GIVE RADIO IKOM UNIVET
Redaksi / Pemasangan Iklan
Total Tayangan Halaman
Pendidikan
![]() |
| Tim PISN FSRD ISI Surakarta bersama mitra Sanggar Omah Wayang Mas Kamto saat pertemuan perancangan lakon wayang pahlawan di kampus Mojosongo, Kamis (2/7/2026). |
Tim PISN FSRD ISI Surakarta Garap Wayang Pahlawan Indonesia untuk Tumbuhkan Nasionalisme Pelajar
Surakarta - majalahlarise.com – Tim pengabdian kepada masyarakat dari FSRD ISI Surakarta yang diketuai oleh Agung Purnomo melaksanakan kegiatan merancang cerita lakon dan karakter wayang baru bertema kepahlawanan. Kegiatan ini lolos dan didanai dari Hibah PISN (Program Inovatif Seni Nusantara) Tahun 2026.
Hibah yang dikelola oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) di bawah naungan Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi ini akan menghasilkan beberapa luaran, salah satunya pertunjukan wayang climen berupa karakter tokoh pahlawan kemerdekaan Indonesia.
Mitra kegiatan dipilih dari Sanggar Omah Wayang Mas Kamto yang berada di Kartasura agar fokus luaran lebih maksimal, serta menjadi bagian dari upaya peningkatan keberadaan sanggar seni tradisi.
Hibah PISN mengangkat tema Upaya Peningkatan Jiwa Nasionalisme Siswa Sekolah Dasar Lewat Transformasi Karakter Wayang Pahlawan Indonesia. Tim beranggotakan Agung Purnomo selaku ketua, Putri Sekar Hapsari, Sri Murwanti, dan Basnendar Herry Prilosadoso sebagai anggota.
Pertemuan untuk membahas perancangan cerita lakon dan karakter wayang bertema pahlawan ini berlangsung di Ruang Animasi Manual, Lt. I Gedung V Jurusan Desain, kampus Mojosongo FSRD ISI Surakarta pada Kamis (2/7/2026) yang diikuti oleh tim dosen, mahasiswa, dan mitra.
Dalam rilis yang dikirim, Tri Haryoko selaku ketua Sanggar Omah Wayang Mas Kamto menjelaskan kegiatan ini sangat mendukung upaya pelestarian wayang kulit sebagai fokus utama bidang komunitas sanggar yang dipimpinnya.
"Selain itu, melalui karakter wayang yang mengambil cerita dan tokoh pahlawan Indonesia ini sebagai media alternatif untuk menumbuhkan nasionalisme di kalangan pelajar," ungkapnya.
Sementara itu, Agung Purnomo menjelaskan kegiatan hibah ini juga bermanfaat agar keberadaan sanggar seni dapat selalu eksis dan berkembang di tengah gelombang modernisasi.
"Selanjutnya berbagai tahapan kegiatan lainnya, seperti pelatihan media promosi dan publikasi, dan luaran lainnya akan dioptimalkan ke depannya," kata Agung Purnomo.
Melalui pertunjukan wayang climen dengan tokoh pahlawan kemerdekaan, tim berharap media tradisi ini mampu menjadi sarana edukasi karakter yang lebih dekat dengan siswa sekolah dasar sekaligus memperkuat jiwa nasionalisme sejak dini. (Sofyan)
Pendidikan
![]() |
| Narasumber pertama, Dr. Joko Pramono, S.Sos., M.Si, menjelaskan digitalisasi usaha tidak selalu membutuhkan teknologi yang mahal. |
UNISRI Dorong Kreativitas dan Kemandirian Ekonomi Generasi Muda Lewat Pelatihan Digital Branding di Manahan
Solo - majalahlarise.com – Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Slamet Riyadi (UNISRI) Surakarta terus menunjukkan komitmennya dalam pemberdayaan masyarakat melalui kegiatan pengabdian. Kali ini, Tim Pengabdian Masyarakat FISIP UNISRI menggelar pelatihan bertajuk "Pelatihan Digitalisasi dalam Dunia Usaha" bagi muda-mudi Kelurahan Manahan di Gedung Graha Kusuma Manahan, Surakarta, Rabu (1/7/2026).
Pelatihan tersebut dirancang untuk membekali generasi muda menghadapi tantangan dunia usaha di era digital. Peserta tidak hanya dikenalkan pada pemanfaatan teknologi digital, tetapi juga dibimbing membangun identitas merek (branding) dan menyusun strategi komunikasi melalui storytelling agar usaha memiliki daya saing yang lebih kuat.
Narasumber pertama, Dr. Joko Pramono, S.Sos., M.Si, menjelaskan digitalisasi usaha tidak selalu membutuhkan teknologi yang mahal. Menurutnya, langkah awal dapat dimulai dari perangkat yang sudah dimiliki hampir semua orang, yakni telepon genggam.
"Digitalisasi bisa dimulai dari telepon genggam yang kita gunakan setiap hari. Hal yang paling penting adalah keberanian memulai, konsistensi, kreativitas, dan kemauan untuk terus belajar," jelas Dr. Joko.
Ia juga mengajak peserta memahami tahapan pengembangan usaha digital, mulai dari pemanfaatan WhatsApp, media sosial, marketplace, pembangunan identitas digital, hingga penggunaan data sebagai dasar pengambilan keputusan dalam mengembangkan bisnis.
Materi berikutnya disampaikan Christian Andhika Pramudia, S.Sos., M.I.Kom, yang mengupas pentingnya digital branding dan visual storytelling sebagai strategi membangun kepercayaan pelanggan. Peserta mempelajari berbagai unsur pembentuk sebuah merek, mulai dari nama, logo, warna, nilai atau keunggulan usaha, hingga menjaga konsistensi identitas di berbagai platform digital.
Christian menjelaskan kekuatan sebuah usaha tidak hanya terletak pada produk, tetapi juga pada cerita yang mampu membangun kedekatan dengan konsumen.
"Produk mungkin dapat ditiru, tetapi identitas, nilai, dan cerita dari sebuah usaha akan menjadi pembeda. Cerita yang kuat dapat membuat usaha lebih mudah diingat, dipercaya, dan dipilih oleh pelanggan," ujarnya.
Pelatihan berlangsung interaktif melalui diskusi, tanya jawab, bedah contoh pengembangan branding produk maupun jasa, hingga praktik menyusun storyboard film promosi singkat. Dalam sesi praktik tersebut, peserta belajar menyusun alur promosi yang menarik, mulai dari pembukaan, penyampaian cerita utama, solusi yang ditawarkan, bukti visual, hingga ajakan kepada calon pelanggan.
Tim Pengabdian Masyarakat FISIP UNISRI berharap kegiatan ini mampu membuka wawasan generasi muda Manahan untuk lebih jeli melihat peluang usaha di lingkungan sekitar sekaligus memanfaatkan media digital secara produktif.
"Diharapkan digitalisasi, branding, dan storytelling tidak hanya membuat usaha lebih dikenal, tetapi juga menumbuhkan kreativitas serta kemandirian ekonomi masyarakat," jelas Tim Pengabdian Masyarakat FISIP UNISRI.
Melalui program pengabdian ini, UNISRI kembali menunjukkan perannya sebagai perguruan tinggi yang menghubungkan keilmuan, khususnya bidang Ilmu Komunikasi, dengan kebutuhan masyarakat. Program pemberdayaan berbasis komunikasi, digitalisasi, dan pengembangan sumber daya manusia tersebut secara rutin dilaksanakan sebagai upaya mencetak masyarakat yang adaptif, kreatif, dan mandiri di tengah perkembangan teknologi digital. (Sofyan)
Prestasi
SMA Veteran 1 Sukoharjo Borong Prestasi Tinju, Tenis, dan Paskibra, Bukti Pembinaan Nonakademik Berjalan Optimal
Sukoharjo - majalahlarise.com – SMA Veteran 1 Sukoharjo kembali mengukir prestasi membanggakan melalui keberhasilan para siswanya di berbagai ajang olahraga dan kepemimpinan. Prestasi tersebut diraih pada cabang tinju, tenis lapangan, hingga lomba baris-berbaris sepanjang akhir Juni 2026. Capaian ini semakin mengukuhkan SMA Veteran 1 Sukoharjo sebagai sekolah yang konsisten mencetak peserta didik berprestasi di bidang akademik maupun nonakademik.
Pada cabang tinju amatir, Thifal Nur Alfiyah dari kelas XI F3 berhasil meraih Juara 1 dalam Kejuaraan Tinju Amatir UTP Boxing Fest 2026 yang digelar di Sasana UTP Sport Center Surakarta, Minggu (28/6/2026). Sementara itu, Faishal Nur Aziz sukses meraih Juara 2 kategori Elite kelas 54–56 kilogram pada kejuaraan yang sama.
Prestasi tersebut menjadi bukti keberhasilan pembinaan potensi siswa di bidang olahraga. Meski para atlet menjalani latihan bersama klub di luar sekolah, SMA Veteran 1 Sukoharjo tetap memberikan dukungan penuh agar para siswa dapat mengembangkan bakat sekaligus mengharumkan nama sekolah.
Keberhasilan juga ditorehkan tim tenis lapangan SMA Veteran 1 Sukoharjo dalam Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Kabupaten Sukoharjo di Lapangan Tenis GOR Jombor. M. Misbah Abdullah (XI F4.2) meraih Juara 1 Single Putra, Syavira Dini M. (XI F4.1) menjadi Juara 2 Single Putri, Moch. Aryasatya (X E7) memperoleh Juara 2 Single Putra, sedangkan Anggita Listin (XI F4.1) dan Aidan Hana Indrayana (XI F4.1) masing-masing meraih Juara 3 Single Putri dan Juara 3 Single Putra.
Tak berhenti di tingkat kabupaten, Aidan Hana Indrayana juga mengharumkan nama sekolah di tingkat nasional setelah meraih Juara 1 Ganda Putra KU 18 Tahun pada Kejuaraan Nasional Tenis Lapangan Junior Piala Tugu Muda 2026 yang diselenggarakan Pengurus Provinsi PELTI Jawa Tengah di Kota Semarang pada 22–27 Juni 2026.
Prestasi membanggakan lainnya datang dari Tim PASKANATHA East India Company Drill Team SMA Veteran 1 Sukoharjo. Pada Kejuaraan Cabang Baris Berbaris U-19 se-Kabupaten Sukoharjo di SMK Bina Patria 1 Sukoharjo, tim tersebut berhasil membawa pulang Juara Utama 1, Juara PBB 1, Juara Variasi Formasi 1, Juara Kostum 1, Juara Terfavorit 2, Juara Suporter 2, serta Best Pasukan 3. Atas hasil tersebut, PASKANATHA memperoleh Golden Ticket untuk mewakili Kabupaten Sukoharjo pada Kejuaraan Daerah tingkat Provinsi Jawa Tengah.
Kepala SMA Veteran 1 Sukoharjo, Koyem, S.Pd., M.Si, mengapresiasi perjuangan seluruh siswa yang berhasil membawa nama baik sekolah melalui berbagai kompetisi. Menurutnya, berbagai pencapaian tersebut menjadi motivasi bagi seluruh warga sekolah untuk terus meningkatkan kemampuan dan semangat berprestasi.
"Teruslah berlatih, tetap rendah hati, dan jadilah inspirasi bagi generasi muda. Semoga prestasi ini menjadi awal dari kesuksesan yang lebih besar," pesannya.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Drs. Sukino, menjelaskan sekolah selalu memberikan dukungan kepada siswa yang mengikuti pembinaan olahraga di luar sekolah, termasuk cabang tinju. Sebelum mengikuti kejuaraan, para siswa terlebih dahulu menyampaikan izin kepada sekolah sehingga kegiatan tersebut dapat berjalan selaras dengan proses pendidikan.
"Sekolah mengizinkan anak-anak mengikuti kegiatan di luar karena kami ingin mengembangkan prestasi dan skill mereka, sehingga bisa sukses tidak hanya di jalur akademik, tetapi juga nonakademik," jelas Sukino.
Ia menyebut saat ini terdapat sekitar lima siswa yang aktif mengikuti latihan dan kompetisi tinju bersama klub luar. Selain tinju, siswa SMA Veteran 1 Sukoharjo juga banyak meraih prestasi pada cabang olahraga lain, seperti pencak silat. Menurutnya, berbagai capaian tersebut menjadi kebanggaan sekaligus menunjukkan kualitas pembinaan sekolah.
"Kurang lebih ada lima anak yang mengikuti tinju di luar. Prestasi mereka menjadi kebanggaan sekolah," ujarnya.
Sukino berharap prestasi siswa terus meningkat melalui pembinaan ekstrakurikuler yang semakin optimal. Hampir setiap bulan SMA Veteran 1 Sukoharjo mampu mencatatkan prestasi di berbagai bidang sehingga seluruh kegiatan ekstrakurikuler akan terus didorong agar peserta didik memiliki daya saing yang tinggi.
"Harapan kami, semua lini kegiatan di sekolah semakin dipacu agar anak-anak benar-benar mampu bersaing dan difasilitasi untuk mengembangkan prestasinya," katanya.
Ia juga mengungkapkan minat siswa terhadap olahraga tinju terus meningkat. Bahkan, beberapa siswa telah mengusulkan pembentukan ekstrakurikuler tinju di sekolah. Namun, rencana tersebut masih terkendala ketersediaan pelatih yang kompeten karena sebagian besar pelatih masih aktif membina atlet di klub masing-masing.
"Anak-anak sudah beberapa kali mengusulkan adanya ekstrakurikuler tinju di sekolah, tetapi kami masih mengalami kendala mencari pelatih yang sesuai. Mudah-mudahan ke depan bisa diwujudkan," pungkasnya. (Sofyan)
Baca juga: SMP Muhammadiyah 04 Sambi Gelar Raker 2026/2027, Awali IHT Menuju Sekolah Unggul Berkemajuan
Pendidikan
![]() |
| Rapat Kerja (Raker) Tahun Pelajaran 2026/2027 SMP Muhammadiyah 04 Sambi. |
SMP Muhammadiyah 04 Sambi Gelar Raker 2026/2027, Awali IHT Menuju Sekolah Unggul Berkemajuan
Boyolali - majalahlarise.com – SMP Muhammadiyah 04 Sambi menggelar Rapat Kerja (Raker) Tahun Pelajaran 2026/2027 di Aula Sekolah pada 2–3 Juli 2026. Kegiatan diawali dengan In House Training (IHT) bertema "Menjadi Sekolah Unggul" sebagai upaya memperkuat kualitas sumber daya manusia sekaligus menyusun program kerja yang terarah untuk meningkatkan mutu pendidikan.
IHT menghadirkan narasumber Ust. Pujiono, Fasilitator Diksuspala sekaligus Penjamin Mutu Sekolah Muhammadiyah Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Kegiatan diikuti seluruh guru dan tenaga kependidikan sebagai bekal dalam menyusun program kerja sekolah selama satu tahun pelajaran ke depan.
Dalam materinya, Ust. Pujiono menjelaskan sekolah unggul tidak hanya diukur dari prestasi akademik peserta didik, tetapi juga dibangun melalui budaya mutu yang kuat, kepemimpinan visioner, pelayanan pendidikan yang berkualitas, serta kolaborasi seluruh warga sekolah.
"Guru dan tenaga kependidikan perlu terus berinovasi serta membangun semangat perbaikan berkelanjutan agar mampu menjawab tantangan pendidikan di era modern," ujar Ust. Pujiono.
Sementara itu, Kepala SMP Muhammadiyah 04 Sambi, Sahid, S.Pd.I., M.Pd., menjelaskan Raker Tahun Pelajaran 2026/2027 menjadi langkah strategis untuk menyatukan visi, semangat, dan gerak seluruh warga sekolah dalam mewujudkan pendidikan yang semakin berkualitas.
Menurutnya, materi yang diperoleh selama IHT menjadi landasan penting dalam merancang program-program sekolah yang lebih terarah, terukur, adaptif, dan berorientasi pada peningkatan mutu layanan pendidikan.
"Melalui Raker ini kami berharap seluruh guru dan karyawan memiliki komitmen yang sama dalam mewujudkan SMP Muhammadiyah 04 Sambi sebagai sekolah yang unggul, berkarakter Islami, serta mampu memberikan layanan pendidikan terbaik bagi peserta didik dan masyarakat," ujarnya.
Melalui semangat kebersamaan dan profesionalisme, Raker Tahun Pelajaran 2026/2027 diharapkan menghasilkan berbagai program inovatif yang mampu memberikan dampak nyata bagi kemajuan SMP Muhammadiyah 04 Sambi. Sekolah juga berkomitmen terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan sehingga semakin dipercaya masyarakat sebagai lembaga pendidikan Islam yang unggul, berkualitas, dan berkemajuan. (Sofyan)
Baca juga: Rektor Univet Bantara Lantik Ketua Prodi MPBI dan Kepala Pusat Jurnal LPPM Periode 2026–2031
Pendidikan
![]() |
| Rektor Unisri Surakarta, Prof. Dr. Sutoyo menyerahkan tropi juara 1 Piala Rektor Cup I – UNISRI Volleyball Tournament. |
Turnamen Perdana UNISRI Jadi Ajang Penjaringan Atlet Voli Muda Soloraya dalam Kejuaraan Piala Rektor Cup I 2026
Solo - majalahlarise.com – Universitas Slamet Riyadi (UNISRI) Surakarta sukses menggelar turnamen bola voli pelajar perdana bertajuk Piala Rektor Cup I – UNISRI Volleyball Tournament di Lapangan Bola Voli UNISRI belum lama ini. Kejuaraan antar SMA/SMK sederajat kategori putra tersebut menjadi ajang penjaringan atlet voli muda berbakat sekaligus mempererat sinergi antara UNISRI dengan sekolah-sekolah di wilayah Soloraya dan sekitarnya.
Sebanyak 16 tim dari Surakarta, Boyolali, Sragen, Karanganyar, Ngawi, hingga Yogyakarta bersaing menggunakan sistem gugur selama dua hari. Turnamen memperebutkan total hadiah Rp7.000.000, piala tetap, serta sertifikat bagi empat tim terbaik.
Pada partai final yang berlangsung Minggu malam (28/6/2026) pukul 19.00 WIB, MAN 2 Boyolali tampil impresif dengan mengalahkan SMA Negeri 1 Simo. Kemenangan tersebut mengantarkan MAN 2 Boyolali meraih gelar juara pertama Piala Rektor Cup I 2026.
Adapun hasil akhir turnamen menempatkan MAN 2 Boyolali sebagai Juara 1 dengan hadiah Rp3.000.000, piala tetap, dan sertifikat. Juara 2 diraih SMA Negeri 1 Simo dengan hadiah Rp2.000.000, piala tetap, dan sertifikat. Sementara posisi Juara 3 bersama ditempati SMKS 7 Pracimantoro dan SMK Binawiyata Sragen yang masing-masing memperoleh hadiah Rp1.000.000, piala tetap, dan sertifikat.
Prestasi individu juga diberikan kepada Aditya, pemain andalan MAN 2 Boyolali, yang dinobatkan sebagai Most Valuable Player (MVP) berkat penampilan konsisten sepanjang turnamen. Sebagai bentuk apresiasi, UNISRI memberikan beasiswa kuliah penuh selama delapan semester kepada Aditya.
Selain penghargaan bagi pemain terbaik, panitia juga memberikan penghargaan Best Supporter kepada kelompok pendukung yang dinilai paling sportif dan memberikan semangat terbaik selama pertandingan berlangsung.
Turnamen Piala Rektor Cup I merupakan hasil kolaborasi Program Studi Ilmu Komunikasi UNISRI bersama Voli Akademi UNISRI. Kegiatan ini diharapkan menjadi agenda tahunan untuk melahirkan atlet-atlet voli muda potensial sekaligus memperkuat citra UNISRI sebagai perguruan tinggi yang aktif mendukung pengembangan olahraga dan prestasi generasi muda.
Perwakilan panitia, Hasmi, menjelaskan turnamen ini memiliki tujuan lebih luas dibanding sekadar mencari juara, tetapi juga membuka peluang pendidikan bagi pelajar berprestasi melalui jalur olahraga.
"Turnamen ini tidak hanya soal kompetisi, tapi juga jembatan antara UNISRI dengan sekolah-sekolah. Kami ingin pelajar tahu bahwa berprestasi di bidang olahraga bisa mengantarkan ke bangku kuliah melalui beasiswa," ujar Hasmi.
Melalui penyelenggaraan perdana yang berlangsung sukses, Piala Rektor Cup I UNISRI diharapkan terus berkembang menjadi ajang bergengsi bagi atlet voli pelajar di Soloraya dan daerah sekitarnya, sekaligus menjadi wadah pencarian bibit-bibit unggul yang mampu berprestasi di tingkat yang lebih tinggi. (Sofyan)
Baca juga: Rektor Univet Bantara Lantik Ketua Prodi MPBI dan Kepala Pusat Jurnal LPPM Periode 2026–2031
Pendidikan
SMP Muhammadiyah PKBS Solo Usung Konsep Smart School, Syar'i Soul, Siapkan Generasi Ulul Albab Berkualitas
Solo - majalahlarise.com – SMP Muhammadiyah Program Khusus Boarding School (PKBS) Solo terus mengembangkan pendidikan Islam berkemajuan yang selaras dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan jati diri sebagai hamba Allah yang berlandaskan Al-Qur'an dan Sunnah. Komitmen tersebut disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala SMP Muhammadiyah PKBS Solo, Sri Sayekti, Kamis (2/7/2026).
Sri Sayekti menjelaskan SMP Muhammadiyah PKBS Solo merupakan rintisan sekolah unggulan berbasis Integrated Dual System, yang memadukan sistem boarding school dan full day school. Konsep tersebut mengintegrasikan Kurikulum Nasional, tradisi intelektual pesantren melalui kajian kitab turats, serta penguatan teknologi digital menuju Smart School.
“Semoga terwujud Generasi Ulul Albab yang Mandiri, Tangguh, Menguasai IPTEK, dan Fasih Berbahasa Internasional dengan Berpijak pada Nilai Tauhid serta Prinsip Kemuhammadiyahan,” ujar Sri Sayekti.
Ia menjelaskan, sekolah mengusung tagline "Smart School, Syar'i Soul" sebagai identitas yang mencerminkan keseimbangan antara kecerdasan akademik dan kekuatan spiritual. Menurutnya, penggunaan rima pada slogan tersebut menjadikannya mudah diingat sekaligus menggambarkan arah pengembangan sekolah.
Salah satu anggota Penjaminan Mutu Pendidikan Muhammadiyah Pimpinan Pusat tersebut juga menjelaskan upaya mewujudkan sekolah yang berkualitas, inklusif, dan adaptif dilakukan dengan berpegang pada tujuh prinsip pengelolaan sekolah. Ia mengajak seluruh warga sekolah mengubah pola pikir menuju budaya kerja yang berorientasi pada kemajuan.
“Sering kali sekolah tidak dilirik calon siswa karena citra bangunan yang kurang menarik. Karena itu, diperlukan tujuh kunci sukses agar sekolah dapat berkemajuan,” jelasnya.
Tujuh prinsip tersebut meliputi manajemen sumber daya manusia, manajemen loyalitas, manajemen pelayanan, manajemen kurikulum, manajemen inovasi dan teknologi, manajemen pemasaran dan promosi, serta manajemen doa. Menurutnya, seluruh aspek tersebut harus berjalan secara terpadu agar mampu meningkatkan kualitas layanan pendidikan.
Sri Sayekti menjelaskan, keberhasilan sekolah sangat ditentukan oleh kualitas pola pikir, karakter, serta kompetensi guru dan tenaga kependidikan. Karena itu, proses pengembangan sumber daya manusia harus menjadi prioritas dalam membangun sekolah yang unggul.
“Kesuksesan berawal dari recharging mindset, karakter, dan kualitas guru maupun karyawan. Banyak orang terbalik memahami kesuksesan. Padahal 95 persen itu mindset, hanya 5 persen strategi,” ungkapnya.
Ia menambahkan, sekolah berkemajuan dapat dimulai dari mimpi besar yang diwujudkan melalui keberhasilan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), pengelolaan anggaran secara cermat, serta penyusunan program pendidikan yang disesuaikan dengan potensi dan kondisi sekolah. Dengan langkah tersebut, SMP Muhammadiyah PKBS Solo optimistis mampu menjadi sekolah unggulan yang melahirkan generasi Islami, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan global. (Sofyan)
Baca juga: Rektor Univet Bantara Lantik Ketua Prodi MPBI dan Kepala Pusat Jurnal LPPM Periode 2026–2031
Pendidikan
![]() |
| Kegiatan menghadirkan Ketua Forum Guru Muhammadiyah (FGM) Kabupaten Boyolali, Pujiono, S.Si., M.M., sebagai narasumber. |
MIMBASA Tanjungsari Gelar In House Training, Perkuat Solid Team Guru Menuju Sekolah Unggul dan Berkemajuan
Boyolali - majalahlarise.com – Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah Bustanul Athfal (MIMBASA) Tanjungsari, Banyudono menggelar In House Training (IHT) bertema "Membangun Solid Team Guru untuk Mewujudkan Sekolah Unggul dan Berkemajuan" di ruang kelas 1 MIM Tanjungsari, Rabu (1/7/2026). Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat sinergi, profesionalisme, dan budaya kolaboratif seluruh guru dalam meningkatkan mutu pendidikan.
Kegiatan menghadirkan Ketua Forum Guru Muhammadiyah (FGM) Kabupaten Boyolali, Pujiono, S.Si., M.M., sebagai narasumber. Dalam paparannya, mahasiswa Program Doktor (S3) Pendidikan Agama Islam Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) tersebut menjelaskan sekolah yang maju tidak dibangun hanya oleh guru yang unggul secara individu, tetapi oleh tim yang solid, memiliki visi yang sama, saling menguatkan, serta terus berinovasi memberikan layanan pendidikan terbaik kepada peserta didik.
"Sekolah yang maju tidak hanya dibangun oleh guru-guru yang hebat secara individu, tetapi oleh tim yang solid, memiliki visi yang sama, saling menguatkan, serta terus berinovasi dalam memberikan layanan pendidikan terbaik bagi peserta didik," tutur Pujiono.
Kepala MI Muhammadiyah Tanjungsari, Abdul Fitri Berlianto, saat membuka kegiatan menjelaskan In House Training merupakan bagian dari ikhtiar sekolah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus menyatukan langkah seluruh guru untuk mewujudkan madrasah yang unggul dan berkemajuan.
"Sekolah yang hebat lahir dari kerja sama yang kuat. Melalui IHT ini kami ingin membangun budaya kolaborasi, saling belajar, dan saling menguatkan sehingga seluruh guru bergerak dalam satu visi untuk kemajuan MIM Tanjungsari," ungkapnya.
Kegiatan juga mendapat dukungan dari Kepala TK ABA Tanjungsari, Etik, sebagai wujud sinergi antarjenjang pendidikan Muhammadiyah-'Aisyiyah. Hadir pula Ketua Komite MIM Tanjungsari, Sri Muryati (Ibu Bekti), yang mengapresiasi komitmen sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan melalui penguatan kompetensi guru.
Sri Muryati menjelaskan komite sekolah siap mendukung setiap program yang memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas pembelajaran maupun pelayanan kepada peserta didik sehingga MIM Tanjungsari semakin berkembang dan dipercaya masyarakat.
Suasana pelatihan berlangsung hangat dan interaktif. Seluruh guru mengikuti diskusi, berbagi pengalaman, serta merumuskan berbagai strategi untuk memperkuat budaya kerja yang mengedepankan kolaborasi, peningkatan kompetensi, inovasi, dan orientasi pada mutu pendidikan.
Melalui In House Training ini, MIMBASA Tanjungsari berharap seluruh guru semakin kompak, profesional, dan mampu menghadirkan pembelajaran yang berkualitas. Semangat "Solid Team, Strong School. Bersama Berkolaborasi, Bersama Mewujudkan Sekolah Unggul dan Berkemajuan" diharapkan menjadi budaya kerja yang terus tumbuh demi melahirkan generasi berkarakter, berprestasi, dan siap menghadapi tantangan masa depan. (Sofyan)
Baca juga: Rektor Univet Bantara Lantik Ketua Prodi MPBI dan Kepala Pusat Jurnal LPPM Periode 2026–2031
Top 5 Popular of The Week
-
5 KOMPONEN PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI Oleh: Novi Astutik, S.Pd.SD SD Negeri 4 Wonogiri, Wonogiri Jawa Tengah Novi Astutik, S.Pd.SD ...
-
Noah Nexus Protocol, menggelar kegiatan HOPE (Happy Of Presentation) dengan tajuk “Solo Kuasai Masa Depan Lewat Teknologi Blockchain”. NOAH ...
-
TRADISI KROBONGAN Oleh: Aris Prihatin SMPN 1 Manyaran, Kecamatan Manyaran, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah Aris Prihatin Masyarakat J...
-
ICE BREAKING SALAM PANCASILA TINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR MENGGALI IDE PENDIRI BANGSA TENTANG DASAR NEGARA Oleh : Suheti Priyani, S.Pd Guru M...
-
Menikmati makan gendar pecel di Gazebo. Watu Plenuk Mutiara Wisata Perbatasan Weru–Ngawen yang Menyuguhkan Alam, Kuliner, dan Kedamaian Gunu...
-
PEMANFAATAN APOTEK HIDUP DI LINGKUNGAN SEKOLAH Oleh : Rosi Al Inayah, S.Pd Guru SMK Farmasi Tunas Harapan Demak, Jawa Tengah Rosi Al Inayah...
-
GENERASI KEDUA (LULUSAN) MASA CORONA Oleh: M. Nur Salim, SH. M.Pd Guru PPKn dan Kepala Sekolah SMK Kesehatan Cipta Bhakti Husada Yogyakarta ...
-
Kepala SMP Negeri 8 Surakarta, Triad Suparman, M.Pd beserta bapak ibu guru dan siswa foto bersama dengan karya tulisan kata-kata mutiara. ...
-
FILSAFAT JAWA KIDUNGAN “ANA KIDUNG RUMEKSA ING WENGI” Oleh: Sri Suprapti Guru Bahasa Jawa di Surakarta Sri Suprapti Filsafat Jawa a...
-
Proses pembuatan jenang tradisional. Melihat Lebih Dekat Usaha Jenang Tradisional 'UD TEGUH' Kedung Gudel Kenep Sukoharjo- majala...











