Halal Bi Halal Trah Martorejo & Kastorejo yang digelar di kediaman Bapak RT Zusro, Ngemplak RT 03/04, Tawangsari, Teras, Boyolali. 


    Halal Bi Halal Trah Martorejo dan Kastorejo Hadirkan Wayang Golek Pitutur Penuh Makna

    Boyolali — majalahlarise.com - Suasana hangat penuh kebersamaan menyelimuti kegiatan Halal Bi Halal Trah Martorejo & Kastorejo yang digelar di kediaman Bapak RT Zusro, Ngemplak RT 03/04, Tawangsari, Teras, Boyolali. Kegiatan ini menjadi semakin istimewa dengan hadirnya pagelaran Wayang Golek Pitutur yang sarat nilai kehidupan dan pesan moral.

    Acara tersebut menghadirkan dalang sekaligus narasumber, Ki Bagus Hadi Pujiono, yang membawakan lakon “Tirto Panguripan Sejati”. Dalam penyampaiannya, ia menguraikan makna kehidupan sejati yang bersumber dari nilai keimanan, keikhlasan, serta pentingnya menjaga silaturahmi usai bulan Ramadan.

    “Halal bi halal bukan sekadar tradisi, tetapi momentum membersihkan hati, mempererat persaudaraan, serta kembali pada fitrah sebagai manusia yang saling memaafkan,” tutur Ki Bagus Hadi Pujiono di sela pementasan.

    Ia juga menjelaskan, “Tirto panguripan dapat dimaknai sebagai sumber kehidupan dan kesuksesan, ketika seseorang senantiasa dekat dengan Al-Qur’an, memperoleh restu orang tua, dan hidup rukun dengan saudara.”

    Dalang sekaligus narasumber, Ki Bagus Hadi Pujiono membawakan lakon “Tirto Panguripan Sejati”. 


    Lebih lanjut, ia menyampaikan pentingnya menjaga warisan nilai keluarga. “Warisan orang tua yang paling berharga adalah anak-anak yang saleh. Ketika orang tua telah tiada, saat itulah kerukunan harus diwujudkan. Tidak ada artinya harta melimpah jika tidak rukun, tidak berarti jabatan tinggi jika tidak rukun. Maka, momentum halal bi halal perlu dimanfaatkan untuk membangun silaturahmi,” jelasnya.

    Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah tokoh masyarakat, di antaranya Sekretaris Desa Rendy Widodo, serta para bayan dan tokoh masyarakat seperti Sumanto, Dwiyanto (Pj), Rubadi Prayitno, Jumari, dan Wiyono. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan terhadap pelestarian budaya sekaligus penguatan nilai religius di tengah masyarakat.

    Tuan rumah sekaligus penyelenggara, keluarga besar Mbah Martorejo & Kastorejo atau Bapak RT Zusro, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya acara dengan lancar. Pihaknya berharap kegiatan ini dapat terus menjadi sarana mempererat tali silaturahmi antarwarga dan lintas generasi.

    Dengan balutan seni tradisi wayang golek pitutur, Halal Bi Halal ini tidak sekadar menjadi ajang temu kangen, tetapi juga menjadi media dakwah kultural yang menginspirasi masyarakat untuk menjalani kehidupan yang lebih bermakna. (Sofyan)


    Baca juga: Komunitas Wirausaha KAWIS Solo Raya Gelar Halal Bihalal dan Sharing Bisnis, Dokter Pilih Jadi Pengusaha Jadi Sorotan

    Pengurus dan anggota KAWIS Solo Raya saat foto bersama dengan pemateri sharing bisnis dr. Aan Cahyanto.


    Komunitas Wirausaha KAWIS Solo Raya Gelar Halal Bihalal dan Sharing Bisnis, Dokter Pilih Jadi Pengusaha Jadi Sorotan

    Wonogiri – majalahlarise.com - Komunitas Wirausaha KAWIS (Karya Wirausaha Sinergi) Solo Raya menggelar kegiatan halal bihalal sekaligus sharing bisnis bersama dr. Aan Cahyanto, Minggu (5/4/2026), di Bimardi Park Selogiri. Kegiatan ini diikuti pengurus dan anggota sebagai ajang silaturahmi sekaligus peningkatan wawasan kewirausahaan.

    Sekretaris KAWIS Solo Raya, Riris, dalam sambutannya menyampaikan pentingnya setiap kegiatan komunitas memberi manfaat nyata bagi anggota. Ia mengajak seluruh pelaku usaha untuk saling bersinergi dan berkembang bersama.

    “Kegiatan-kegiatan yang kita lakukan itu gimana caranya bisa dimanfaatkan dan bermanfaat untuk kita pribadi dan untuk teman-teman semuanya,” ujarnya di hadapan peserta.

    dr. Aan Cahyanto saat berbagi pengalaman membangun bisnis kepada para peserta sharing bisnis.

    Selain itu, Riris juga menguraikan peluang perlindungan usaha melalui program BPJS Ketenagakerjaan. Ia menjelaskan adanya program diskon iuran hingga 50 persen yang berlaku mulai April hingga Desember 2026.

    “Mulai dari Rp16.800 menjadi Rp8.400 per bulan untuk jaminan kecelakaan kerja dan kematian. Kalau ditambah tabungan Rp20.000, totalnya Rp28.400 per bulan,” jelasnya.

    Ia menuturkan, program tersebut sangat relevan bagi pelaku usaha yang tidak memiliki jaminan pensiun seperti pekerja formal.

    “Kalau kita pelaku usaha, tidak ada istilah resign. Maka penting punya perlindungan dan tabungan jangka panjang,” imbuhnya.

    Sementara itu, panitia kegiatan, Sukesti, menyampaikan kegiatan halal bihalal KAWIS dirancang tidak sekadar seremonial, tetapi juga memberikan nilai tambah berupa ilmu praktis bagi anggota.

    “Kegiatan ini tidak hanya ritual halal bihalal, tapi kita tambahkan materi dari pengusaha sukses di Jawa Tengah agar peserta mendapat inspirasi langsung,” katanya.

    Sukesti menjelaskan, kehadiran dr. Aan Cahyanto menjadi daya tarik tersendiri. Seorang dokter yang memilih terjun ke dunia usaha dinilai memberikan perspektif baru bagi peserta.

    “Beliau sebenarnya sudah mapan sebagai dokter, tetapi merasa gelisah dengan kondisi sekarang. Akhirnya memilih menjadi pengusaha karena peluangnya sangat besar,” ungkapnya.

    Dalam sesi sharing, dr. Aan membagikan pengalamannya mengembangkan usaha, salah satunya di bidang peternakan ayam petelur yang dinilai memiliki potensi keuntungan menjanjikan.

    “Mulai usaha tidak harus menunggu modal besar. Dari pekarangan rumah dengan 10–12 ekor ayam pun sudah bisa dimulai,” tutur Sukesti menirukan pesan dr. Aan.

    Ia menambahkan, dr. Aan juga mengembangkan berbagai lini usaha lain seperti perkebunan melon hingga pabrik bola, yang menunjukkan luasnya peluang di dunia bisnis.

    Menurutnya, fenomena banyaknya profesi dokter saat ini juga menjadi salah satu alasan dr. Aan beralih ke dunia usaha.

    “Sekarang satu kecamatan bisa ada 10–15 dokter. Artinya persaingan semakin ketat. Maka beliau memilih membuka peluang di sektor usaha,” jelasnya.

    Lebih lanjut, Sukesti menguraikan pemilihan lokasi kegiatan di Bimardi Park juga memiliki keterkaitan dengan pengembangan usaha ke depan. Lahan seluas sekitar 4 hektare tersebut direncanakan menjadi pusat peternakan ayam petelur.

    “Insya Allah ke depan akan dikembangkan menjadi supplier telur di Wonogiri. Lokasinya strategis, jauh dari pemukiman sehingga tidak mengganggu lingkungan,” terangnya.

    Melalui kegiatan ini, KAWIS Solo Raya berharap anggota semakin termotivasi untuk berani memulai usaha, meskipun dari skala kecil, serta mampu melihat peluang bisnis secara lebih luas di tengah dinamika ekonomi saat ini. (Sofyan)


    Baca juga: Dua Kunci Bahagia Dunia Akhirat, Ustaz Dwi Jatmiko Paparkan dalam Halal Bihalal TK ABA Joyosuran

    Dwi Jatmiko saat memberikan ceramah dalam pengajian halal bihalal TK Aisyiyah Bustanul Athfal (ABA) Joyosuran.


    Dua Kunci Bahagia Dunia Akhirat, Ustaz Dwi Jatmiko Paparkan dalam Halal Bihalal TK ABA Joyosuran

    SOLO – majalahlarise.com - Dua kunci meraih kebahagiaan dunia dan akhirat dipaparkan Dai Champions Standardisasi Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, Dwi Jatmiko saat memberikan ceramah dalam pengajian halal bihalal TK Aisyiyah Bustanul Athfal (ABA) Joyosuran, Jalan Cikarang 22 Gabudan, Pasar Kliwon, Surakarta, Sabtu (4/4/2026).

    Dalam tausiyahnya, Dwi Jatmiko menguraikan pentingnya merajut maaf dan memperkuat silaturahmi sebagai fondasi utama membentuk pribadi beriman dan bertakwa. Menurutnya, sikap mudah memaafkan, gemar bersedekah dalam kondisi lapang maupun sempit, serta menghadirkan kedamaian bagi sesama menjadi jalan menuju kebahagiaan hakiki.

    “Kita membaca setiap 17 kali dalam sehari ihdinash shirathal mustaqim, memohon ditunjukkan jalan yang lurus, dan setelah salat kita panjatkan doa sapu jagat sebagaimana dalam Al-Qur’an surah Al-Baqarah ayat 201,” kata Jatmiko.

    Ia menjelaskan, doa yang dilafalkan setiap hari akan semakin kuat jika dibarengi dengan keimanan yang kokoh. Ia juga mengutip sabda Rasulullah SAW tentang keutamaan membaca Al-Qur’an.


    “Rasulullah SAW bersabda, ‘Bacalah Al-Qur’an, maka sesungguhnya ia akan datang pada hari kiamat memberi syafaat kepada pembacanya’,” tuturnya.

    Lebih lanjut, Jatmiko mencontohkan kisah para syuhada penghafal Al-Qur’an dalam Perang Uhud yang jasadnya tetap utuh meski telah berlalu lebih dari 1.400 tahun. Kisah tersebut, menurutnya, menjadi motivasi agar umat Islam semakin semangat mempelajari Al-Qur’an, minimal melalui terjemahan.

    “Maka kunci sukses dunia akhirat adalah beriman kepada Allah dengan sebenar-benarnya iman dan menjadi pribadi yang bermanfaat bagi orang lain,” ungkapnya.

    Guru Pendidikan Agama Islam SD Muhammadiyah 1 Solo itu juga mengingatkan pentingnya menyiapkan generasi penerus yang kuat, baik dari sisi akidah, ibadah, ilmu, maupun ekonomi. Ia mengutip Al-Qur’an surah An-Nisa ayat 9 sebagai peringatan agar tidak meninggalkan keturunan yang lemah.

    “Allah memperingatkan hamba-Nya agar jangan sampai meninggalkan keturunan yang lemah,” ujarnya.

    Dalam kesempatan tersebut, ia juga menegaskan keutamaan mempelajari dan mengajarkan Al-Qur’an sebagai amal terbaik.

    “Dan seutama-utama kamu sekalian adalah orang-orang yang belajar dan mengajarkan Al-Qur’an,” serunya.

    Mengakhiri ceramah, Jatmiko mengutip hadis riwayat Ath-Thabrani tentang pentingnya menjadi manusia yang bermanfaat bagi sesama.

    “Orang yang bertakwa itu dermawan, tidak pelit, gemar berinfak baik saat lapang maupun sempit. Mereka mampu menahan amarah, tidak pendendam, dan tidak mudah bertengkar,” pungkasnya.

    Acara tersebut dihadiri sejumlah tokoh dan wali murid, di antaranya Siti Uminarni, Robingah, Wiwin Wulandari, Rusmiyati Yumna, Ristiani, Ristiati, Dwi Erni Kurniawati, serta Rina. (Sofyan)

    Jalan sehat secara resmi diberangkatkan oleh Komite Sekolah, Giyono. 


    SMP Negeri 4 Wonogiri Rayakan HUT ke-47, Perkuat Semangat Wujudkan Generasi Rabbani dan Berprestasi

    Wonogiri — majalahlarise.com - Suasana penuh semangat dan kebersamaan mewarnai peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-47 SMP Negeri 4 Wonogiri pada Selasa (31/3/2026). Mengusung tema “47th Tetap Semangat Mewujudkan Generasi Rabbani, Berprestasi, dan Berbudi Pekerti Luhur”, perayaan digelar meriah dengan melibatkan seluruh warga sekolah.

    Kegiatan diikuti kepala sekolah, guru, tenaga administrasi, siswa, purnawiyata, hingga komite sekolah dalam rangkaian acara yang berlangsung selama satu hari penuh.

    Rangkaian peringatan diawali dengan apel pagi pada pukul 07.00 yang dipimpin Ketua Panitia, Koni Wandono. Dalam sambutannya, ia mengajak seluruh warga sekolah untuk mensyukuri perjalanan panjang sekolah dalam dunia pendidikan.

    Pemotongan tumpeng oleh Kepala Sekolah, Saleha. 


    “Momentum ulang tahun ini menjadi pengingat untuk terus bersyukur atas umur panjang sekolah, sekaligus memperkuat semangat dalam menempa generasi masa depan yang gemilang,” tutur Koni.

    Sebagai bentuk kebersamaan, kegiatan dilanjutkan dengan jalan sehat yang secara resmi diberangkatkan oleh Komite Sekolah, Giyono. Kegiatan ini disambut antusias oleh seluruh peserta yang mengikuti dengan penuh semangat.

    Memasuki puncak acara, suasana khidmat terasa saat pembacaan sejarah singkat sekolah yang dilanjutkan dengan prosesi pemotongan tumpeng oleh Kepala Sekolah, Saleha. Dalam sambutannya, ia mengajak seluruh keluarga besar sekolah untuk terus melanjutkan perjuangan dalam mencetak generasi unggul.

    “Selama 47 tahun berdiri, sekolah ini telah menciptakan banyak pribadi hebat. Mari kita lanjutkan perjuangan untuk melahirkan generasi Rabbani, berprestasi, dan berbudi pekerti luhur,” ujar Saleha.

    Semarak perayaan semakin terasa dengan digelarnya pentas seni dari masing-masing kelas. Beragam penampilan tari dan lagu, baik individu maupun kelompok, menjadi ajang ekspresi bakat dan minat siswa yang mendapatkan sambutan meriah dari penonton.


    Tak hanya itu, pembagian ratusan doorprize turut menambah keceriaan suasana. Antusiasme peserta semakin meningkat dengan adanya berbagai hadiah menarik yang dibagikan sepanjang acara.

    Kesuksesan kegiatan ini tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, termasuk alumni serta sejumlah mitra seperti Bank Jateng Capem RSUD Wonogiri, BKK Wonogiri, dan BMT Mitra Mandiri Wonokarto. Dukungan juga datang dari Win’s Penyetan yang memberikan voucher makan gratis bagi siswa yang mampu menjawab pertanyaan dalam kegiatan tersebut.

    Melalui peringatan HUT ke-47 ini, diharapkan seluruh keluarga besar sekolah dapat terus mempererat solidaritas dan meningkatkan komitmen dalam membangun lembaga pendidikan yang berintegritas serta unggul di berbagai bidang. (Adm/ Sofyan)


    Baca juga: PRM Canden Resmi Dikukuhkan PCM Sambi, Siap Jalankan Gerakan Muhammadiyah Berkemajuan

    Sebanyak 85 siswa resmi diwisuda.


    85 Siswa SD Muhammadiyah PK Banyudono Diwisuda Tahfiz Juz 30 di Hotel Azhima Colomadu

    Boyolali — majalahlarise.com - Suasana haru dan bangga menyelimuti prosesi Wisuda Tahfiz Juz 30 yang diselenggarakan oleh SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Banyudono. Sebanyak 85 siswa resmi diwisuda dalam acara yang berlangsung khidmat di Hotel Azhima Colomadu pada Sabtu (4/4/2026).

    Kegiatan ini menjadi momentum istimewa sebagai wujud komitmen sekolah dalam mencetak generasi Qur’ani sejak usia dini. Para wisudawan tampil penuh percaya diri saat memperdengarkan hafalan terbaik mereka di hadapan para tamu undangan dan wali murid, menghadirkan suasana yang mengharukan sekaligus membanggakan.

    Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan prosesi wisuda tahfiz yang berlangsung tertib dan penuh khidmat. Tausiyah inspiratif disampaikan oleh Fauzy Nugroho, yang mengingatkan pentingnya menjaga hafalan Al-Qur’an serta mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.

    Ketua PCM Banyudono, Yacop Chismanto, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas capaian para siswa. Ia juga menguraikan pentingnya peran guru dalam membimbing generasi penghafal Al-Qur’an.

    “Kami sangat bangga atas prestasi anak-anak. Ini bukan hanya keberhasilan siswa, tetapi juga hasil kerja keras para guru dan dukungan orang tua,” ujarnya.

    Dalam kesempatan tersebut, penghargaan wisudawan terbaik diserahkan oleh Abdurahman, sementara penghargaan wisudawan termuda diberikan oleh Ngadinem. Pemberian penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas semangat dan dedikasi para siswa dalam menghafal Al-Qur’an.

    Dukungan penuh juga disampaikan Komite Sekolah melalui Umi Muslikhah. Ia mengungkapkan rasa bangga sekaligus harapan agar program tahfiz terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi generasi mendatang.

    Sementara itu, perwakilan wali murid, Dwi Wahyudi, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada pihak sekolah atas bimbingan yang telah diberikan.

    “Kami sangat bersyukur dan berterima kasih. Anak-anak kami tidak hanya belajar, tetapi juga dibimbing hingga mampu menghafal Juz 30 dengan baik,” ungkapnya.

    Kepala SD Muhammadiyah PK Banyudono, Pujiono, menuturkan program tahfiz merupakan salah satu unggulan sekolah dalam membentuk karakter islami siswa. Ia berharap para wisudawan terus melanjutkan hafalan ke juz-juz berikutnya.

    “Wisuda ini bukan akhir, melainkan awal perjalanan panjang bersama Al-Qur’an. Semoga anak-anak kita menjadi generasi yang menjaga dan mengamalkan Al-Qur’an sepanjang hayat,” jelasnya.

    Acara ditutup dengan doa bersama dan sesi foto, meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh peserta yang hadir dalam perhelatan penuh makna tersebut. (Sofyan)


    Baca juga: PRM Canden Resmi Dikukuhkan PCM Sambi, Siap Jalankan Gerakan Muhammadiyah Berkemajuan



    PRM Canden Resmi Dikukuhkan PCM Sambi, Siap Jalankan Gerakan Muhammadiyah Berkemajuan

    Boyolali – majalahlarise.com - Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Canden resmi dikukuhkan oleh Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Sambi pada Jumat, 3 April 2026. Kegiatan berlangsung khidmat di Masjid At-Taqwa Pondok Pesantren Muhammadiyah (PonpesMU) Manafi’ul ‘Ulum Canden, Sambi.

    Acara diawali dengan pembacaan Surat Keputusan (SK) PCM Sambi oleh Sekretaris PCM, Drs. Sunarno. Selanjutnya, prosesi pengukuhan dilakukan langsung oleh Ketua PCM Sambi, Drs. Sudiman, yang secara resmi menetapkan susunan kepengurusan PRM Canden.

    Adapun susunan pengurus PRM Canden yang dikukuhkan meliputi Ketua Sriyono, Sekretaris Jumadi, Bendahara Cozin Nur Azis, serta anggota Triyanto, Nurokhim, Bahtiar, Sahudi, Dahlan, Arifin, Welasono, dan Ali Setyo.

    Dalam pidato perdananya, Sriyono menyampaikan komitmennya untuk menggerakkan dakwah Muhammadiyah di tingkat ranting. Ia menguraikan kesiapan seluruh jajaran pengurus dalam menjalankan amanah organisasi serta memohon bimbingan dari pimpinan di atasnya.

    “Kami siap melaksanakan gerakan Muhammadiyah dan mohon bimbingan serta arahan dari semua pihak agar dapat berkhidmat dengan sebaik-baiknya,” ujar Sriyono.

    Sementara itu, tausiyah disampaikan oleh Wakil Ketua PDM Boyolali, Muhammad Muslih. Ia menjelaskan pentingnya mengamalkan lima ciri Islam Berkemajuan sebagai landasan gerakan Muhammadiyah, yakni tauhid murni berlandaskan Al-Qur’an dan Sunnah, menggiatkan kajian Al-Qur’an dan Hadis, tajdid di setiap lini kehidupan, bersikap wasathiyah, serta menebarkan rahmat bagi semesta.

    Menutup rangkaian acara, Mudir PonpesMU Manafi’ul ‘Ulum, Pujiono, menyampaikan ucapan selamat kepada pengurus yang baru dikukuhkan. Ia berharap PRM Canden mampu menjadi garda terdepan dalam dakwah dan pelayanan umat di tengah masyarakat.

    Dengan pengukuhan ini, PRM Canden diharapkan dapat memperkuat peran Muhammadiyah di tingkat akar rumput serta menghadirkan nilai-nilai Islam berkemajuan dalam kehidupan masyarakat. (Sofyan)


    Baca juga: LPPM UNISRI Gelar Seminar Proposal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Tingkatkan Kualitas Penelitian

    Seminar proposal penelitian dan pengabdian masyarakat di Gedung H UNISRI.

    LPPM UNISRI Gelar Seminar Proposal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Tingkatkan Kualitas Penelitian

    Solo – majalahlarise.com - Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Slamet Riyadi Surakarta menggelar seminar proposal penelitian dan pengabdian masyarakat di Gedung H UNISRI, pada 31 Maret hingga 1 April 2026. Kegiatan ini diikuti oleh 165 dosen dari berbagai program studi sebagai upaya meningkatkan kualitas riset dan pengabdian di lingkungan kampus.

    Ketua panitia, Sritami Santi Hatmini, menyampaikan kegiatan ini menjadi ruang penting bagi para dosen untuk memaparkan rencana penelitian dan pengabdian masyarakat yang telah disusun secara sistematis.

    “Kegiatan ini merupakan langkah awal yang krusial untuk memastikan penelitian dan pengabdian yang dilakukan memiliki metodologi yang tepat, berdampak positif, serta terarah,” ujar Sritami.

    Ia menguraikan, melalui seminar proposal ini, para peneliti mendapatkan kesempatan untuk memperoleh masukan konstruktif dari reviewer maupun peserta. Hal tersebut dinilai penting agar setiap penelitian yang dilakukan tidak hanya memenuhi standar akademik, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

    Selain sebagai forum presentasi, kegiatan ini juga menjadi sarana evaluasi awal terhadap kelayakan proposal yang diajukan. Dengan adanya proses ini, LPPM UNISRI berharap kualitas penelitian dosen semakin meningkat dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

    Seminar proposal ini sekaligus memperkuat komitmen UNISRI dalam mengembangkan ilmu pengetahuan serta mendorong pemberdayaan masyarakat melalui program pengabdian yang inovatif dan berkelanjutan.

    Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara akademisi dan masyarakat dapat terus terbangun, sehingga hasil penelitian tidak hanya berhenti pada tataran teoritis, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi kehidupan sosial. (Sofyan)


    Baca juga: Sedekah Oksigen Meriahkan Semarak Milad Ke-18 SD Muhammadiyah PK Banyudono


Top