Proses saling bermaafan antara kepala sekolah dengan guru dan tenaga kependidikan SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Sol.


    Rajut Kebersamaan, SD Muhammadiyah PK Solo Gelar Halalbihalal Guru dan Tenaga Kependidikan

    Solo - majalahlarise.com - Sebanyak 50 guru dan tenaga kependidikan SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Solo mengikuti kegiatan halalbihalal yang digelar di Ruang Haji Isa sekolah setempat, Jumat (27/3/2026). Kegiatan ini menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat komitmen kebersamaan pasca-Idulfitri.

    Kegiatan diawali dengan tausiyah yang disampaikan oleh Ustaz Wahyu Widodo, guru Al-Islam dan Kemuhammadiyahan. Dalam tausiyahnya, ia mengulas filosofi Idulfitri yang sarat makna dalam tradisi masyarakat Jawa.

    Ia menjelaskan bahwa masyarakat Jawa mengenal istilah bakdan yang berarti telah selesai menjalankan ibadah puasa Ramadan. Tradisi tersebut tidak hanya dimaknai sebagai perayaan, tetapi juga sebagai momentum refleksi diri dan saling memaafkan.

    “Bakdan berasal dari makna selesai menunaikan puasa. Di momen ini dihadirkan kupat atau ketupat yang berarti ngaku lepat, yakni mengakui kesalahan. Kupat terbuat dari janur yang berasal dari kata nur atau cahaya, dengan isi beras putih yang melambangkan hati yang bersih. Hidangan kupat dengan sambal goreng krecek (kulit sapi) dan hati ayam juga mengandung filosofi lahir dan batin yang harus sama-sama bersih. Selain itu, kupat memiliki empat sisi, yakni lebar (membuka pintu maaf), labur (membersihkan diri), lebur (melebur dosa dan kesalahan), serta luber (melimpahkan kebaikan kepada sesama),” jelasnya.

    Kepala SD Muhammadiyah PK Kottabarat Solo, Nursalam, dalam sambutannya menyampaikan permohonan maaf, baik secara pribadi maupun kelembagaan. Ia menegaskan pentingnya budaya saling memaafkan sebagai fondasi dalam membangun lingkungan kerja yang harmonis.

    “Saya mewakili pribadi dan lembaga menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin. Saling memaafkan ini penting agar kita dapat mengikhlaskan setiap kekurangan dan kekhilafan. Dengan demikian, seluruh program sekolah yang telah direncanakan dapat berjalan optimal. Momentum Idulfitri ini juga menjadi penguat komitmen kita dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada peserta didik dan masyarakat,” ungkapnya.

    Lebih lanjut, Nursalam menyampaikan tiga poin utama yang menjadi penguatan dalam kegiatan halalbihalal tersebut, yaitu tasamuh (toleransi), husnuzan (berprasangka baik), dan doa.

    Ia menjelaskan bahwa tasamuh menjadi kunci dalam menghadapi keberagaman karakter di lingkungan sekolah. Setiap guru dan tenaga kependidikan diharapkan mampu saling memahami, menghargai, serta mengelola ego masing-masing. Selain itu, sikap husnuzan perlu dikedepankan dengan membangun prasangka baik antar rekan kerja serta mengedepankan tabayun atau klarifikasi dalam menyikapi informasi.

    Terakhir, ia mengajak seluruh warga sekolah untuk senantiasa saling mendoakan demi kebaikan bersama, sehingga tercipta lingkungan kerja yang harmonis, produktif, dan penuh keberkahan.

    Kegiatan halalbihalal ini berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan, menjadi peneguh semangat kebersamaan dalam mengawali aktivitas pasca-Ramadan. (Sofyan)


    Baca juga: PonpesMU Manafi’ul ‘Ulum Gelar Halal Bihalal, Perkuat Keteladanan dan Ruh Keislaman Asatidz

    Halal Bihalal PonpesMU Manafi’ul ‘Ulum.


    PonpesMU Manafi’ul ‘Ulum Gelar Halal Bihalal, Perkuat Keteladanan dan Ruh Keislaman Asatidz

    Boyolali — majalahlarise.com - Pondok Pesantren Muhammadiyah (PonpesMU) Manafi’ul ‘Ulum Sambi menggelar kegiatan Halal Bihalal pada Jumat, 27 Maret 2026, bertempat di Masjid At-Taqwa kompleks PonpesMU. Kegiatan ini diikuti seluruh asatidz dan tenaga pendidik dari jenjang TK, SD, SMP hingga SMA di lingkungan PonpesMU.

    Acara diawali dengan sambutan Mudir PonpesMU, Pujiono, yang menyampaikan pentingnya momentum Halal Bihalal sebagai sarana memperkuat ukhuwah sekaligus memperbarui semangat pengabdian para pendidik.

    “Halal Bihalal bukan sekadar tradisi, tetapi momentum untuk menyatukan hati, memperkuat niat, dan meneguhkan kembali komitmen kita sebagai pendidik yang membawa misi dakwah,” ujar Pujiono.

    Kegiatan ini menghadirkan narasumber Ust. Mustamik, S.Pd., Ketua Kwarda Hizbul Wathan (HW) Boyolali, yang menguraikan materi bertema Menguatkan Keteladanan dan Ruh Keislaman Menuju Asatidz/ah Berkemajuan.

    Dalam tausiyahnya, Ust. Mustamik menjelaskan seorang guru di lingkungan pesantren dituntut menjadi teladan utama, tidak hanya dalam ucapan tetapi juga dalam tindakan sehari-hari. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga ruh keislaman agar tetap hidup dalam setiap aktivitas pendidikan.

    “Asatidz harus hadir sebagai figur yang menginspirasi. Keteladanan adalah kunci, dan ruh keislaman adalah energi yang menjaga keikhlasan dalam berjuang,” jelasnya.

    Selain tausiyah, kegiatan juga diisi dengan penyerahan hadiah bagi para pemenang Try Out SMP dan SMA. Adapun peraih prestasi meliputi Juara Winner Khamedya Zalwa Sharfina dari SD Muhammadiyah Birul Walidain Sragen, Runner Up 1 Hania Shaliha Sutanto dari MIM Kepoh Sambi, serta Runner Up 2 Fathimah dari MIM Seboto.

    Penyerahan hadiah ini menjadi bentuk apresiasi PonpesMU terhadap semangat belajar dan capaian prestasi siswa, sekaligus memotivasi peserta didik lainnya untuk terus berprestasi. Hadiah Try Out juga diberikan kepada peserta tingkat SMP yang diselenggarakan oleh SMA Muhammadiyah Program Khusus Manafi’ul ‘Ulum Boyolali.

    Kegiatan Halal Bihalal berlangsung khidmat dan penuh kehangatan. Momentum ini semakin mempererat tali silaturahmi serta menumbuhkan kembali semangat para pendidik dalam membangun generasi yang berilmu, berakhlak, dan berkemajuan. (Sofyan)


    Baca juga: YPPP Veteran dan Univet Bantara Sukoharjo Gelar Halal Bihalal Open Office, Perkuat Silaturahmi Usai Lebaran

    Halal bihalal open office YPPP Veteran Sukoharjo.


    YPPP Veteran dan Univet Bantara Sukoharjo Gelar Halal Bihalal Open Office, Perkuat Silaturahmi Usai Lebaran

    Sukoharjo — majalahlarise.comYayasan Pembina Pendidikan Perguruan (YPPP) Veteran Sukoharjo bersama Rektorat Universitas Veteran Bangun Nusantara (Univet Bantara) Sukoharjo menggelar kegiatan halal bihalal bertajuk Open Office pada hari pertama masuk kerja usai libur Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Kamis (26/3/2026).

    Kegiatan yang berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan ini menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi antara pimpinan lembaga, dosen, serta karyawan di lingkungan kampus.

    Ketua Pembina YPPP Veteran Sukoharjo, Drs. Bambang Margono, MM, menyampaikan kegiatan hari pertama masuk kerja ini menjadi awal untuk saling memaafkan setelah perayaan Idul Fitri.

    “Sebetulnya hari ini adalah hari pertama masuk, tetapi budaya kita setelah Hari Raya adalah saling memaafkan. Kita mulai dengan saling menghapus kesalahan, sementara untuk halal bihalal secara resmi akan dilaksanakan pada 6 April 2026 dengan mengundang SMP, SMK, dan seluruh keluarga besar yayasan di auditorium,” jelasnya.

    Halal bihalal open office Rektorat Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo.


    Ia juga menguraikan harapannya agar momentum tersebut mampu menghilangkan prasangka negatif serta memperkuat kebersamaan dalam memajukan lembaga pendidikan di bawah naungan yayasan.

    “Setelah saling memaafkan, semoga tidak ada lagi pikiran negatif. Kita bersatu untuk memajukan Univet dan sekolah-sekolah agar semakin berkembang, berkualitas, dan menjadi lembaga pendidikan yang besar serta unggul,” ujarnya.

    Lebih lanjut, Bambang mengungkapkan perkembangan positif sejumlah unit pendidikan di bawah YPPP Veteran. Ia menyebut tren peningkatan minat masyarakat terhadap SMK dan SMA Veteran, serta jumlah pendaftar Univet yang terus mengalami kenaikan.

    “Alhamdulillah, pendaftaran Univet tahun ini juga melampaui tahun-tahun sebelumnya. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas,” tambahnya.

    Sementara itu, Rektor Univet Bantara Sukoharjo, Prof. Dr. Farida Nugrahani, M.Hum, menyampaikan kegiatan halal bihalal Open Office telah menjadi tradisi yang rutin dilaksanakan sejak dirinya menjabat sebagai rektor.

    “Alhamdulillah, hari ini kita tandai sebagai hari pertama masuk setelah Idul Fitri dengan halal bihalal Open Office. Kami mentradisikan pertemuan pertama ini untuk saling bermaaf-maafan agar seluruh civitas akademika bisa bertemu dalam satu kesempatan,” tuturnya.

    Ia menjelaskan kegiatan tersebut juga menjadi bentuk rasa syukur atas kesempatan menjalankan ibadah Ramadan sekaligus menyambut bulan Syawal dengan penuh harapan.

    “Ini sebagai tanda syukur karena kita telah menjalankan puasa Ramadan dan menyambut Syawal. Kita saling bersalaman, saling memaafkan, dan ini menjadi semangat baru untuk memulai aktivitas kedinasan setelah Ramadan,” jelasnya.

    Farida berharap kegiatan tersebut membawa keberkahan serta memperkuat hubungan antar sesama di lingkungan kampus.

    “Semoga acara ini membawa berkah untuk semuanya, saling memaafkan, saling mendoakan, dan menjadi energi positif dalam menjalankan tugas ke depan,” pungkasnya. (Sofyan)


    Baca juga: Halal Bihalal BKD Boyolali Perkuat Kebersamaan dan Integritas Aparatur

     

    Suasana kegiatan Halal Bihalal yang diselenggarakan oleh Badan Keuangan Daerah (BKD) Kabupaten Boyolali.


    Halal Bihalal BKD Boyolali Perkuat Kebersamaan dan Integritas Aparatur

    Boyolali — majalahlarise.com - Suasana hangat dan penuh kebersamaan menyelimuti kegiatan Halal Bihalal yang diselenggarakan oleh Badan Keuangan Daerah (BKD) Kabupaten Boyolali pada Kamis, 26 Maret 2026. Kegiatan yang berlangsung di aula BKD Boyolali ini diikuti seluruh jajaran pegawai sebagai bentuk mempererat silaturahmi pasca-Ramadan.

    Acara dibuka secara resmi oleh Kepala BKD Boyolali, Muhammad Syawaludin. Dalam sambutannya, ia menyampaikan pentingnya momentum Halal Bihalal sebagai sarana memperkuat kebersamaan sekaligus meningkatkan sinergi dalam menjalankan tugas pemerintahan.

    “Melalui Halal Bihalal ini, kita perkuat kebersamaan dan saling memaafkan, sehingga kinerja ke depan semakin solid dan penuh keberkahan,” ujar Syawaludin.

    Ia juga mengajak seluruh pegawai untuk terus menjaga amanah dalam menjalankan tugas. “Mari kita tunaikan tanggung jawab dengan penuh amanah dan integritas tinggi,” imbuhnya menutup sambutan.

    Tausiyah disampaikan oleh ustadz Pujiono.


    Kegiatan semakin bermakna dengan tausiyah yang disampaikan oleh Pujiono. Ia menguraikan pentingnya menjaga ruh Ramadan agar nilai-nilai ibadah tidak berhenti setelah bulan suci berakhir.

    Menurutnya, Ramadan merupakan madrasah spiritual yang melatih kesabaran, keikhlasan, serta kedisiplinan. Nilai-nilai tersebut perlu terus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam menjalankan tugas sebagai abdi negara.

    “Jangan sampai setelah Ramadan kita kembali seperti semula. Ruh Ramadan harus terus hidup dalam sikap jujur, amanah, dan kepedulian sosial,” tuturnya.

    Pujiono juga mengingatkan agar Halal Bihalal tidak sekadar menjadi tradisi tahunan, melainkan momentum untuk memperbaiki hubungan, baik antar sesama maupun hubungan dengan Allah SWT.

    Kegiatan ditutup dengan doa bersama serta pembagian door prize kepada peserta. Suasana penuh keakraban terasa hingga akhir acara, disertai harapan agar nilai-nilai kebaikan Ramadan terus terjaga dan menjadi landasan dalam meningkatkan kinerja serta pelayanan kepada masyarakat. (Sofyan)


    Baca juga: Penuh Makna dan Kebersamaan, Halal Bihalal SMP N 2 Giritontro Teguhkan Keikhlasan dan Semangat Berkarya

    Keluarga besar trah Tarman.


    Halal Bihalal Perdana Trah Tarman, Pererat Silaturahmi dan Bangun Kebersamaan Keluarga

    Karanganyar — majalahlarise.com - Suasana hangat, penuh kebahagiaan, dan haru menyelimuti pelaksanaan halal bihalal keluarga besar Trah Tarman yang digelar untuk pertama kalinya di kediaman Bulek Koes, Perumahan Klodran Indah, Colomadu, Kamis (26/3/2026).

    Kegiatan ini menjadi momen penting bagi seluruh anggota keluarga untuk saling bertemu, mempererat hubungan kekeluargaan, serta memperkenalkan generasi muda agar saling mengenal satu sama lain.

    Koordinator acara sekaligus cucu tertua, Novi Delvia, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia mengajak seluruh keluarga menjadikan halal bihalal sebagai agenda rutin tahunan.

    “Terima kasih. Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Alhamdulillah, puji syukur kepada Allah SWT yang telah memberikan kesehatan kepada kita semua, sehingga kita dapat berkumpul pada hari ini,” ujar Novi.

    Ia menjelaskan, kegiatan ini tidak hanya sekadar pertemuan, tetapi memiliki tujuan besar dalam menjaga hubungan kekeluargaan lintas generasi.

    “Kegiatan ini bukan karena undangan atau panitia semata, melainkan kita semua adalah bagian dari penyelenggara. Tujuan kita adalah bersilaturahmi, agar ke depan anak-anak dan cucu kita dapat saling mengenal dan memahami hubungan keluarga,” tuturnya.

    Novi berharap kegiatan ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan.

    “Mudah-mudahan kegiatan ini tidak hanya sekali, tetapi dapat dilaksanakan secara rutin ke depannya, sehingga tali persaudaraan keluarga Mbah Tarman semakin erat,” katanya.

    Dalam kesempatan tersebut, keluarga besar juga menggelar musyawarah untuk merencanakan agenda pertemuan berikutnya. Diskusi dipimpin oleh Ersanto yang mengusulkan jadwal tetap untuk kegiatan halal bihalal.

    “Rencananya, pelaksanaan halal bihalal diharapkan dapat dilakukan setiap tanggal 4 Syawal, karena pada waktu tersebut sebagian besar anggota keluarga sudah kembali dari mudik,” ujar Ersanto.

    Usulan tersebut disambut baik dan disepakati oleh peserta sebagai agenda rutin tahunan keluarga. Untuk pelaksanaan tahun depan, direncanakan akan digelar di kediaman Lik Atun Kaling Tasikmadu, Karanganyar.

    Selain itu, keluarga juga merancang agenda kunjungan atau silaturahmi ke anggota keluarga lainnya, yaitu Budhe Mur. Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 19 April, dengan titik kumpul di Sanggrahan.

    “Kami berharap seluruh keluarga dapat berpartisipasi dan berkoordinasi terkait transportasi agar kegiatan berjalan lancar,” kata Ersanto.

    Melalui halal bihalal perdana ini, keluarga besar Trah Tarman berharap kebersamaan yang telah terjalin dapat terus terjaga dan semakin kuat, serta menjadi warisan nilai kekeluargaan bagi generasi mendatang. (Sofyan)


    Baca juga: Penuh Makna dan Kebersamaan, Halal Bihalal SMP N 2 Giritontro Teguhkan Keikhlasan dan Semangat Berkarya



    Penuh Makna dan Kebersamaan, Halal Bihalal SMP N 2 Giritontro Teguhkan Keikhlasan dan Semangat Berkarya

    Wonogiri — majalahlarise.com - Suasana hangat penuh kekeluargaan menyelimuti kegiatan Halal Bihalal yang digelar keluarga besar SMP Negeri 2 Giritontro pada Kamis (26/3/2026). Bertempat di Rumah Makan Minut, kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi sekaligus meneguhkan nilai keikhlasan dalam menjalankan tugas sebagai pendidik dan tenaga kependidikan.

    Acara tersebut dihadiri sejumlah unsur penting sekolah, di antaranya Ketua Komite Wiwik Eko Darmono serta Pengawas SMP dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Wonogiri, Joko Purwanto. Kehadiran para tokoh ini memberikan energi positif dan motivasi bagi seluruh guru serta tenaga kependidikan yang hadir.

    Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan ikrar serta sambutan. Nuansa kebersamaan terasa begitu kuat ketika seluruh peserta saling bersalaman sebagai simbol saling memaafkan setelah menjalani bulan suci Ramadhan. Momen ini menjadi refleksi untuk membuka lembaran baru dengan hati yang bersih dan penuh keikhlasan.

    Dalam sambutannya, Joko Purwanto menyampaikan pentingnya keikhlasan dalam menjalankan profesi sebagai pendidik. Ia menguraikan keikhlasan menjadi landasan utama agar setiap tugas dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan semangat.


    “Keikhlasan adalah kunci utama agar kita tetap kuat, semangat, dan bahagia dalam menjalankan amanah sebagai pendidik,” tuturnya.

    Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan tausyiah yang disampaikan oleh Ustadz Sukatmo. Dalam ceramahnya, ia mengingatkan pentingnya saling memaafkan atas segala kesalahan, baik yang disengaja maupun tidak. Menurutnya, hati yang bersih akan melahirkan ketenangan dan mendorong setiap individu untuk memberikan kontribusi terbaik di lingkungan kerja.

    Suasana semakin khidmat saat seluruh peserta mengikuti doa bersama sebagai penutup rangkaian acara. Doa tersebut menjadi harapan agar kebersamaan yang telah terjalin terus terjaga serta seluruh keluarga besar SMP Negeri 2 Giritontro senantiasa memperoleh keberkahan dalam setiap langkah pengabdian.

    Kegiatan dilanjutkan dengan ramah tamah yang berlangsung penuh keakraban. Canda dan tawa mengiringi kebersamaan antar peserta, mencerminkan kuatnya rasa kekeluargaan. Momen ini juga dimanfaatkan untuk mempererat komunikasi dan membangun sinergi yang lebih baik ke depan. Acara diakhiri dengan sesi foto bersama sebagai kenang-kenangan.

    Kepala SMP Negeri 2 Giritontro, Retno Wulandari, menyampaikan harapannya agar kegiatan ini mampu memperkuat nilai kebersamaan di lingkungan sekolah.

    “Melalui kegiatan Halal Bihalal ini, semangat kebersamaan, keikhlasan, dan saling menghargai semakin tertanam dalam diri seluruh keluarga besar SMP Negeri 2 Giritontro. Dengan demikian, kami dapat terus memberikan kontribusi terbaik dalam dunia pendidikan serta mencetak generasi yang berkarakter, berilmu, dan berakhlak mulia,” ujarnya. (Sofyan) 


    Baca juga: Tradisi Terima Kasih Pospam Lebaran Kembali Digelar, Warga Sukoharjo Apresiasi Petugas dan Pemudik

    Penyerahan Gunungan Sego berkat kepada Polres Kabupaten Sukoharjo, AKBP Anggaito Hadi Prabowo.


    Tradisi Terima Kasih Pospam Lebaran Kembali Digelar, Warga Sukoharjo Apresiasi Petugas dan Pemudik

    Sukoharjo – majalahlarise.com - Tradisi tahunan “Terima Kasih Pospam Lebaran dan Terima Kasih Para Pemudik” kembali digelar masyarakat Sukoharjo pada Rabu (25/3/2026) sore di kawasan Pospam Proliman. Kegiatan yang telah dirintis sejak 2014 ini sempat vakum selama satu tahun, sebelum akhirnya kembali dilaksanakan sebagai bentuk apresiasi kepada para petugas dan pemudik.

    Aksi yang dimulai sekitar pukul 15.30 WIB ini melibatkan berbagai elemen masyarakat, mulai dari relawan mahasiswa, duta wisata, organisasi kepemudaan dari Solidaritas Masyarakat Sukoharjo (SMS), hingga perwakilan pelajar.

    Dalam kegiatan tersebut, masyarakat mengirimkan satu gerobak mie ayam, parcel kupat opor ayam, gunungan sego berkat, serta jamu ke Pospam Lebaran Proliman. Aksi ini dipimpin oleh tokoh Gatutkaca Agus Widanarko yang akrab disapa Danar selaku staf promosi pariwisata Disporapar Kabupaten Sukoharjo tampil mengenakan kostum Gatotkaca sebagai simbol bahwa pemudik merupakan “pahlawan devisa” bagi daerah.

    Rombongan dipimpin Agus Widanarko, disambut langsung Kapolres Sukoharjo AKBP Anggaito Hadi Prabowo bersama jajaran pejabat utama (PJU) Polres Sukoharjo di Pos Terpadu Simpang Lima.


    Prosesi diawali dengan pengalungan ketupat oleh duta wisata kepada Kapolres Sukoharjo sebagai simbol permohonan maaf masyarakat apabila selama arus mudik terdapat ketidaktertiban. Selanjutnya, penyerahan mie ayam dilakukan sebagai bentuk rasa syukur dan terima kasih kepada para petugas yang telah berjaga selama masa Lebaran.

    Gunungan sego berkat dan jamu kemudian diarak menuju proliman lampu merah untuk dibagikan kepada para pemudik arus balik. Pembagian ini diharapkan menjadi simbol doa agar perjalanan para pemudik berjalan lancar dan membawa keberkahan dalam usaha mereka di perantauan.

    Tokoh penggagas kegiatan, Gatutkaca Danar, menyampaikan tradisi ini lahir dari kepedulian masyarakat terhadap petugas yang berjaga saat Lebaran.

    “Agenda hari ini sebenarnya adalah tradisi tahunan sejak 2015. Dulu pernah ada kejadian di pospam yang membuat kami berpikir, para petugas ini sudah berjuang luar biasa menjaga keamanan Lebaran. Sudah seharusnya masyarakat memberikan apresiasi,” ujarnya.

    Pembagian jamu kepada para pemudik arus balik.


    Ia menjelaskan, tradisi ini sempat terhenti akibat pandemi dan kondisi tertentu, namun kini kembali dihidupkan sebagai bentuk penghormatan dan kebersamaan.

    “Kami mengajak masyarakat, pelajar, mahasiswa, dan duta wisata untuk bersama-sama menyampaikan terima kasih. Sekaligus kami juga mengaku lepat atau memohon maaf kepada petugas jika selama di jalan kami kurang tertib,” jelasnya.

    Gatutkaca juga menuturkan bahwa mie ayam yang dibagikan memiliki makna khusus sebagai kearifan lokal Sukoharjo.

    “Banyak warga Sukoharjo yang merantau dan sukses berjualan mie ayam di kota besar seperti Jakarta. Ini menjadi simbol bahwa rezeki mereka juga lancar berkat pengamanan dari petugas pospam saat Lebaran,” ungkapnya.

    Sementara itu, Kapolres Sukoharjo AKBP Anggaito Hadi Prabowo menyampaikan apresiasi atas dukungan masyarakat terhadap tugas pengamanan Lebaran.

    “Kami mewakili seluruh personel, baik dari Polri, TNI, maupun petugas di Pospam Proliman, mengucapkan terima kasih dan matur nuwun atas apresiasi dari rekan-rekan semua, baik ormas, pemuda, duta wisata, maupun masyarakat,” ujarnya.

    Ia menguraikan, hingga hari terakhir pelaksanaan Operasi Ketupat, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Sukoharjo tetap terjaga dengan baik.

    “Alhamdulillah, kondisi kamtibmas di Kabupaten Sukoharjo tetap aman dan kondusif. Tempat-tempat wisata juga mengalami peningkatan kunjungan. Ini menjadi tanda bahwa Sukoharjo semakin hidup dan berkembang,” katanya.

    Kapolres juga berharap dukungan masyarakat terus berlanjut dalam menjaga keamanan dan ketertiban ke depan.

    “Kami mohon dukungan agar dalam pelaksanaan tugas selanjutnya dapat berjalan dengan baik tanpa hambatan. Semua yang kami lakukan ini untuk masyarakat Sukoharjo,” imbuhnya.

    Melalui kegiatan ini, masyarakat Sukoharjo tidak hanya menyampaikan rasa terima kasih kepada petugas, tetapi juga memberikan doa dan semangat kepada para pemudik agar perjalanan arus balik berjalan lancar dan penuh keberkahan. Tradisi ini sekaligus menjadi simbol kuatnya nilai gotong royong dan kepedulian sosial yang terus hidup di tengah masyarakat. (Sofyan)


    Baca juga: SMP Negeri 1 Banyudono Gelar Halal Bi Halal, Perkuat Silaturahmi dan Spirit Ramadhan


Top