GIVE RADIO IKOM UNIVET
Redaksi / Pemasangan Iklan
Total Tayangan Halaman
Pendidikan
![]() |
| Komandan Kodim 0735/Surakarta, Letkol Inf Arief Handoko Usman, S.H., melakukan kunjungan ke Unisri Surakarta. |
Dandim Surakarta Kunjungi UNISRI, Perkuat Kerjasama dan Silaturahmi
Solo – majalahlarise.com - Komandan Kodim 0735/Surakarta, Letkol Inf Arief Handoko Usman, S.H., melakukan kunjungan ke Universitas Slamet Riyadi (UNISRI) Surakarta pada Selasa (31/3). Kunjungan tersebut disambut hangat oleh Rektor UNISRI, Prof. Dr. Sutoyo, M.Pd., sebagai bagian dari upaya memperkuat kerjasama dan menjalin silaturahmi antara UNISRI dan TNI.
Dalam suasana penuh keakraban, pertemuan ini menjadi momentum strategis untuk membuka peluang kolaborasi di berbagai bidang, khususnya pendidikan, pengabdian kepada masyarakat, serta keterlibatan praktisi dari TNI sebagai narasumber dalam kegiatan akademik.
Ketua UPT Kerjasama UNISRI, Andri Astuti Itasari, S.Sos., M.IKom., menyampaikan kunjungan Dandim memiliki nilai penting dalam memperluas jaringan kemitraan institusi. Ia menguraikan, sinergi antara UNISRI dan TNI diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan sumber daya manusia.
“Kunjungan ini merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kerjasama antara UNISRI dan TNI, khususnya dalam bidang pendidikan, kolaborasi narasumber, serta pengabdian masyarakat,” jelas Andri.
Sementara itu, Rektor UNISRI, Prof. Dr. Sutoyo, M.Pd., menyambut positif kunjungan tersebut dan membuka ruang seluas-luasnya untuk penguatan kolaborasi ke depan. Ia mengatakan, kemitraan dengan TNI menjadi bagian penting dalam mendukung peningkatan kualitas akademik dan peran perguruan tinggi di tengah masyarakat.
“Kami berharap kerjasama ini dapat meningkatkan kualitas pendidikan dan pengabdian masyarakat di UNISRI,” ujarnya.
Lebih lanjut, kunjungan Dandim Surakarta ini diharapkan tidak hanya mempererat hubungan kelembagaan, tetapi juga mampu meningkatkan kontribusi UNISRI dalam pembangunan masyarakat, khususnya di wilayah Surakarta dan sekitarnya. Sinergi antara dunia pendidikan dan institusi pertahanan dinilai menjadi kekuatan penting dalam menciptakan generasi yang unggul, berkarakter, dan berwawasan kebangsaan. (Sofyan)
Pendidikan
Dies Natalis ke-58 Univet Bantara Sukoharjo, Kukuhkan Guru Besar Linguistik Umum Prof. Dr. Dewi Kusumaningsih
Sukoharjo – Universitas Veteran Bangun Nusantara (Univet Bantara) Sukoharjo menggelar peringatan Dies Natalis ke-58 yang dirangkaikan dengan pengukuhan Guru Besar Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan dalam bidang Ilmu Linguistik Umum, Prof. Dr. Dewi Kusumaningsih, S.S., M.Hum Selasa (31/3/2026). Kegiatan berlangsung khidmat di Auditorium Univet Bantara dengan dihadiri sivitas akademika dan tamu undangan.
Rektor Univet Bantara, Prof. Dr. Farida Nugrahani, M.Hum dalam sambutan sekaligus laporan kinerja menyampaikan jabatan akademik, termasuk guru besar, bukanlah tujuan akhir, melainkan sarana untuk berkarya dan memberi manfaat. Ia mengajak seluruh sivitas akademika menjadikan posisi yang diraih sebagai tanggung jawab moral untuk memberikan kontribusi nyata, menjadi teladan, serta menginspirasi mahasiswa dan masyarakat.
“Semangat pengabdian dan keteladanan jauh lebih penting dibanding sekadar pencapaian jabatan formal,” ujar Farida.
Ia juga menguraikan pentingnya kontribusi kolektif seluruh elemen kampus dalam membangun institusi melalui gagasan kreatif, inovasi, serta aksi nyata dalam pengembangan kebijakan kampus.
Lebih lanjut, Farida menjelaskan Univet Bantara menunjukkan perkembangan signifikan, baik dari sisi akademik maupun kelembagaan. Sejumlah program studi telah meraih akreditasi baik sekali, serta posisi institusi yang terus menguat di tingkat Asia dan nasional.
“Capaian ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat,” jelasnya.
Prestasi mahasiswa juga menjadi sorotan, mulai dari program pertukaran pelajar ke Jepang, juara lomba tari tradisional internasional, hingga raihan medali emas dalam ajang Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNAS). Menurut Farida, hal ini membuktikan Univet tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga dalam pengembangan bakat dan minat mahasiswa.
Di bidang pengembangan sumber daya manusia, Univet terus mendorong peningkatan kualifikasi dosen serta percepatan sertifikasi. Selain itu, berbagai inovasi turut dikembangkan, salah satunya produksi podcast berbahasa Jawa sebagai bentuk pelestarian budaya sekaligus media edukasi.
Sementara itu, dalam orasi ilmiahnya, Prof. Dr. Dewi Kusumaningsih mengangkat judul “Integrasi Linguistik dalam Artificial Intelligence (AI): Paradigma Linguistik sebagai Proteksi Eksploitasi Seksual dalam Lagu Dangdut Indonesia.” Ia menuturkan penelitian tersebut memadukan ilmu linguistik dengan teknologi kecerdasan buatan untuk memproteksi konten vulgar di media digital.
“Saya menemukan perpaduan antara linguistik dan artificial intelligence yang dapat membantu masyarakat, orang tua, serta pemangku kebijakan dalam memproteksi konten vulgar maupun pornografi, khususnya yang muncul melalui lagu dangdut di media sosial,” tuturnya.
Ia berharap hasil penelitiannya dapat dikembangkan menjadi aplikasi yang bisa diakses masyarakat luas. “Harapannya, penelitian ini dapat diimplementasikan dalam bentuk aplikasi yang bisa digunakan secara aktif untuk melindungi masyarakat dari eksploitasi di media sosial,” ujarnya.
Terkait pengukuhan sebagai guru besar, Dewi menyampaikan tanggung jawab yang diemban semakin besar. Ia berkomitmen untuk terus membimbing dan mendorong generasi muda agar mampu melahirkan karya-karya akademik yang berdampak luas.
“Sebagai profesor, saya memiliki tanggung jawab untuk mengasah, mengasihi, dan membina para akademisi muda agar terus berkembang,” ujarnya.
Ketua Pembina YPPP Veteran Sukoharjo, Bambang Margono, dalam sambutannya menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi untuk mendukung kemajuan institusi. Ia menyampaikan perkembangan teknologi perlu direspons secara adaptif agar mampu meningkatkan kualitas layanan dan kinerja organisasi.
“Teknologi harus dimanfaatkan sebagai sarana strategis dalam mempercepat pencapaian tujuan institusi,” kata Bambang. Ia juga menguraikan pentingnya kolaborasi sebagai kunci membangun institusi yang kuat melalui sinergi potensi internal dan eksternal.
Di akhir sambutannya, Bambang mengajak seluruh pihak menjaga kebersamaan serta meningkatkan kontribusi positif bagi kemajuan institusi. Ia juga menyampaikan apresiasi atas dukungan semua pihak dan berharap seluruh program dapat berjalan optimal serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
Peringatan Dies Natalis ke-58 ini menjadi momentum refleksi sekaligus penguatan komitmen Univet Bantara Sukoharjo dalam meningkatkan kualitas pendidikan, inovasi, serta kontribusi nyata bagi bangsa di tengah perkembangan zaman yang semakin dinamis. (Sofyan)
![]() |
| Gabriella Violy Smaradhana berhasil lolos seleksi dalam ajang bergengsi Inuit-Turk International Poster Exhibition 2026. |
Mahasiswa DKV ISI Surakarta Lolos Pameran Internasional di Turki, Angkat Isu Krisis Iklim Lewat Poster
Surakarta – majalahlarise.com - Prestasi membanggakan diraih mahasiswa semester II Program Studi Desain Komunikasi Visual (DKV), Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta. Gabriella Violy Smaradhana berhasil lolos seleksi dalam ajang bergengsi Inuit-Turk International Poster Exhibition 2026, sebuah pameran internasional yang mempertemukan desainer dari berbagai negara.
Keikutsertaan Gabriella menjadi pengalaman pertamanya dalam mengirim karya ke ajang internasional. Ia mengaku tidak menyangka karyanya dapat lolos kurasi dan dipamerkan di luar negeri.
Pameran yang mengangkat tema hubungan visual antarbudaya serta meningkatnya visibilitas krisis iklim di wilayah kutub ini berlangsung pada 25–31 Maret 2026. Kegiatan tersebut diselenggarakan di Department of Graphic Arts, Faculty of Fine Arts, Bolu Abant Izzet Baysal University, Turki.
Karya Gabriella berupa poster berukuran A3 berjudul “It’s Not a Vacation” dikerjakan selama satu bulan menggunakan teknik digital painting dengan perangkat lunak Procreate. Mahasiswa angkatan 2025 yang berasal dari Bandar Lampung ini menguraikan ide karyanya berangkat dari fenomena pemanasan global.
“Melihat kondisi pemanasan global yang menyebabkan banyak glasier mencair, saya membayangkan beruang kutub seperti berada di pantai, bukan lagi di habitat aslinya di wilayah kutub,” jelas Gabriella.
Ajang ini diikuti oleh 398 karya dari 30 negara. Setelah melalui proses seleksi ketat, dewan juri menetapkan 75 karya dari 15 negara yang dinilai layak untuk dipamerkan dalam forum internasional tersebut.
Dosen pendamping, Basnendar H, menyampaikan potensi mahasiswa DKV ISI Surakarta sangat besar dan perlu didukung melalui berbagai ruang aktualisasi.
“Potensi mahasiswa DKV ISI Surakarta melimpah, sehingga perlu wadah untuk menyalurkan, salah satunya dengan aktif mengikuti pameran, baik tingkat lokal, nasional, maupun internasional,” tuturnya.
Pameran ini juga dapat diakses secara daring melalui platform virtual yang disediakan panitia, sehingga masyarakat luas dapat menikmati karya-karya desainer dari berbagai negara.
Dalam rilis yang dikirim, Gabriella mengungkapkan rasa syukurnya atas pencapaian tersebut.
“Jujur, saat submit tidak punya ekspektasi untuk lolos kurasi. Tapi saya bersyukur karya ini bisa lolos. Terima kasih kepada dosen pembimbing dan orang tua yang selalu mendukung. Saya berharap ke depan dapat kembali ikut serta dan lolos di pameran internasional lainnya,” ungkapnya. (Sofyan)
Baca juga: Pererat Silaturahmi Pasca-Ramadan, 454 Murid SD Muhammadiyah PK Solo Gaungkan Semangat Istikamah
Pendidikan
![]() |
| Murid mengikuti kegiatan halalbihalal bertajuk “Kolaborasi Tanpa Batas, Silaturahmi Tanpa Jeda”. |
Pererat Silaturahmi Pasca-Ramadan, 454 Murid SD Muhammadiyah PK Solo Gaungkan Semangat Istikamah
Surakarta - majalahlarise.com - Suasana penuh kehangatan menyelimuti SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Solo pada Senin (30/3/2026). Sebanyak 454 murid mengikuti kegiatan halalbihalal bertajuk “Kolaborasi Tanpa Batas, Silaturahmi Tanpa Jeda” sebagai momentum penguatan karakter dan spiritualitas pasca-Idulfitri.
Kegiatan dimulai pukul 08.00 WIB dan dibagi menjadi dua kategori. Murid kelas I, II, dan III mengikuti kegiatan di hall utama gedung selatan, sedangkan kelas IV, V, dan VI bertempat di Masjid Kottabarat Solo.
Acara diawali dengan pembukaan dan sambutan dari Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Muhamad Arifin, untuk murid kelas I, II, dan III. Dalam sambutannya, ia memaparkan empat ciri orang bertakwa berdasarkan QS. Ali ‘Imran ayat 133–135.
“Di bulan Syawal ini, marilah kita tingkatkan iman dan ketakwaan kepada Allah Swt. dengan empat cara, yaitu gemar bersedekah dalam segala kondisi, menahan amarah, mudah memaafkan antarsesama, serta senantiasa beristigfar sebagai bentuk tobat,” terangnya.
![]() |
| Sambutan dari Kepala SD Muhammadiyah PK Kottabarat Solo, Nursalam. |
Sebelum memasuki inti tausiyah, para murid secara serentak dan khidmat mengucapkan ikrar halalbihalal yang dipandu oleh guru Al-Islam, Kemuhammadiyahan, dan Bahasa Arab (Ismuba) kelas II, Pebri Ike Yulaikah.
Tausiyah halalbihalal untuk kelas I, II, dan III disampaikan oleh Wahyu Widodo, guru Ismuba kelas I. Ia menekankan pentingnya menjaga sikap istikamah dalam beribadah, termasuk menunaikan kewajiban puasa Ramadan.
“Anak-anak, jika ada di antara kalian yang meninggalkan puasa Ramadan karena alasan tertentu, maka wajib menggantinya sebagai bentuk tanggung jawab dalam menjalankan syariat Islam. Selain itu, jaga kerukunan antarteman dengan menjaga lisan, saling menghargai, serta saling meminta maaf dan memaafkan,” pesannya.
Sementara itu, kegiatan halalbihalal untuk kelas IV, V, dan VI juga berlangsung khidmat dengan rangkaian pembukaan, ikrar halalbihalal, serta sambutan dari Kepala SD Muhammadiyah PK Kottabarat Solo, Nursalam.
Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa kondisi setelah menjalani ibadah puasa Ramadan diibaratkan seperti bayi yang baru lahir, kembali ke fitrah dalam keadaan suci.
“Mulailah dengan hati yang bersih, lepaskan beban lama agar memberi ruang bagi ilmu dan pengalaman baru yang lebih bermanfaat. Hati ibarat wadah, jika bersih maka ilmu yang masuk akan mudah meresap dan membawa keberkahan,” paparnya.
Kajian tausiyah bertema pentingnya menjaga silaturahmi disampaikan oleh Mohamad Iqbal Baehaqi, guru Ismuba kelas VI. Ia menjelaskan bahwa silaturahmi memiliki makna luas, tidak sekadar berkunjung, tetapi juga menjaga hubungan dengan keluarga, tetangga, hingga sahabat.
“Silaturahmi dapat melapangkan rezeki dan memanjangkan umur. Di tengah kesibukan, kita tetap bisa menjaganya dengan cara sederhana, seperti memberi sapaan, melakukan panggilan video, atau berbagi rezeki melalui hadiah kecil,” ujarnya.
Kegiatan halalbihalal 1447 Hijriah ditutup dengan prosesi musafahah (bersalaman) yang berlangsung tertib dan penuh haru. Para murid berjajar untuk saling bermaafan dengan guru, tenaga kependidikan, serta sesama teman, menciptakan suasana kekeluargaan yang hangat di lingkungan sekolah. (Sofyan)
Baca juga: 1.600 Guru Hadiri Halal Bihalal FGM Muhammadiyah Boyolali, Perkuat Soliditas dan Komitmen Pendidikan
Pendidikan
![]() |
| Halal Bihalal diikuti oleh guru dari jenjang SD/MI, SLTP/MTs, hingga SMA/SMK/MA Muhammadiyah se-Kabupaten Boyolali. |
1.600 Guru Hadiri Halal Bihalal FGM Muhammadiyah Boyolali, Perkuat Soliditas dan Komitmen Pendidikan
Boyolali – majalahlarise.com - Sebanyak 1.600 guru Muhammadiyah dari berbagai jenjang pendidikan menghadiri kegiatan Halal Bihalal yang diselenggarakan oleh Forum Guru Muhammadiyah (FGM) Kabupaten Boyolali, Senin (30/3/2026), di Semar Resto Boyolali. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat komitmen dalam memajukan pendidikan Muhammadiyah.
Ketua panitia, Ivan Sipyani, menyampaikan kegiatan ini diikuti oleh guru dari jenjang SD/MI, SLTP/MTs, hingga SMA/SMK/MA Muhammadiyah se-Kabupaten Boyolali. Ia menguraikan tingginya antusiasme peserta mencerminkan soliditas dan semangat kebersamaan yang kuat di kalangan guru Muhammadiyah.
“Alhamdulillah, kehadiran peserta mencapai hampir 95 persen dari total undangan. Ini menunjukkan kekompakan dan komitmen luar biasa dari para guru Muhammadiyah,” ujar Ivan.
Acara diawali dengan iftitah oleh Ketua Majelis Dikdasmen Muhammadiyah Boyolali, Drs. Kamtar. Dalam kesempatan tersebut, ia juga memberikan apresiasi kepada siswa-siswi berprestasi dalam ajang Olimpiade Ahmad Dahlan (OlympicAD) ke-8 tingkat nasional di Sulawesi.
Salah satu prestasi membanggakan diraih oleh Dea Hafidzah Saputra, siswi SD Muhammadiyah PK Ampel yang berhasil meraih medali emas cabang kaligrafi tingkat nasional. Selain itu, Abida, siswa SMP Muhammadiyah 2 Boyolali (Muduboy), juga menorehkan prestasi dalam cabang Musabaqah Hifdzil Qur’an (MHQ).
Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Boyolali, Drs. H.M. Ali Muchson, M.Ag., dalam sambutannya menyampaikan pentingnya menjaga silaturahmi sebagai kekuatan utama dalam membangun persatuan dan kemajuan pendidikan Muhammadiyah.
“Silaturahmi ini menjadi energi besar untuk memperkuat persatuan dan meningkatkan kualitas pendidikan. FGM juga merupakan organisasi resmi yang telah terdaftar di Dirjen GTK sebagai organisasi profesi,” jelasnya.
Sambutan Bupati Boyolali yang diwakili Kepala Kesbangpol, Bambang S., turut memberikan apresiasi atas kontribusi guru Muhammadiyah dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, khususnya di wilayah Boyolali.
“Peran guru Muhammadiyah sangat strategis dalam mencetak generasi unggul dan berkarakter. Kami mengapresiasi dedikasi yang telah diberikan selama ini,” ungkap Bambang.
Sementara itu, Ketua FGM Kabupaten Boyolali, Pujiono, S.Si., M.M., setelah memimpin ikrar Halal Bihalal, mengajak seluruh guru untuk terus semangat dalam menjalankan tugas mulia sebagai pendidik.
“Teruslah semangat mengemban amanah mencerdaskan bangsa. Guru Muhammadiyah laksana matahari yang memberikan sinar cerah bagi anak-anak bangsa,” tuturnya.
Sebagai bentuk apresiasi, panitia juga memberikan hadiah berupa laptop dan printer kepada Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) guna mendukung peningkatan kualitas pendidikan.
Kegiatan Halal Bihalal ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga mempertegas komitmen bersama dalam meningkatkan profesionalisme dan pengabdian guru Muhammadiyah dalam mencetak generasi unggul, berkemajuan, dan berakhlak mulia. (Sofyan)
Baca juga: Apel Pagi dan Halal Bihalal Warga STEMSA Pererat Silaturahmi dan Semangat Berprestasi
Pendidikan
![]() |
| Prosesi saling bermaafan antara kepala sekolah, guru dan karyawan dengan siswa. |
Apel Pagi dan Halal Bihalal Warga STEMSA Pererat Silaturahmi dan Semangat Berprestasi
Semarang – majalahlarise.com - Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan menyelimuti Lapangan SMK Negeri 1 Semarang pada Senin (30/3/2026). Seluruh warga sekolah mengikuti kegiatan apel pagi yang dirangkai dengan Halal Bihalal sebagai momentum mempererat silaturahmi usai Hari Raya Idulfitri.
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 07.00 hingga 08.30 WIB tersebut diikuti oleh Kepala SMK Negeri 1 Semarang, Dra. Ummi Rosydiana, M.Par, Plt. Kepala Tata Usaha, jajaran Wakil Kepala Sekolah, Bapak/Ibu Guru, tenaga kependidikan, mahasiswa PPL IKIP PGRI Semarang, serta seluruh siswa kelas X, XI, dan XII dari berbagai jurusan.
Dalam amanatnya, pembina apel Sholihul Hadi, S.Pd.I., M.Si menyampaikan pesan tentang pentingnya keikhlasan dalam saling memaafkan. Ia menguraikan, meminta maaf merupakan hal yang mudah dilakukan, namun memberi maaf membutuhkan kelapangan hati yang tulus.
“Mari jadikan level memaafkan sama seperti meminta maaf, yaitu mudah,” tutur sosok yang akrab disapa Ustadz Ichul tersebut.
![]() |
| Seluruh warga sekolah mengikuti kegiatan apel pagi yang dirangkai dengan Halal Bihalal. |
Usai pelaksanaan apel, kegiatan dilanjutkan dengan doa bersama yang dipanjatkan untuk almarhum Nasikin, S.Stp., M.Kom, Kepala Balai Latihan Kerja Jasa dan Pariwisata DISNAKERTRANS Provinsi Jawa Tengah.
Momentum Halal Bihalal kemudian menjadi puncak kebersamaan. Seluruh guru, tenaga kependidikan, mahasiswa PPL, serta sekitar 1.700 siswa secara bergantian berjabat tangan sebagai simbol saling memaafkan dan mempererat hubungan kekeluargaan di lingkungan sekolah.
Kepala SMK Negeri 1 Semarang, Dra. Ummi Rosydiana, M.Par menyampaikan kegiatan ini tidak sekadar tradisi, tetapi juga menjadi sarana membangun karakter dan semangat kebersamaan seluruh warga sekolah.
“Melalui Halal Bihalal ini, kami ingin menumbuhkan nilai keimanan, kebersamaan, serta semangat berprestasi bagi seluruh warga STEMSA,” ujarnya.
Ia juga menjelaskan, semangat tersebut menjadi bekal penting menghadapi agenda kompetisi mendatang. Pada 13–16 April 2026, SMK Negeri 1 Semarang akan mengirimkan perwakilan terbaiknya dalam ajang Lomba Kompetensi Siswa (LKS) tingkat Provinsi Jawa Tengah.
“Kami berharap seluruh siswa dapat menjaga semangat dan integritas, sehingga mampu membawa nama baik sekolah dalam ajang tersebut,” tambahnya.
Melalui kegiatan ini, warga STEMSA diharapkan terus menjaga nilai kebersamaan, integritas, dan semangat berprestasi, selaras dengan jargon kebanggaan sekolah, “Pasti Berprestasi dan Berintegritas.” (Konan/ Sofyan)
Baca juga: UNISRI Gelar Halal Bi Halal, Perkuat Silaturahmi dan Kebersamaan Civitas Akademika
Pendidikan
![]() |
| Pembacaan ikrar Halal Bi Halal yang diwakili oleh unsur yayasan, pimpinan universitas, dosen, dan tenaga kependidikan. |
UNISRI Gelar Halal Bi Halal, Perkuat Silaturahmi dan Kebersamaan Civitas Akademika
Solo — majalahlarise.com - Universitas Slamet Riyadi (UNISRI) menggelar kegiatan Halal Bi Halal keluarga besar kampus di Auditorium UNISRI, Senin (30/3). Mengusung tema “Merajut Silaturahmi, Menguatkan Kebersamaan, Menggapai Prestasi”, kegiatan ini diikuti oleh civitas akademika, mulai dari pimpinan, dosen, hingga tenaga kependidikan.
Ketua Panitia Hari Besar Islam (PHBI), Arif Sutikno, menyampaikan kegiatan Halal Bi Halal menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan antar warga kampus.
“Dengan adanya Halal Bi Halal ini, kita dapat mempererat silaturahmi dan meningkatkan kebersamaan di kalangan keluarga besar UNISRI,” tuturnya.
Suasana kebersamaan semakin terasa saat prosesi pembacaan ikrar Halal Bi Halal yang diwakili oleh unsur yayasan, pimpinan universitas, dosen, dan tenaga kependidikan. Ikrar tersebut menjadi simbol komitmen bersama dalam menjaga keharmonisan dan memperkuat sinergi di lingkungan kampus.
Rektor UNISRI, Prof. Dr. Sutoyo, menguraikan makna penting keikhlasan dalam momentum Halal Bi Halal. Menurutnya, nilai tersebut menjadi fondasi utama dalam membangun kebersamaan sekaligus meningkatkan prestasi.
“Kata kunci Halal Bi Halal adalah ikhlas. Momentum ini juga mengajak keluarga untuk memberikan dukungan kepada kita di UNISRI demi mencapai prestasi,” jelasnya.
Selain tausiyah yang disampaikan oleh Ustaz Bambang, kegiatan ini juga menjadi ruang refleksi bersama untuk memperkuat nilai spiritual sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di lingkungan kampus.
Melalui kegiatan Halal Bi Halal ini, UNISRI berharap mampu mendorong peningkatan kualitas tenaga kependidikan maupun dosen, sekaligus memperkokoh jalinan silaturahmi sebagai fondasi dalam menggapai prestasi yang lebih baik. (Sofyan)
Baca juga: Tausiyah Halal Bihalal Warga Salakan, Wayang Golek Pitutur Ustaz Pujiono Penuh Hikmah
Top 5 Popular of The Week
-
5 KOMPONEN PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI Oleh: Novi Astutik, S.Pd.SD SD Negeri 4 Wonogiri, Wonogiri Jawa Tengah Novi Astutik, S.Pd.SD ...
-
TRADISI KROBONGAN Oleh: Aris Prihatin SMPN 1 Manyaran, Kecamatan Manyaran, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah Aris Prihatin Masyarakat J...
-
ICE BREAKING SALAM PANCASILA TINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR MENGGALI IDE PENDIRI BANGSA TENTANG DASAR NEGARA Oleh : Suheti Priyani, S.Pd Guru M...
-
PEMANFAATAN APOTEK HIDUP DI LINGKUNGAN SEKOLAH Oleh : Rosi Al Inayah, S.Pd Guru SMK Farmasi Tunas Harapan Demak, Jawa Tengah Rosi Al Inayah...
-
Proses pembuatan jenang tradisional. Melihat Lebih Dekat Usaha Jenang Tradisional 'UD TEGUH' Kedung Gudel Kenep Sukoharjo- majala...
-
FILSAFAT JAWA KIDUNGAN “ANA KIDUNG RUMEKSA ING WENGI” Oleh: Sri Suprapti Guru Bahasa Jawa di Surakarta Sri Suprapti Filsafat Jawa a...
-
Murid kelas III SD Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat Surakarta mengikuti kegiatan Parents Day dengan tema “Reuse, Membuat Hiasan Bunga ...
-
ALAT PERAGA ULAR TANGGA NORMA DAN KEADILAN SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN PPKn Oleh: Sulistiani, S.Pd Guru SMP Negeri 3 Satu Atap Mijen, Demak J...
-
Menikmati makan gendar pecel di Gazebo. Watu Plenuk Mutiara Wisata Perbatasan Weru–Ngawen yang Menyuguhkan Alam, Kuliner, dan Kedamaian Gunu...
-
GENERASI KEDUA (LULUSAN) MASA CORONA Oleh: M. Nur Salim, SH. M.Pd Guru PPKn dan Kepala Sekolah SMK Kesehatan Cipta Bhakti Husada Yogyakarta ...









