GIVE RADIO IKOM UNIVET
Redaksi / Pemasangan Iklan
Total Tayangan Halaman
Pendidikan
![]() |
| Para guru saat menerima materi pemanfaatan teknologi drone. |
MGMP Wonogiri Gandeng Fakultas Geografi UMS, Perkuat Pembelajaran Berbasis Data Spasial
Wonogiri – majalahlarise.com - Upaya mendorong transformasi pembelajaran geografi berbasis teknologi terus digencarkan. Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Geografi Kabupaten Wonogiri berkolaborasi dengan Fakultas Geografi Universitas Muhammadiyah Surakarta menggelar workshop pembelajaran inovatif, Kamis (16/4/2026).
Kegiatan ini menjadi ruang belajar bersama bagi para guru geografi untuk memperkaya pendekatan pembelajaran yang lebih kontekstual dan berbasis data spasial. Dalam workshop tersebut, peserta mendapatkan dua materi utama, yakni pemanfaatan teknologi drone serta aplikasi sistem informasi geografis (GIS) dalam pembelajaran.
Pada sesi pertama, Afif Ari Wibowo menguraikan penggunaan drone sebagai media pembelajaran di sekolah. Ia menjelaskan mulai dari prinsip kerja drone hingga teknik pengambilan citra udara untuk kepentingan pemetaan. Para peserta juga mengikuti praktik langsung pengoperasian drone serta simulasi jalur terbang.
“Teknologi ini membuka peluang bagi guru untuk menghadirkan pembelajaran yang lebih nyata. Siswa tidak hanya membayangkan, tetapi dapat melihat langsung representasi ruang melalui data visual,” ujar Afif.
Materi berikutnya disampaikan oleh Aziz Akbar Mukasyaf yang membahas pemanfaatan GIS dalam pembelajaran lingkungan hidup. Ia menekankan pentingnya integrasi data spasial untuk membangun kemampuan analisis siswa terhadap berbagai fenomena lingkungan.
Ketua MGMP Geografi Wonogiri, Dony Purnomo menyampaikan workshop ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kompetensi guru di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat. Ia menguraikan pembelajaran geografi perlu bergerak dari pendekatan hafalan menuju pemahaman berbasis analisis data.
“Guru perlu terus beradaptasi. Dengan teknologi geospasial, pembelajaran bisa lebih menarik sekaligus relevan dengan kebutuhan zaman,” katanya.
Pandangan serupa disampaikan Afif Ari Wibowo yang mengajak para guru mulai mengintegrasikan teknologi dalam proses belajar-mengajar. Ia menuturkan, kesan geografi sebagai mata pelajaran yang identik dengan hafalan dapat diubah melalui pendekatan berbasis teknologi.
Salah satu peserta, Nofa Elfiana mengaku mendapatkan pengalaman baru dari kegiatan ini. “Kami jadi lebih memahami bagaimana teknologi geospasial bisa diterapkan di kelas. Ini sangat membantu dalam merancang pembelajaran yang lebih menarik,” ujarnya.
Workshop ditutup dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara MGMP Geografi Kabupaten Wonogiri dan Fakultas Geografi UMS. Kerja sama ini diharapkan berlanjut melalui berbagai program pengembangan kompetensi guru secara berkelanjutan.
Melalui kegiatan ini, MGMP Geografi Wonogiri berharap para guru terdorong untuk terus berinovasi. Pembelajaran geografi tidak hanya bersifat informatif, tetapi juga mampu membangun kemampuan berpikir kritis dan analitis siswa dalam memahami fenomena ruang di sekitarnya. (Sofyan)
Baca juga: Guru SD Muhammadiyah 1 Solo Implementasikan AI untuk Pembelajaran Islam
Pendidikan
![]() |
| Dwi Jatmiko, implementasikan prompt AI (Artificial Intelligence), teknologi buatan untuk mendukung pembelajaran Islam, tahfizul quran dan Bahasa Arab. |
Guru SD Muhammadiyah 1 Solo Implementasikan AI untuk Pembelajaran Islam
SOLO – majalahlarise.com - Guru yang juga Humas SD Muhammadiyah 1 Solo, Dwi Jatmiko, implementasikan prompt AI (Artificial Intelligence), teknologi buatan untuk mendukung pembelajaran Islam, tahfizul quran dan Bahasa Arab.
Implementasi AI dalam pembelajaran Pendidikan Islam memiliki potensi besar dalam meningkatkan kualitas proses belajar. AI mampu menghadirkan pembelajaran yang lebih adaptif, personal, interaktif dan menggembirakan, Kamis (16/4/2026)
Jatmiko mencontohkan seperti prompt yang merupakan perintah atau pertanyaan yang diberikan kepada sistem AI agar menghasilkan respons tertentu.
Sesuai arahan Kepala Sekolah Sri Sayekti pembelajaran mengandung prinsip joyful, mindful, dan meaningful learning dan strategi menghadirkan kelas yang cerdas berkeadaban melalui penggunaan media interaktif dan teknologi.
Dalam konteks AI generatif, seperti ChatGPT, prompt bisa berupa kalimat, paragraf, atau instruksi khusus yang membantu sistem memahami apa yang diinginkan pengguna. Misalnya, jika seseorang mengetik:
“Tuliskan iman kepada kitab-kitab Allah, menjadi anak yang mencintai alquran”, ujarnya, di kelas III.
Lalu, sistem AI akan memproses prompt tersebut dan memberikan hasil sesuai permintaan. Prompt bukan sekadar perintah biasa, melainkan kunci utama dalam berinteraksi dengan AI.
“Dengan memahami cara menyusun prompt yang baik, kita guru PAI dapat mengoptimalkan teknologi untuk membantu pembelajaran yang menggembirakan, meningkatkan mutu pelayanan, dan memperkaya proses pembelajaran yang interaktif. Mari manfaatkan kecanggihan AI,” harapnya.
AI dalam konteks PAI, teknologi ini mampu memperkaya pembelajaran tanpa menghilangkan tujuan utama pendidikan Islam, yaitu pembentukan iman, takwa, dan akhlak mulia.
“Karena itu, AI harus diposisikan sebagai pendukung yang memperkuat peran guru, bukan menggantikannya. Semoga AI dalam PAI berjalan seimbang antara inovasi teknologi dan pemeliharaan nilai-nilai keislaman. Dengan demikian, AI dapat menjadi inovasi strategis yang mendukung pembelajaran PAI yang relevan di era digital tanpa kehilangan esensi spiritualnya,” tambahnya.
Salah satu siswa kelas 3C, Fahru Ganendra Putra Prihandono, mengungkapkan rasa terima kasih ke sekolah dan guru yang membolehkan membawa smartphone untuk pembelajaran.
“Alhamdulillah, senang, sangat senang dan antusias mengikuti setiap kegiatan pembelajaran Al Islam dan Bahasa Arab menggunakan game yang ada di canva ai,” ucap Fahru. (Sofyan)
Baca juga: Festival Band Pelajar #7 Univet Bantara Meriah, Wadah Kreativitas Musik Generasi Muda
Pendidikan
![]() |
| Rektor Univet Bantara, Prof. Dr. Farida Nugrahani, M.Hum membuka Festival Band Pelajar #7 dengan menabuh drum. |
Festival Band Pelajar #7 Univet Bantara Meriah, Wadah Kreativitas Musik Generasi Muda
Sukoharjo – majalahlarise.com - Festival Band Pelajar #7 yang digelar UKM Paduan Suara Mahasiswa (PSM) “Aurea Voce” Universitas Veteran Bangun Nusantara (Univet Bantara) Sukoharjo berlangsung meriah di Auditorium kampus setempat, Kamis (16/4/2026) pukul 08.00 WIB hingga selesai. Kegiatan ini menjadi ajang unjuk kreativitas sekaligus wadah pengembangan bakat musik pelajar dari berbagai sekolah.
Sebanyak 10 band pelajar turut ambil bagian dalam kompetisi yang mengusung semangat kreativitas dan sportivitas tersebut. Penampilan demi penampilan memukau penonton yang memadati auditorium, menghadirkan suasana kompetisi yang hangat dan inspiratif.
Dalam kompetisi tersebut, Syncro5 Band dari SMA Regina Pacis Surakarta berhasil meraih juara pertama. Posisi kedua diraih Prasasti Band dari SMA Negeri 1 Wonogiri, sementara Yo Band dari SMA Warga Surakarta menempati posisi ketiga.
![]() |
| Para juara festival band pelajar #7. |
Selain penghargaan utama, panitia juga memberikan apresiasi dalam kategori individu. Chalvin Alfinanda Eka Saputra dari Prasasti Band meraih Best Guitar, Moses Christian Priyanto dari Syncro5 Band sebagai Best Bass, Joseph Abednego Eroldinho S dari Syncro5 Band sebagai Best Drum, Callista Namira Lova dari Yo Band sebagai Best Vocal, serta Jorge Amadeo Benavides dari Syncro5 Band sebagai Best Keyboard.
Rektor Univet Bantara, Prof. Dr. Farida Nugrahani, menyampaikan rasa bangganya terhadap penyelenggaraan festival tersebut. Ia menguraikan kegiatan yang digelar oleh UKM menjadi bagian penting dalam rangkaian Dies Natalis kampus.
“Saya sangat bangga terhadap anak-anak muda yang kreatif. Hari ini mereka tampil menunjukkan kemampuan terbaiknya, dan saya pikir ini akan sangat menginspirasi,” ujarnya.
![]() |
| Panitia memberikan apresiasi penghargaan dalam kategori individu. |
Ia juga menyampaikan harapan agar para peserta dapat melanjutkan pendidikan di Univet Bantara. “Kami siap memfasilitasi dan membimbing mereka, memberikan peluang untuk sukses melalui pendidikan, sekaligus tetap berkarya sesuai passion masing-masing, termasuk di bidang musik,” jelasnya.
Menurutnya, musik memiliki peran penting dalam pengembangan karakter generasi muda, sejalan dengan kegiatan olahraga dan aktivitas positif lainnya. “Ketika anak-anak muda aktif dan kreatif, insya Allah masa depan akan datang dengan baik,” tuturnya.
Sementara itu, Pembina UKM PSM Aurea Voce, Dr. Mukti Widayati, menyampaikan kegiatan festival band pelajar telah menjadi agenda rutin sejak tahun 2007. Ia menuturkan kegiatan tersebut menjadi sarana publikasi sekaligus pengembangan minat dan bakat pelajar di bidang seni musik.
“Kegiatan ini rutin kami selenggarakan sebagai wadah bagi pelajar SMA, MA, dan SMK untuk menyalurkan bakatnya. Terima kasih kepada seluruh peserta dari berbagai daerah yang telah berpartisipasi,” ungkapnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pimpinan universitas yang telah memberikan dukungan penuh terhadap terselenggaranya kegiatan tersebut. “Mudah-mudahan kegiatan hari ini berjalan lancar dan memberikan pengalaman berharga bagi seluruh peserta,” katanya.
Ketua panitia, Aqila Rahma Mutiara, dalam laporannya menjelaskan Festival Band Pelajar menjadi sarana bagi pelajar untuk mengembangkan kreativitas sekaligus membangun kepercayaan diri melalui musik. Ia menguraikan rangkaian kegiatan dimulai dari registrasi ulang peserta, opening ceremony, penampilan band, hingga pengumuman pemenang dan penampilan spesial.
“Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan pengalaman berharga dan menjadi motivasi bagi pelajar untuk terus berkarya di bidang musik,” jelasnya.
Festival Band Pelajar #7 ini menjadi bukti komitmen Univet Bantara dalam mendukung pengembangan seni dan kreativitas generasi muda melalui ajang kompetitif yang inspiratif dan berkelanjutan. (Sofyan)
Pendidikan
DKV ISI Surakarta Raih Hibah Kemdiktisaintek 2026, Tujuh Proposal Lolos Pendanaan Nasional
Surakarta – majalahlarise.com – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Program Studi Desain Komunikasi Visual (DKV) Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) ISI Surakarta. Pada tahun anggaran 2026, sebanyak tujuh proposal dosen DKV berhasil lolos pendanaan dalam program Hibah Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat yang diselenggarakan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) melalui Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM).
Capaian ini menjadi sangat signifikan mengingat ketatnya persaingan di tingkat nasional, dengan jumlah pengajuan yang melampaui 90.000 proposal dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Keberhasilan tersebut mencerminkan meningkatnya kualitas perencanaan riset sekaligus kesiapan dosen dalam merancang program pengabdian yang solutif dan berdampak.
Raihan ini tidak terlepas dari strategi internal Prodi DKV ISI Surakarta yang secara sistematis melakukan penguatan kapasitas dosen. Berbagai tahapan dilaksanakan secara terstruktur, mulai dari sosialisasi program hibah, workshop penyusunan proposal, klinik pendampingan intensif, hingga tahap finalisasi dan unggah proposal. Pendekatan ini terbukti efektif dalam meningkatkan daya saing proposal yang diajukan.
Berdasarkan hasil seleksi yang diumumkan Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, tujuh proposal yang lolos terdiri atas tiga skema penelitian dan empat program pengabdian kepada masyarakat.
Pada skema penelitian, Alfiandi Eka Kusuma berhasil meraih pendanaan melalui skema Penelitian Dosen Pemula (PDP) dengan topik Posthumanisme Nusantara sebagai Strategi Pertahanan Budaya: Rekonstruksi Ontologis Gundala dalam Menangkal Hegemoni Narasi Global Arsitektur. Penelitian ini berfokus pada upaya membaca ulang karakter budaya lokal melalui pendekatan kontemporer sebagai bentuk resistensi terhadap dominasi narasi global.
Selanjutnya, Handriyotopo melalui skema Penelitian Tesis Magister (PTM) mengangkat tema Bata Merah Majapahit di Trowulan sebagai Narasi Visual dalam Penciptaan Coffee Table Book Multimedia. Penelitian ini menekankan pada pengemasan sejarah visual menjadi media kreatif yang komunikatif dan edukatif.
Sementara itu, Monica Revias Purwa Kusuma dalam skema Penelitian Fundamental Reguler (PFR) mengusung judul Phygital Nationalism: Model Integrasi Narasi Budaya pada Desain Kemasan Berbasis Augmented Reality untuk Membangun Resonansi Identitas Generasi Z. Penelitian ini memadukan teknologi digital dengan nilai budaya sebagai strategi penguatan identitas nasional di kalangan generasi muda.
Di bidang pengabdian kepada masyarakat, keempat proposal yang lolos berada dalam skema Program Seni Inovasi Nusantara (PISN). Ana Rosmiati mengembangkan program Transformasi Sanggar Seni melalui Penguatan Kapasitas Kolektif berbasis Karya Mural Edukatif, yang bertujuan meningkatkan peran komunitas seni dalam edukasi publik.
M Harun Rosyid Ridlo mengusung program Eksplorasi Destinasi Wisata Kota Surakarta melalui Desain Komik Petualangan Ikatan Komikus Solo (Ikilo) sebagai upaya meningkatkan daya tarik wisata urban melalui media visual yang kreatif dan komunikatif.
Isnawati Muslihah menghadirkan program Digital Live Performance Innovation yang berfokus pada penguatan identitas sosial Paguyuban SEKAR melalui pagelaran seni kolaboratif berbasis konten digital dalam ekosistem pariwisata Karanganyar.
Sedangkan Basnendar Herry Prilosadoso mengembangkan program Revitalisasi Sejarah Babad Kartasura melalui Eksistensi Dalang Wanita lewat Pagelaran Kolaborasi Wayang Motion Graphic, yang menggabungkan tradisi dan teknologi sebagai media pelestarian budaya.
Alfiandi Eka Kusuma menyampaikan rasa syukur atas capaian yang diraih, terutama sebagai dosen baru yang pertama kali mengikuti kompetisi hibah nasional. “Saya merasa sangat bersyukur dan bangga bisa lolos pada pengajuan pertama. Ini menjadi pemacu semangat untuk terus mengembangkan riset yang berakar pada kekayaan budaya Nusantara,” tuturnya.
Kaprodi DKV ISI Surakarta, M Harun Rosyid Ridlo, menguraikan keberhasilan ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam kapasitas akademik dosen. “Raihan ini menjadi indikator kuat bahwa dosen DKV mampu menghasilkan karya ilmiah dan program pengabdian yang kompetitif, relevan, serta mampu memberikan solusi atas berbagai persoalan di masyarakat,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia menambahkan program pengabdian yang diusung tidak hanya berorientasi pada luaran akademik, tetapi juga berdampak langsung terhadap penguatan komunitas dan pengembangan potensi lokal berbasis seni dan desain.
Senada, Sekretaris Jurusan Desain FSRD ISI Surakarta, Isnawati Muslihah, menjelaskan capaian ini menjadi pijakan penting untuk pengembangan ke depan. “Kami tidak hanya berfokus pada perolehan hibah, tetapi juga memastikan luaran riset dan pengabdian memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Ke depan, pendampingan akan terus diperkuat agar jumlah hibah yang diraih dapat meningkat setiap tahunnya,” ungkapnya.
Program Hibah Kemdiktisaintek sendiri merupakan salah satu instrumen strategis nasional dalam mendorong pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi. Melalui dukungan pendanaan ini, diharapkan lahir berbagai riset dan program pengabdian yang mampu memberikan kontribusi nyata terhadap kemajuan bangsa.
Dengan capaian ini, DKV ISI Surakarta semakin mengukuhkan perannya sebagai program studi yang aktif, produktif, dan adaptif dalam pengembangan riset serta pengabdian kepada masyarakat. Ke depan, hasil dari program-program tersebut diharapkan tidak hanya memperkaya khasanah keilmuan, tetapi juga berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara luas. (Sofyan)
Prestasi
![]() |
| Tim bola voli putra SMK Pancasila 7 Pracimantoro saat berada di podium menerima tropi juara 1 didampingi Ketua Pembina YPPP Veteran Sukoharjo, Drs. Bambang Margono, M.M. |
SMK Pancasila 7 Pracimantoro Pertahankan Juara 1 Univet Cup IV 2026, Grand Final Berlangsung Dramatis
Sukoharjo – majalahlarise.com - Laga Grand Final Turnamen Bola Voli Univet Cup ke-4 tahun 2026 kategori putra berlangsung sengit dan penuh tensi. Pertandingan yang mempertemukan SMK Pancasila 7 Pracimantoro melawan SMAN 4 Surakarta itu menyajikan aksi saling kejar perolehan poin hingga babak ketiga. Duel dramatis tersebut akhirnya dimenangkan SMK Pancasila 7 Pracimantoro dengan skor tipis 18–16, Rabu sore (15/4/2026) di lapangan bola voli kampus.
Kemenangan ini sekaligus mengukuhkan dominasi SMK Pancasila 7 Pracimantoro yang berhasil mempertahankan gelar juara pertama pada ajang yang sama seperti tahun sebelumnya. Sementara itu, posisi juara ketiga diraih SMK Pancasila Baturetno setelah menundukkan SMA Negeri 1 Andong dalam pertandingan perebutan tempat ketiga.
Pada kategori putri, tim SMA Negeri 1 Tanjungsari tampil gemilang dan berhasil meraih juara pertama. Disusul SMA Negeri 1 Pacitan sebagai juara kedua, serta SMK Negeri Jatipuro di posisi ketiga. Adapun penghargaan pemain terbaik putra diraih Fardan Alif dari SMK Pancasila 7 Pracimantoro, sedangkan pemain terbaik putri diberikan kepada Fiona Maharani dari SMA Negeri 1 Tanjungsari.
![]() |
| Rektor Univet Bantara Sukoharjo, Prof. Dr. Farida Nugrahani, M.Hum saat menyerahkan piala juara 1 kepada tim bola voli putri SMA Negeri 1 Tanjungsari. |
Rektor Universitas Veteran Bangun Nusantara, Prof. Dr. Farida Nugrahani, M.Hum mengungkapkan rasa bangga atas semangat dan sportivitas para peserta dalam turnamen tersebut. Ia menilai ajang ini bukan sekadar kompetisi, tetapi juga wadah pembentukan karakter generasi muda.
“Saya sangat bangga menyaksikan anak-anak SMA dan SMK yang begitu gigih, semangat, dan memiliki daya juang luar biasa. Mereka menunjukkan prestasi di bidang olahraga yang patut diapresiasi,” ujarnya.
Ia juga menguraikan harapannya agar semangat tersebut dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda Indonesia. “Saya berpikir, jika anak-anak muda Indonesia memiliki jiwa seperti ini, Indonesia akan terus maju dan berjaya. Saya berharap mereka tetap konsisten dengan hobinya, tidak terpengaruh hal-hal negatif, dan terus berprestasi untuk meraih masa depan gemilang,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia menyampaikan komitmen kampus dalam mendukung atlet muda berprestasi. “Kami membuka kesempatan seluas-luasnya bagi mereka untuk melanjutkan pendidikan di Univet. Kami juga menyiapkan berbagai bentuk dukungan, termasuk kemungkinan beasiswa, agar mereka tetap bisa berprestasi di bidang olahraga sekaligus sukses dalam pendidikan,” katanya.
Sementara itu, guru pendamping tim voli SMK Pancasila 7 Pracimantoro, Roni Adinta, mengapresiasi perjuangan para siswa yang telah menunjukkan performa terbaiknya di lapangan.
“Prestasi ini diharapkan bisa memotivasi siswa untuk terus berlatih lebih giat dan meningkatkan kemampuan, sehingga ke depan bisa meraih hasil yang lebih maksimal di berbagai kejuaraan,” tuturnya.
Turnamen Univet Cup IV 2026 ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga sarana mempererat silaturahmi antar pelajar serta menumbuhkan semangat sportivitas dan prestasi di kalangan generasi muda. (Sofyan)
Pendidikan
![]() |
| Narasumber Janu Hari Setiawan menjelaskan materi Agrilnfluencer Menginspirasi Lewat Konten Agribisnis. |
Seminar Teknoagripreneur Fakultas Pertanian Univet Bantara, Dorong Generasi Muda Melek Pertanian dan Digital
SUKOHARJO – majalahlarise.com - Dalam rangka memeriahkan Dies Natalis ke-58 Universitas Veteran Bangun Nusantara (Univet Bantara) Sukoharjo, Fakultas Pertanian menggelar seminar Teknoagripreneur bertajuk Agro Techno Planner, Rabu (15/4/2026). Kegiatan yang berlangsung di ruang seminar Gedung H lantai 3 ini menghadirkan tiga narasumber inspiratif dari bidang agribisnis, konten kreator, hingga pelaku usaha kopi.
Tiga narasumber tersebut yakni Janu Hari Setiawan dengan materi Agrilnfluencer Menginspirasi Lewat Konten Agribisnis, Suroto, S.Pd., Gr. (Otto-Pangarit Berserdik) dengan materi Bangun Personal Branding Peternak di Era Influencer, serta M. Ridho Qoiri yang menyampaikan praktik pembuatan kopi masa kini.
Dekan Fakultas Pertanian Univet Bantara, Dr. Novian Wely Asmoro, S.TP., M.Sc menyampaikan kegiatan ini secara khusus ditujukan untuk mendorong generasi muda agar lebih peduli terhadap sektor pertanian yang memiliki peran strategis dalam kehidupan.
![]() |
| Narasumber Suroto, S.Pd., Gr menguraikan materi Bangun Personal Branding Peternak di Era Influencer. |
“Seminar ini kami hadirkan untuk generasi muda agar lebih care dan peduli terhadap pertanian. Sektor pertanian sangat penting, apalagi saat ini berkaitan dengan ketahanan pangan dan energi. Kalau bukan generasi muda yang peduli, lalu bagaimana pertanian Indonesia bisa berkembang,” ujarnya.
Ia juga menguraikan melalui kegiatan ini pihaknya menghadirkan narasumber yang tidak hanya ahli di bidang pertanian, tetapi juga mampu mengemas pertanian menjadi lebih menarik melalui konten digital.
“Kami ingin pertanian ini lebih dikenal masyarakat luas, salah satunya melalui konten kreator. Harapannya, anak-anak SMA dan SMK yang hadir bisa tertarik melanjutkan studi di Fakultas Pertanian dan ke depan mampu mengembangkan teknologi pertanian,” jelasnya.
![]() |
| Narasumber M. Ridho Qoiri menjelaskan praktik pembuatan kopi masa kini. |
Ketua panitia, Dr. Engkus Ainul Yakin, S.P., M.Sc menyampaikan kegiatan ini merupakan bagian dari kontribusi Fakultas Pertanian dalam menyemarakkan Dies Natalis ke-58 Univet Bantara.
“Tujuan kegiatan ini selain menambah wawasan, juga membuka jejaring dan memunculkan ide-ide baru di bidang pertanian yang lebih update. Kami berharap peserta mendapatkan inspirasi langsung dari para narasumber,” katanya.
Sementara itu, narasumber Janu Hari Setiawan menuturkan materi yang disampaikannya berfokus pada peluang besar menjadi agri-influencer di era digital.
“Konten kreator di bidang pertanian di Indonesia masih sangat sedikit. Justru ini peluang besar bagi anak muda. Kita bisa mengangkat aktivitas pertanian sehari-hari menjadi konten yang bermanfaat sekaligus peluang bisnis,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, konten yang dibuat tidak harus sempurna di awal, melainkan dimulai secara natural sesuai aktivitas sehari-hari.
“Tidak perlu takut atau minder. Mulai saja dari apa yang kita lakukan. Rekam aktivitas harian, upload, lalu belajar memperbaiki konten setiap hari. Manfaatnya luar biasa, jangkauan bisa sampai global,” tambahnya.
Janu juga menjelaskan pentingnya keterlibatan generasi muda dalam pertanian, baik secara langsung (on-farm) maupun melalui peran digital (off-farm).
![]() |
| Dekan fakultas pertanian, jajaran dosen, peserta seminar saat foto bersama dengan para narasumber. |
“Harapan saya, anak muda mau terjun ke pertanian. Bisa langsung bertani atau menjadi konten kreator yang mempromosikan potensi pertanian di daerahnya,” ujarnya.
Narasumber lainnya, Suroto, S.Pd., Gr menguraikan pentingnya personal branding dan konsistensi dalam membangun konten, khususnya di bidang peternakan.
“Kunci utama itu percaya diri dan konsisten. Jangan terlalu fokus pada hasil, tapi jalani prosesnya. Upload konten setiap hari, nanti ide akan muncul dengan sendirinya,” tuturnya.
Ia juga membagikan tips bagi pemula yang ingin mendapatkan peluang kerja sama atau endorsement.
“Kalau belum dapat endorsement, tidak masalah. Tetap rutin produksi konten yang menarik sesuai target market yang dituju. Dari situ nanti akan menarik brand untuk berkolaborasi,” jelasnya.
Sementara itu, M. Ridho Qoiri menguraikan materi praktik pembuatan kopi sekaligus membagikan peluang bisnis kopi yang dinilai terus berkembang di Indonesia.
“Untuk pemula, mulai dari kopi yang sederhana seperti kopi susu atau long black. Yang penting memahami dulu karakter produk yang kita sukai,” katanya.
Ia juga menyampaikan optimisme terhadap perkembangan industri kopi di Indonesia yang memiliki potensi besar dari hulu hingga hilir.
“Industri kopi di Indonesia sangat menjanjikan. Mulai dari petani, pengolahan, hingga penyajian, semuanya memiliki peluang besar untuk dikembangkan,” ungkapnya.
Melalui seminar ini, peserta tidak hanya mendapatkan wawasan teoritis, tetapi juga pengalaman praktis dan inspirasi nyata untuk mengembangkan potensi di bidang pertanian dan agribisnis berbasis digital. (Sofyan)
Pendidikan
![]() |
| Rombongan disambut hangat oleh jajaran Fakultas Kedokteran UMM. |
Rihlah Edukatif ke UMM Malang, Siswa SMA Muhammadiyah PK PonpesMu Boyolali Didorong Lanjutkan Studi Kedokteran
Malang - majalahlarise.com – SMA Muhammadiyah Program Khusus (PK) PonpesMu Manafiul Ulum Boyolali melaksanakan kegiatan rihlah edukatif ke Universitas Muhammadiyah Malang pada 14–15 April 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya sekolah dalam memperkuat wawasan akademik sekaligus memotivasi siswa melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.
Rombongan yang terdiri dari 35 siswa, 9 guru pendamping, serta 4 pengurus pondok pesantren tersebut disambut hangat oleh jajaran Fakultas Kedokteran UMM. Dalam kunjungan ini, para peserta diterima langsung oleh Dekan Fakultas Kedokteran, Meddy Setiawan.
Dalam pemaparannya, Meddy menjelaskan secara komprehensif mengenai profil Fakultas Kedokteran UMM, mulai dari sistem pendidikan, fasilitas penunjang, hingga peluang karier lulusan. Ia juga membuka peluang bagi para santri untuk melanjutkan studi di kampus tersebut.
“Kami sangat terbuka dan berharap ke depan ada santri-santri terbaik dari Boyolali yang menjadi bagian dari keluarga besar FK UMM,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala SMA Muhammadiyah PK PonpesMu Manafiul Ulum Boyolali, Ari Rosmawati, menyampaikan kegiatan ini merupakan bagian dari ikhtiar sekolah dalam membuka cakrawala berpikir siswa terkait masa depan pendidikan.
“Kegiatan rihlah edukatif ini menjadi sarana bagi siswa untuk mengenal dunia kampus secara langsung, sehingga mereka memiliki gambaran nyata dan motivasi kuat untuk melanjutkan studi,” tuturnya.
Turut hadir dalam rombongan, Wakil Direktur Pondok Pesantren, Suradi, yang memberikan penguatan spiritual kepada para siswa. Ia mengajak siswa untuk memiliki semangat tinggi dalam menuntut ilmu, khususnya di bidang kesehatan.
Kegiatan rihlah edukatif ini diharapkan mampu memberikan inspirasi, menumbuhkan motivasi belajar, serta memperkuat tekad siswa untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, terutama di bidang kedokteran. (Sofyan)
Baca juga: UNISRI Jadi Tuan Rumah Safari Sosialisasi IKU LLDIKTI 6, Dorong PTS Solo Raya Tingkatkan Mutu
Top 5 Popular of The Week
-
5 KOMPONEN PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI Oleh: Novi Astutik, S.Pd.SD SD Negeri 4 Wonogiri, Wonogiri Jawa Tengah Novi Astutik, S.Pd.SD ...
-
TRADISI KROBONGAN Oleh: Aris Prihatin SMPN 1 Manyaran, Kecamatan Manyaran, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah Aris Prihatin Masyarakat J...
-
ICE BREAKING SALAM PANCASILA TINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR MENGGALI IDE PENDIRI BANGSA TENTANG DASAR NEGARA Oleh : Suheti Priyani, S.Pd Guru M...
-
PEMANFAATAN APOTEK HIDUP DI LINGKUNGAN SEKOLAH Oleh : Rosi Al Inayah, S.Pd Guru SMK Farmasi Tunas Harapan Demak, Jawa Tengah Rosi Al Inayah...
-
Proses pembuatan jenang tradisional. Melihat Lebih Dekat Usaha Jenang Tradisional 'UD TEGUH' Kedung Gudel Kenep Sukoharjo- majala...
-
FILSAFAT JAWA KIDUNGAN “ANA KIDUNG RUMEKSA ING WENGI” Oleh: Sri Suprapti Guru Bahasa Jawa di Surakarta Sri Suprapti Filsafat Jawa a...
-
Murid kelas III SD Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat Surakarta mengikuti kegiatan Parents Day dengan tema “Reuse, Membuat Hiasan Bunga ...
-
Menikmati makan gendar pecel di Gazebo. Watu Plenuk Mutiara Wisata Perbatasan Weru–Ngawen yang Menyuguhkan Alam, Kuliner, dan Kedamaian Gunu...
-
GENERASI KEDUA (LULUSAN) MASA CORONA Oleh: M. Nur Salim, SH. M.Pd Guru PPKn dan Kepala Sekolah SMK Kesehatan Cipta Bhakti Husada Yogyakarta ...
-
ALAT PERAGA ULAR TANGGA NORMA DAN KEADILAN SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN PPKn Oleh: Sulistiani, S.Pd Guru SMP Negeri 3 Satu Atap Mijen, Demak J...













