GIVE RADIO IKOM UNIVET
Redaksi / Pemasangan Iklan
Total Tayangan Halaman
Zona Ramadhan
![]() |
| Penyaluran zakat fitrah ke masjid AN Nur Dusun Ginade Wetan kecamatan Giritontro. |
Pesantren Ramadhan Berbuah Berkah, SMPN 2 Giritontro Salurkan 1,7 Ton Beras Zakat Fitrah kepada Masyarakat
Wonogiri – majalahlarise.com - Kegiatan Pesantren Ramadhan di SMP Negeri 2 Giritontro tahun 2026 berlangsung penuh makna. Selain menjadi sarana pembinaan keimanan bagi para siswa, kegiatan ini juga menghadirkan aksi sosial melalui pengumpulan dan penyaluran zakat fitrah kepada masyarakat yang membutuhkan.
Selama kegiatan berlangsung, panitia berhasil mengumpulkan sekitar 1,9 ton beras zakat fitrah dari siswa serta keluarga besar sekolah. Dari jumlah tersebut, sekitar 1,7 ton beras kemudian disalurkan kepada masyarakat yang berhak menerima di sekitar lingkungan sekolah.
Rangkaian Pesantren Ramadhan dilaksanakan selama enam hari, mulai 9 hingga 14 Maret 2026. Berbagai kegiatan keagamaan digelar untuk menumbuhkan keimanan, memperdalam pemahaman agama, sekaligus membentuk karakter religius para siswa.
Dalam kegiatan tersebut, siswa mengikuti beragam aktivitas seperti tadarus Al-Qur’an, sholat dhuha berjamaah, penyampaian tausiyah oleh siswa dan guru, serta sejumlah lomba bernuansa Islami seperti lomba pidato, kaligrafi, dan kebersihan kelas. Kegiatan juga diisi dengan pengumpulan zakat fitrah dari siswa dan keluarga besar sekolah sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat.
Kepala SMP Negeri 2 Giritontro, Retno Wulandari, S.Pd., M.Pd., menyampaikan kegiatan Pesantren Ramadhan menjadi sarana bagi siswa untuk belajar sekaligus mempraktikkan nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari.
“Pesantren Ramadhan ini bertujuan memperdalam pemahaman siswa terhadap ajaran agama serta menumbuhkan kebiasaan baik dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan zakat fitrah ini merupakan bentuk nyata penerapan ilmu agama yang dipelajari di sekolah. Semoga kegiatan ini membawa keberkahan dan ke depan dapat terus meningkat,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Pesantren Ramadhan, Syarif Aminudin, S.Ag., menjelaskan seluruh siswa muslim mengikuti kegiatan dengan penuh kesungguhan dan antusias.
“Seluruh siswa muslim mengikuti rangkaian kegiatan dengan khusyuk dan penuh semangat. Untuk zakat fitrah setiap tahun kita adakan berupa beras. Alhamdulillah, tahun ini zakat fitrah berupa beras yang berhasil dikumpulkan dari siswa dan keluarga besar sekolah mengalami peningkatan hingga mencapai sekitar 1,7 ton,” jelasnya.
Ia menambahkan, beras zakat fitrah tersebut disalurkan kepada masyarakat yang berhak menerima di sekitar lingkungan sekolah. Sebagian zakat juga dititipkan kepada beberapa masjid saat rombongan sekolah melaksanakan kegiatan tarawih keliling, sehingga penyalurannya dapat menjangkau masyarakat lebih luas.
Melalui kegiatan Pesantren Ramadhan ini, para siswa diharapkan tidak hanya memperoleh pengetahuan agama, tetapi juga memiliki kepedulian sosial dan semangat berbagi kepada sesama. Nilai-nilai tersebut menjadi bekal penting bagi siswa dalam kehidupan bermasyarakat. (Sofyan)
Baca juga: MI Al-Kahfi Manyaran Bagikan 400 Box Takjil di Ramadan 1447 H, Ludes dalam 20 Menit
Zona Ramadhan
![]() |
| Para siswa kelas 5 MI Al-Kahfi turut terlibat langsung membagikan paket takjil mewakili seluruh siswa. |
MI Al-Kahfi Manyaran Bagikan 400 Box Takjil di Ramadan 1447 H, Ludes dalam 20 Menit
Wonogiri – majalahlarise.com - Semangat berbagi di bulan suci Ramadan 1447 Hijriah ditunjukkan keluarga besar MI Al-Kahfi Manyaran dengan menggelar kegiatan berbagi takjil kepada masyarakat. Kegiatan sosial ini berlangsung pada Sabtu (14/3/2026) di jalan raya depan Kantor Kecamatan Manyaran.
Dalam kegiatan tersebut, ratusan paket takjil dibagikan kepada para pengguna jalan yang melintas menjelang waktu berbuka puasa. Para siswa kelas 5 MI Al-Kahfi turut terlibat langsung membagikan paket takjil mewakili seluruh siswa. Kegiatan ini juga didampingi oleh para guru serta karyawan MI Al-Kahfi yang bersama-sama mengawal jalannya kegiatan dengan penuh semangat.
Sebanyak 400 box takjil yang telah dipersiapkan sebelumnya dibagikan kepada masyarakat. Antusiasme warga terlihat sangat tinggi. Dalam waktu sekitar 20 menit saja, seluruh paket takjil yang disiapkan panitia habis dibagikan kepada para pengendara dan masyarakat yang melintas di lokasi kegiatan.
Kepala MI Al-Kahfi, Siti Wahyuni, S.Pd menyampaikan kegiatan berbagi takjil tersebut menjadi sarana pembelajaran bagi siswa untuk menumbuhkan kepedulian sosial serta semangat berbagi di bulan Ramadan.
“Kegiatan ini tidak sekadar berbagi makanan untuk berbuka puasa, tetapi juga menjadi pembelajaran bagi anak-anak agar memiliki rasa empati, kepedulian sosial, dan semangat berbagi kepada sesama di bulan yang penuh berkah ini,” ujar Siti Wahyuni.
Ia juga menguraikan melalui kegiatan tersebut diharapkan nilai-nilai kebaikan dan kebersamaan dapat terus tertanam dalam diri para siswa.
“Harapannya, para siswa tidak hanya unggul dalam prestasi akademik, tetapi juga memiliki akhlak mulia dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar,” jelasnya.
Kegiatan berbagi takjil ini menjadi salah satu bentuk kepedulian sosial keluarga besar MI Al-Kahfi Manyaran sekaligus menanamkan pendidikan karakter kepada para siswa agar terbiasa berbagi dan peduli kepada sesama, khususnya di bulan Ramadan yang penuh keberkahan. (Sofyan)
Baca juga: Milad ke-10, LAZ Sukoharjo Peduli Salurkan Santunan Ratusan Anak Yatim di 12 Kecamatan
News
![]() |
| Event puncak penyaluran santunan yatim dalam rangka memperingati Milad ke-10, Lembaga Amil Zakat (LAZ) Sukoharjo Peduli. |
Milad ke-10, LAZ Sukoharjo Peduli Salurkan Santunan Ratusan Anak Yatim di 12 Kecamatan
Sukoharjo – majalahlarise.com - Dalam rangka memperingati Milad ke-10, Lembaga Amil Zakat (LAZ) Sukoharjo Peduli menggelar Event Puncak Penyaluran Santunan Yatim yang menyasar ratusan anak yatim di 12 kecamatan di Kabupaten Sukoharjo. Kegiatan puncak tersebut berlangsung di Hotel Sarila pada Sabtu (14/3/2026) dengan diikuti sekitar 80 peserta yang terdiri dari anak-anak yatim terpilih beserta wali mereka.
Suasana meriah terasa sejak pukul 15.00 WIB saat para peserta tiba di lokasi. Panitia memberikan sambutan hangat sebelum menghadirkan kejutan yang membuat acara semakin berkesan. Para peserta diajak memasuki ruangan yang sempat dibuat gelap, kemudian suasana berubah menjadi penuh keceriaan ketika lampu dinyalakan bersamaan dengan dentuman confetti flair sebagai simbol penyambutan istimewa bagi anak-anak yatim yang hadir.
Manager Umum LAZ Sukoharjo Peduli, Retno Listyani menyampaikan peringatan milad ke-10 dijadikan momentum berbagi kebahagiaan kepada anak-anak yatim. Ia menguraikan kegiatan ini menjadi bentuk komitmen lembaga untuk menghadirkan harapan dan semangat baru bagi mereka.
“Di usia yang ke-10 tahun ini, kami ingin merayakannya dengan cara yang istimewa melalui puncak penyaluran santunan bersama anak-anak hebat sekalian. Kehadiran adik-adik di hotel hari ini adalah komitmen kami setiap anak berhak merasakan kebahagiaan dan fasilitas terbaik. Semoga ini menjadi penyemangat kalian untuk terus bermimpi besar,” ujar Retno.
Kebahagiaan juga dirasakan para peserta yang hadir. Salah satu anak yatim peserta kegiatan, Jihan, menuturkan kegembiraannya karena untuk pertama kalinya merasakan suasana di dalam hotel yang besar dan megah.
“Aku senang bisa ke sini, ini pertama kalinya aku masuk ke dalam hotel yang besar dan bagus. Tadi kaget waktu lampunya nyala dan ada kertas warna-warni terbang, seru banget,” ungkap Jihan dengan wajah antusias.
Dalam kegiatan tersebut, panitia menghadirkan berbagai rangkaian acara yang edukatif dan inspiratif. Selain penyaluran santunan dan bingkisan, peserta juga mengikuti sesi kisah inspiratif bersama Kak Arwo, edukasi kemanusiaan mengenai kondisi Palestina, serta berbagai fun games yang menambah keceriaan anak-anak.
Acara ditutup dengan doa bersama untuk para donatur yang dipimpin oleh Ust. Haitsam, dilanjutkan dengan buka puasa bersama dan salat berjemaah. Melalui kegiatan ini, LAZ Sukoharjo Peduli mengajak masyarakat terus menumbuhkan kepedulian sosial serta menghadirkan senyum dan harapan baru bagi ratusan anak yatim di Kabupaten Sukoharjo.
Pihak panitia menyampaikan terima kasih kepada seluruh donatur yang telah menyalurkan amanah melalui LAZ Sukoharjo Peduli. Dukungan tersebut menjadikan program santunan bagi anak yatim di 12 kecamatan dapat terlaksana dengan baik serta menghadirkan kebahagiaan di momen istimewa Milad ke-10 lembaga tersebut. (Marisa/ Sofyan)
Baca juga: SMK Kriya Sahid Sukoharjo Gelar Puncak Ramadhan Kreatif 6, Berbagi Takjil dan Perkuat Kebersamaan
Zona Ramadhan
![]() |
| Kegiatan Tarawih Bersama dan Pengajian Refreshing bersama Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Surakarta. |
Tarawih Bersama PDM Kota Surakarta, Perkuat Silaturahmi dan Dakwah Muhammadiyah
Solo - majalahlarise.com - Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Surakarta menggelar kegiatan Tarawih Bersama dan Pengajian Refreshing pada Jumat (13/3/2026) pukul 19.00 WIB di Masjid Balai Muhammadiyah Surakarta, Jalan Teuku Umar No. 5, Keprabon, Solo. Kegiatan tersebut menghadirkan pembicara Prof. Dr. H. Apt. Muhammad Da’i, M.Si., Wakil Rektor II Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Dalam tausiyahnya, Prof. Dr. Muhammad Da’i menyampaikan materi bertema Iman yang Membumi: Menjadikan Tauhid sebagai Energi Utama dalam Bermuhammadiyah dan Melayani Umat. Ia mendasarkan penjelasannya pada kandungan Al-Qur'an, Surah Ibrahim ayat 24–26 tentang perumpamaan pohon yang baik dengan akar kuat dan cabang menjulang tinggi.
Menurutnya, iman yang kuat akan melahirkan amal saleh yang berkelanjutan dalam gerakan dakwah Muhammadiyah. “Kalau Muhammadiyah dirawat dengan baik, akarnya terpancang dengan kuat, maka cabangnya akan menjulang dan menghasilkan amalan yang luar biasa. Pengajian di cabang dan ranting serta amal usaha akan hidup. Buah dari dakwah itu adalah lahirnya kader-kader muda Muhammadiyah yang potensial,” jelasnya.
Ia juga menyampaikan bahwa keberadaan masjid Muhammadiyah harus mampu menjadi pusat solusi bagi berbagai persoalan umat. Di Kota Surakarta sendiri terdapat sekitar 153 masjid Muhammadiyah yang menjadi bagian penting dalam menggerakkan dakwah persyarikatan. Karena itu, menurutnya, masjid harus dimakmurkan dengan berbagai aktivitas keagamaan dan pemberdayaan umat.
"Tauhid yang benar tentu akan menghasilkan iman yang benar. Iman yang benar pastilah akan menggerakkan amal shaleh kita. Oleh karena itu, mari kita jaga iman, kita wujudkan dengan amal, kita wujudkan bagaimana kita menggerakkan dakwah Muhammadiyah ini dengan sebaik-baiknya," ungkapnya.
Sementara itu, mewakili Ketua PDM Kota Surakarta, Ketua Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani PDM Kota Surakarta, Dr. Suyanto, S.Ag., M.Pd., menjelaskan bahwa kegiatan tarawih bersama dan pengajian refreshing ini menjadi sarana refleksi sekaligus penyegaran bagi para pimpinan Muhammadiyah dalam menjalankan amanah dakwah dan pelayanan umat.
“Kita berhenti sejenak, kita rehat, dan mengatur stamina untuk menyegarkan kembali ideologi Muhammadiyah. Kita merefresh semangat dalam berkhidmat di Muhammadiyah agar semakin bersemangat, bergembira, dan tetap berjalan sesuai visi dan misi persyarikatan,” ujarnya.
Kegiatan tersebut diikuti berbagai unsur pimpinan dan amal usaha Muhammadiyah di wilayah Kota Surakarta, mulai dari anggota PDM, Majelis dan Lembaga PDM, Pimpinan Harian PDM, hingga perwakilan Organisasi Otonom tingkat daerah. Hadir pula para pimpinan dari amal usaha Muhammadiyah, pimpinan cabang dan ranting Muhammadiyah se-Kota Surakarta, serta pimpinan cabang Aisyiyah se-Solo. (Sofyan)
Baca juga: SMK Kriya Sahid Sukoharjo Gelar Puncak Ramadhan Kreatif 6, Berbagi Takjil dan Perkuat Kebersamaan
Kabar Desa
![]() |
| Kegiatan Bazar Ramadhan Gerakan Pangan Murah yang digelar di Kantor Desa Gunungan. |
Bazar Ramadhan Gerakan Pangan Murah Digelar KDMP Desa Gunungan Wonogiri
Wonogiri – majalahlarise.com - Warga Desa Gunungan dan sekitarnya berkesempatan memperoleh berbagai kebutuhan pokok dengan harga terjangkau melalui kegiatan Bazar Ramadhan Gerakan Pangan Murah yang digelar di Kantor Desa Gunungan pada Sabtu–Minggu, 14–15 Maret 2026. Kegiatan ini merupakan kolaborasi KDMP Desa Gunungan bersama Dinas Koperasi Kabupaten Wonogiri dan ID Food sebagai upaya membantu masyarakat mendapatkan bahan pangan dengan harga lebih murah menjelang Hari Raya Idulfitri.
Berbagai kebutuhan pokok disediakan dalam bazar tersebut, di antaranya Minyak Kita seharga Rp15.500 per liter, gula kemasan Rp17.500 per kilogram, beras premium Rp74.000 per kemasan, serta saus Rp5.000 per kemasan, beras premium dan beras SPHP, serta tepung.
Ketua KDMP Desa Gunungan, Hartono, menyampaikan kegiatan ini merupakan bagian dari Gerakan Pangan Murah yang bertujuan membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga lebih terjangkau.
“Kegiatan ini dalam rangka Bazar Ramadan dengan jenis kegiatan Gerakan Pangan Murah yang diselenggarakan KDMP Wonogiri berkolaborasi dengan Dinas Koperasi Kabupaten Wonogiri dan ID Food,” ujar Hartono.
Ia menjelaskan sejumlah produk yang disediakan dalam bazar tersebut merupakan kebutuhan pokok yang banyak dicari masyarakat. “Yang disediakan ada Minyakita, saus, gula pasir, beras premium dan beras SPHP, serta tepung,” jelasnya.
Hartono juga menguraikan kegiatan bazar semula direncanakan berlangsung selama dua hari, namun pada hari pertama sebagian besar stok barang telah habis karena tingginya minat masyarakat. “Rencana dua hari tanggal 14 sampai 15, tetapi hari ini sepertinya sudah selesai karena barang sudah menipis dan tinggal Minyakita saja,” katanya.
Untuk memastikan pemerataan distribusi, panitia menerapkan pembatasan pembelian minyak goreng. Setiap pembeli hanya diperbolehkan membeli maksimal dua liter dengan menggunakan satu Nomor Induk Kependudukan (NIK). Masyarakat yang ingin membeli juga diminta membawa Kartu Tanda Penduduk sebagai syarat pembelian.
Menurut Hartono, langkah tersebut dilakukan agar bantuan pangan murah dapat tepat sasaran bagi warga yang membutuhkan. “Harapannya menjelang Lebaran tahun 2026 ini, masyarakat sekitar yang mungkin membutuhkan bisa memperoleh Minyakita dengan harga murah. HET Rp15.700, sementara di sini dijual Rp15.500,” ujarnya.
Kegiatan bazar yang dimulai pukul 09.00 WIB hingga selesai tersebut mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat. Selain membantu memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, bazar ini juga menjadi momentum kebersamaan warga dalam menyambut Ramadhan dengan semangat kepedulian dan berbagi. (Sofyan)
Baca juga: SMK Kriya Sahid Sukoharjo Gelar Puncak Ramadhan Kreatif 6, Berbagi Takjil dan Perkuat Kebersamaan
Pendidikan
![]() |
| Pembagian takjil kepada para pengendara yang melintas di Perempatan Carikan. |
SMK Kriya Sahid Sukoharjo Gelar Puncak Ramadhan Kreatif 6, Berbagi Takjil dan Perkuat Kebersamaan
Sukoharjo – majalahlarise.com - SMK Kriya Sahid Sukoharjo menggelar puncak kegiatan Ramadhan Kreatif #6 pada Jumat (13/3/2026). Kegiatan ini diisi dengan pembagian takjil kepada para pengendara yang melintas di Perempatan Carikan, tausiyah keagamaan, serta buka puasa bersama yang diikuti siswa, guru, karyawan, dan warga sekitar sekolah. Kegiatan berlangsung penuh kebersamaan dan menjadi bagian dari upaya menanamkan nilai-nilai keagamaan selama bulan suci Ramadhan.
Kepala SMK Kriya Sahid Sukoharjo, Mujono, S.Kom menyampaikan kegiatan tersebut bertujuan memupuk serta memperkuat akhlak dan budi pekerti seluruh warga sekolah. Ia menguraikan rasa syukur karena seluruh peserta masih diberi kesempatan menjalankan ibadah puasa hingga memasuki sepuluh hari terakhir Ramadhan.
“Alhamdulillah kita masih diberi nikmat yang luar biasa bisa melaksanakan puasa secara istiqomah di sepuluh hari terakhir ini, meskipun tenaga kita sudah banyak terkuras dari sahur hingga menjelang buka puasa,” ujarnya.
Mujono menuturkan bulan Ramadhan menjadi momentum penting untuk belajar tentang kesabaran, keikhlasan, kebersamaan, dan kepedulian terhadap sesama. Menurutnya, kegiatan buka puasa bersama yang digelar sekolah diharapkan dapat mempererat hubungan kekeluargaan sekaligus meningkatkan keimanan seluruh warga sekolah.
![]() |
| Penyampaian tausiyah oleh ustadz Catur. |
“Mudah-mudahan dengan adanya buka bersama ini bisa meningkatkan kebersamaan dan kekeluargaan seluruh warga SMK Kriya Sahid Sukoharjo,” katanya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada panitia dan para siswa yang telah menyelenggarakan rangkaian kegiatan Ramadhan Kreatif #6 dengan penuh semangat dan loyalitas. Mujono berharap kegiatan tersebut mampu membentuk karakter siswa yang berprestasi sekaligus memiliki akhlak yang baik.
“Terima kasih kepada pembina kegiatan dan anak-anak panitia yang telah melaksanakan tahapan demi tahapan Ramadhan Kreatif dengan sangat baik. Mudah-mudahan semua itu menjadikan kalian siswa yang berprestasi dan berakhlak budi pekerti yang baik,” tuturnya.
Sementara itu, dalam tausiyahnya, Ustadz Catur mengingatkan para siswa tentang pentingnya menjaga adab terhadap guru sebagai kunci keberkahan ilmu. Ia menguraikan sikap menghormati, mendengarkan, dan menghargai guru menjadi bagian penting dalam proses menuntut ilmu.
![]() |
| Penyerahan hadiah lomba kegiatan Ramadhan Kreatif #6. |
“Kalian di sini belajar supaya mendapatkan ilmu. Kalau kalian tidak menghormati guru, barangkali ilmu itu tidak akan sampai,” ujarnya di hadapan para siswa.
Ia juga menjelaskan prinsip sebab-akibat dalam kehidupan, yaitu setiap perbuatan manusia akan menghasilkan balasan yang sepadan. Ustadz Catur mengibaratkan perbuatan manusia seperti menanam benih di ladang. Jika yang ditanam adalah kebaikan, maka hasil yang dipanen juga baik.
“Ibarat kalian menanam, kalau menanam yang baik pasti akan menuai yang baik. Tapi kalau menanam yang buruk, hasilnya juga akan buruk,” jelasnya.
Selain itu, Ustadz Catur mengajak para siswa untuk menghargai pengorbanan para guru yang telah meluangkan waktu, tenaga, dan pikiran untuk mendidik mereka dengan penuh keikhlasan.
“Bapak Ibu guru datang dari jauh, meluangkan waktu untuk kalian tanpa pamrih, kecuali agar kalian menjadi anak yang pintar dan berhasil,” tuturnya.
Di akhir tausiyahnya, ia juga menekankan pentingnya mengamalkan ilmu yang dipelajari, terutama nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, saat ini banyak orang mampu menghafal Al-Qur’an, tetapi belum tentu mampu mengamalkan isi dan pesan yang terkandung di dalamnya.
“Sekarang banyak orang yang hafal Al-Qur’an, tetapi yang benar-benar mengamalkan dan mencerminkan isi Al-Qur’an itu masih sedikit,” ungkapnya seraya mengajak para siswa untuk menjadikan ilmu sebagai pedoman dalam berperilaku.
Kegiatan Ramadhan Kreatif #6 tersebut ditutup dengan buka puasa bersama yang berlangsung hangat dan penuh kebersamaan antara siswa, guru, karyawan, serta masyarakat sekitar sekolah. Momentum ini menjadi sarana mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat nilai spiritual dan sosial di lingkungan SMK Kriya Sahid Sukoharjo. (Sofyan)
Baca juga: SD Muhammadiyah 24 Gajahan Solo Gelar Pesantren Kilat dengan Wayang Golek Pitutur
Pendidikan
![]() |
| Kegiatan Pesantren Kilat dengan media dakwah budaya Wayang Golek Pitutur, Jumat (13/3/2026). |
SD Muhammadiyah 24 Gajahan Solo Gelar Pesantren Kilat dengan Wayang Golek Pitutur
Solo – majalahlarise.com - Dalam rangka mengisi kegiatan Ramadan dengan pembelajaran yang menarik dan sarat nilai, SD Muhammadiyah 24 Gajahan Solo menggelar kegiatan Pesantren Kilat dengan media dakwah budaya Wayang Golek Pitutur, Jumat (13/3/2026). Kegiatan ini menghadirkan narasumber Ki Pujiono, dai sekaligus pegiat dakwah budaya dari Majelis Tabligh PWM Jawa Tengah.
Kegiatan yang diikuti para siswa dengan penuh antusias ini menjadi salah satu upaya sekolah untuk menyampaikan nilai-nilai Islam melalui pendekatan seni dan budaya yang dekat dengan dunia anak. Melalui pertunjukan Wayang Golek Pitutur, Ki Pujiono menyampaikan berbagai pesan moral, adab, serta pentingnya memiliki akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam penyampaiannya, Ki Pujiono juga mengingatkan pentingnya memanfaatkan teknologi dan fasilitas pembelajaran secara maksimal agar proses penyampaian pesan berjalan efektif. Ia sempat meminta panitia memastikan perangkat teknis seperti audio dari laptop terhubung dengan sound system agar materi yang disampaikan dapat terdengar jelas oleh seluruh peserta.
“Teknologi yang ada di sekolah harus dimanfaatkan dengan baik agar pesan dakwah dan pendidikan bisa diterima siswa dengan jelas dan menyenangkan,” tutur Ki Pujiono saat memberikan materi.
Kepala SD Muhammadiyah 24 Gajahan Solo, Gatot Suherman, S.Pd., menyampaikan kegiatan pesantren kilat ini menjadi bagian dari upaya sekolah dalam memperkuat pendidikan karakter Islami bagi para siswa.
“Melalui kegiatan pesantren kilat ini kami ingin menanamkan nilai-nilai keislaman yang menyenangkan dan mudah dipahami siswa. Seni wayang menjadi media yang efektif untuk menyampaikan pesan moral,” ujarnya.
Ia juga menguraikan sekolah memiliki visi “Terwujudnya Generasi Islami yang Bertakwa, Berprestasi, dan Berkarakter serta Cinta Lingkungan.” Visi tersebut diwujudkan melalui berbagai program unggulan seperti muroja’ah, BTQ, pembinaan lomba siswa, MABIT, kreasi wirausaha muda, outing class, pesantren kilat, Jum’at Religi, hingga kegiatan outbound tahunan.
Selama kegiatan berlangsung, para guru turut mendampingi siswa agar kegiatan berjalan tertib dan penuh makna. Salah satu guru yang terlibat dalam pendampingan kegiatan adalah Annisa Sholekah, S.Pd. Para siswa terlihat menikmati penyampaian materi yang diselingi cerita, dialog wayang, dan pesan-pesan hikmah yang mudah dipahami.
Melalui kegiatan ini, sekolah berharap para siswa tidak hanya memperoleh tambahan pengetahuan agama selama bulan suci Ramadan, tetapi juga mampu meneladani nilai-nilai kebaikan yang disampaikan melalui media budaya yang menarik, edukatif, dan menyenangkan. (Sofyan)
Baca juga: Perkuat Karakter Spiritual, 166 Murid SD Muhammadiyah PK Solo Ikuti Pesantren Ramadan
Top 5 Popular of The Week
-
5 KOMPONEN PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI Oleh: Novi Astutik, S.Pd.SD SD Negeri 4 Wonogiri, Wonogiri Jawa Tengah Novi Astutik, S.Pd.SD ...
-
TRADISI KROBONGAN Oleh: Aris Prihatin SMPN 1 Manyaran, Kecamatan Manyaran, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah Aris Prihatin Masyarakat J...
-
ICE BREAKING SALAM PANCASILA TINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR MENGGALI IDE PENDIRI BANGSA TENTANG DASAR NEGARA Oleh : Suheti Priyani, S.Pd Guru M...
-
PEMANFAATAN APOTEK HIDUP DI LINGKUNGAN SEKOLAH Oleh : Rosi Al Inayah, S.Pd Guru SMK Farmasi Tunas Harapan Demak, Jawa Tengah Rosi Al Inayah...
-
Proses pembuatan jenang tradisional. Melihat Lebih Dekat Usaha Jenang Tradisional 'UD TEGUH' Kedung Gudel Kenep Sukoharjo- majala...
-
FILSAFAT JAWA KIDUNGAN “ANA KIDUNG RUMEKSA ING WENGI” Oleh: Sri Suprapti Guru Bahasa Jawa di Surakarta Sri Suprapti Filsafat Jawa a...
-
ALAT PERAGA ULAR TANGGA NORMA DAN KEADILAN SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN PPKn Oleh: Sulistiani, S.Pd Guru SMP Negeri 3 Satu Atap Mijen, Demak J...
-
Menikmati makan gendar pecel di Gazebo. Watu Plenuk Mutiara Wisata Perbatasan Weru–Ngawen yang Menyuguhkan Alam, Kuliner, dan Kedamaian Gunu...
-
GENERASI KEDUA (LULUSAN) MASA CORONA Oleh: M. Nur Salim, SH. M.Pd Guru PPKn dan Kepala Sekolah SMK Kesehatan Cipta Bhakti Husada Yogyakarta ...
-
Kepala SMP Negeri 8 Surakarta, Triad Suparman, M.Pd beserta bapak ibu guru dan siswa foto bersama dengan karya tulisan kata-kata mutiara. ...











