenant yang menyajikan beragam menu, mulai dari penyetan, tengkleng, wedangan, pempek, gudeg, dimsum, siomay, bakso, soto hingga aneka minuman tradisional dan modern. Selain kuliner siap saji, Loca C juga menyediakan berbagai produk makanan kering hasil UMKM lokal di wilayah Colomadu.

    "Selain itu Loca C juga menjajakan makanan kering yang merupakan produk UMKM lokal di sekitar Kecamatan Colomadu," ujar Chaca.

    Suasana pengunjung menikmati kuliner Loca. C di Kecamatan Colomadu.


    Menurut Chaca, konsep baru yang diusung tidak hanya menawarkan kuliner dengan harga terjangkau, tetapi juga menghadirkan suasana nongkrong yang nyaman dengan hiburan live music, mulai dari akustik, elektone hingga mini band. Loca C beroperasi setiap hari mulai pukul 18.00 hingga 24.00 WIB.

    "Kami sengaja menggandeng kawula muda yang memiliki banyak komunitas terutama komunitas motor. Agar mereka dapat hadir dan mengajak teman-temannya untuk jajan dan mengisi acara hiburan. Kami juga berharap mereka dapat memberikan ide kreatif, agar Loca C itu selalu ramai," jelas Chaca.

    Kepala Diskop UKM Transmigrasi, Energi dan SDM Kabupaten Karanganyar, Sriyono Budi Santoso, menyampaikan kehadiran Loca C di ruang publik diharapkan mampu mendorong UMKM naik kelas. Letak Kecamatan Colomadu yang berada di jalur strategis menuju Bandara Adi Soemarmo dinilai memiliki potensi besar untuk mengembangkan sektor kuliner.

    Kepala Diskop UKM Transmigrasi, Energi dan SDM Pemkab Karanganyar Sriyono Budi Santoso, saat memberikan sambutan.


    "Ya, kami dari Diskop dan UKM juga siap memberi pendampingan dan bakal mencari mitra kerja atau sponsor terutama untuk kebutuhan tenant," kata Sriyono.

    Ia berharap Loca C dapat menjadi model pengembangan pusat kuliner bagi kecamatan lain di Kabupaten Karanganyar. Selain itu, keterlibatan generasi muda diyakini mampu menghadirkan inovasi dan kreativitas sehingga pusat kuliner tersebut semakin diminati masyarakat.

    "Semoga dengan konsep baru kekinian Loca C akan menjadi ikon baru di Kecamatan Colomadu untuk bersaing dengan kuliner lain yang tersebar di Jalan Adi Sucipto dan Adi Soemarmo," ungkapnya.

    Sementara itu, Plt Camat Colomadu Desy Pramudiasty memberikan apresiasi kepada seluruh panitia dan pelaku UMKM yang telah bersemangat menyukseskan peluncuran Loca C. Ia mengajak masyarakat untuk mendukung produk kuliner lokal sebagai upaya menggerakkan ekonomi kreatif di wilayah Colomadu.

    "Mari kita dukung dan larisi produk-produk kuliner lokal untuk menggerakkan ekonomi kreatif di wilayah Colomadu tercinta. Yuk, jangan lupa ajak keluarga dan teman komunitas Anda untuk jajan ke sini," tuturnya. (Sofyan)


    Baca juga: Akhirussanah dan Wisuda Tahfidz Angkatan III MI AL-KAHFI Manyaran Wonogiri Berlangsung Khidmat, 22 Siswa KELAS VI Resmi Dilepas

    Penuh kebahagiaan, siswa Kelas VI MI Al-Kahfi berfoto bersama saat prosesi pelepasan.


    Akhirussanah dan Wisuda Tahfidz Angkatan III MI AL-KAHFI Manyaran Wonogiri Berlangsung Khidmat, 22 Siswa KELAS VI Resmi Dilepas

    Wonogiri – majalahlarise.com – Kegiatan Akhirussanah dan Pelepasan Siswa Kelas VI Tahun Ajaran 2025/2026 serta Wisuda Tahfidz Angkatan III Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Madrasah Ibtidaiyah Al-Kahfi berlangsung khidmat dan penuh haru di halaman masjid madrasah, Senin (22/6/2026). Acara ini mengusung tema “Meraih Masa Depan Gemilang dengan Iman dan Takwa” dengan diikuti 22 siswa kelas VI serta 30 peserta wisuda tahfidz.

    Sejak pagi, suasana halaman madrasah tampak dipadati oleh siswa, wali murid, serta tamu undangan. Prosesi acara berlangsung tertib mulai dari pembukaan, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, hingga rangkaian wisuda tahfidz yang menjadi salah satu agenda yang paling dinantikan. Suasana haru semakin terasa ketika para siswa kelas VI mulai dipanggil satu per satu sebagai tanda resmi berakhirnya masa belajar di tingkat madrasah ibtidaiyah.

    Kepala Madrasah Ibtidaiyah Al-Kahfi, Siti Wahyuni, S.Pd., dalam sambutannya menjelaskan seluruh siswa kelas VI telah resmi menjadi alumni setelah menempuh pendidikan selama enam tahun. Ia menyampaikan momen pelepasan tersebut menjadi waktu yang penuh haru bagi pihak madrasah karena harus melepas para peserta didik untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi.

    Peserta Wisuda Tahfidz Angkatan III MI Al-Kahfi bersama dewan guru dan jajaran madrasah mengabadikan momen usai prosesi wisuda tahfidz yang berlangsung khidmat.


    Ia juga memaparkan capaian akademik yang membanggakan pada pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) perdana tahun ini. Salah satu siswa, Syabilla Andien Saputri berhasil meraih nilai sempurna 100 pada mata pelajaran Bahasa Indonesia, sebuah capaian yang dinilai sangat membanggakan di tingkat kabupaten.

    “Dari sekitar 65 madrasah di Kabupaten Wonogiri, hanya ada 5 siswa yang mendapatkan nilai 100 dan Alhamdulillah salah satunya berasal dari MI Al-Kahfi,” ujar Siti Wahyuni disambut tepuk tangan hadirin.

    Selain prestasi akademik, ia juga menjelaskan perkembangan program tahfidz di madrasah yang menunjukkan hasil signifikan. Tercatat 4 siswa berhasil menyelesaikan hafalan hingga Juz 29 yang terdiri dari 3 siswa kelas VI dan 1 siswa kelas III. Capaian ini menjadi bukti keseriusan madrasah dalam penguatan pendidikan Al-Qur’an.

    Dalam pesannya kepada para lulusan, Siti Wahyuni mengingatkan agar siswa terus menjaga semangat belajar, menghormati orang tua dan guru, serta tidak meninggalkan kewajiban salat. Ia juga berpesan agar para alumni tetap menjaga nama baik madrasah di mana pun berada. “Ilmu itu akan membuat kamu cerdas, tetapi akhlak itu akan membuat kamu dihormati,” ujarnya.

    Syabilla Andien Saputri berhasil meraih nilai sempurna 100 pada mata pelajaran Bahasa Indonesia.


    Ketua Yayasan Amal Insani Manyaran, Suntoro Wardoyo, menyampaikan bahwa Yayasan Amal Insani Manyaran yang berdiri sejak tahun 2003 merupakan lembaga pendidikan milik umat Islam di Manyaran, bukan milik kelompok tertentu. Ia menjelaskan keberadaan yayasan selama ini terus berupaya melahirkan generasi yang unggul dalam akhlak dan akademik.

    Suntoro menjelaskan pola pendidikan di bawah yayasan selalu mengedepankan pembentukan karakter sebelum penguatan akademik. “Proses pembelajaran saya awali dengan akhlak dan etika, baru akademik. Alhamdulillah prestasi akademiknya juga bagus, bahkan ada yang memperoleh nilai 100,” katanya.

    Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Agama, wali murid, serta masyarakat yang telah memberikan dukungan terhadap perkembangan madrasah. Menurutnya, keberhasilan pendidikan tidak dapat dipisahkan dari peran keluarga dalam mendampingi anak di rumah. 

    “Proses pembelajaran dimulai dari rumah. Jangan semuanya diserahkan ke sekolah, karena fondasi dasar pendidikan sangat penting dibangun bersama antara sekolah dan keluarga,” ujarnya.

    wali murid diwakili Sabing Rahma Wulandari juga menyerahkan kenang-kenangan berupa satu unit Smart LED TV sebagai bentuk dukungan kepada madrasah. 


    Pengawas Madrasah, Budi Susanto, S.Ag., M.Pd.I., turut menyampaikan apresiasi kepada keluarga besar MI Al-Kahfi atas dedikasi dalam mendidik peserta didik selama enam tahun terakhir. Menurutnya, MI Al-Kahfi telah berhasil membentuk generasi yang tidak hanya memiliki pengetahuan umum, tetapi juga mampu menghafal Al-Qur'an serta memiliki akhlak yang baik. Ia juga memberikan penghargaan kepada kepala madrasah beserta seluruh tenaga pendidik yang terus membimbing siswa dengan penuh kesungguhan.

    Budi Susanto menjelaskan keberhasilan tersebut merupakan buah dari kerja keras seluruh elemen madrasah dalam mengintegrasikan pendidikan akademik dengan pendidikan karakter dan keagamaan. 

    "MI Al-Kahfi telah berhasil mencetak generasi yang tidak hanya memiliki ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki bekal hafalan Al-Qur'an dan akhlak yang baik. Ini merupakan prestasi yang patut diapresiasi," ujarnya.

    Ketua Komite MI Al-Kahfi, Sutarno, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh dewan guru yang telah mendidik dan membimbing siswa selama enam tahun. Ia menilai capaian prestasi siswa merupakan hasil kerja keras bersama antara sekolah, guru, dan orang tua.

    “Ini adalah pencapaian yang luar biasa. Keberhasilan ini bukan hanya hasil belajar siswa, tetapi juga berkat bimbingan para guru dan dukungan orang tua,” ujarnya. 

    Perwakilan wali murid kelas VI, Untung Mursito, menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh guru yang telah mengasah, mengasihi, dan mengasuh para siswa hingga menyelesaikan pendidikan dasar. Ia menilai keberhasilan anak-anak tidak terlepas dari kesabaran dan ketulusan para pendidik.

    “Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada bapak ibu guru yang telah mengasah, mengasihi, dan mengasuh anak-anak kami selama enam tahun ini,” ungkapnya. Ia juga memohon doa restu agar para siswa dapat melanjutkan pendidikan dengan baik di jenjang berikutnya.

    Momen haru juga terlihat saat perwakilan siswa kelas VI, Luthfi Afifah Alfiany menyampaikan pesan dan kesan. Ia menggambarkan madrasah sebagai tempat yang tidak hanya memberikan ilmu pengetahuan, tetapi juga membentuk karakter, kedisiplinan, dan nilai keagamaan.

    “Madrasah ini bukan hanya tempat kami menuntut ilmu, tetapi juga tempat kami belajar akhlak, persahabatan, kedisiplinan, dan cinta kepada Allah SWT,” tuturnya. Ia juga berpesan agar adik kelas tetap menjaga nama baik madrasah dan terus semangat belajar.

    Perwakilan adik kelas, Elvira Jenny Bintoro, turut menyampaikan rasa haru dan kebanggaan atas kelulusan kakak kelas VI. Ia mengaku para kakak kelas telah menjadi teladan dalam sikap, perilaku, dan semangat belajar di lingkungan madrasah.

    “Kakak-kakak adalah teladan baik bagi kami. Terima kasih karena telah menjadi kakak yang baik bagi kami,” ujarnya. Ia juga berpesan agar para lulusan terus berjuang meraih cita-cita dan tidak melupakan nilai-nilai yang telah diajarkan di madrasah.

    Pada kesempatan tersebut, wali murid diwakili Sabing Rahma Wulandari juga menyerahkan kenang-kenangan berupa satu unit Smart LED TV sebagai bentuk dukungan kepada madrasah. 

    Kegiatan akhirussanah dan wisuda tahfidz tersebut ditutup dengan suasana penuh haru, doa bersama, serta foto kenang-kenangan. Momen ini menjadi penanda berakhirnya perjalanan pendidikan siswa kelas VI di Madrasah Ibtidaiyah Al-Kahfi sekaligus awal langkah baru menuju jenjang pendidikan berikutnya dengan harapan prestasi dan akhlak yang semakin baik. (Sofyan)


    Baca juga: Parenting dan Pembagian Rapor Kelas 1C SD Muhammadiyah PK Banyudono Tekankan Bekal Hidup di Luar Nilai Akademik



Top