Penampilan Wayang Golek Pitutur yang dibawakan oleh Ki Pujiono. 


    Halal Bi Halal PCM Jebres Solo 2026 Meriah dengan Wayang Golek Pitutur, Perkuat Ukhuwah Muhammadiyah

    Solo — majalahlarise.com - Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Jebres, Surakarta, menggelar kegiatan Halal Bi Halal yang berlangsung khidmat sekaligus penuh kehangatan pada Kamis (16/4/2026). Kegiatan tersebut digelar di Komplek Perguruan Muhammadiyah Kandangsapi dan dihadiri seluruh keluarga besar Muhammadiyah wilayah Jebres.

    Mengusung tema “Memperkuat Ukhuwah, Mempererat Persaudaraan”, kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk mempererat silaturahmi pasca Hari Raya Idulfitri.

    Ketua panitia, Mar’athus Sholihah Isnaini, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya acara dengan lancar dan penuh kebersamaan. Ia menguraikan kehadiran berbagai unsur amal usaha Muhammadiyah menjadi kekuatan tersendiri dalam mempererat ukhuwah.


    Sementara itu, Joko Haryanto turut berperan dalam mengoordinasikan jalannya kegiatan sehingga berlangsung tertib dan sukses.

    Acara ini dihadiri Ketua PCM Jebres, Bambang Condro Haryadi, Ketua PCA Jebres Retno, jajaran pimpinan, serta keluarga besar lembaga pendidikan Muhammadiyah, mulai dari tingkat dasar hingga menengah.

    Dalam sambutannya, Bambang menyampaikan Halal Bi Halal bukan sekadar agenda rutin tahunan, melainkan sarana strategis untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah dan memperkokoh sinergi antarwarga Muhammadiyah.

    “Semangat kebersamaan ini harus terus dijaga agar Muhammadiyah semakin kuat dalam dakwah, pendidikan, dan pelayanan umat,” ujarnya.

    Kegiatan semakin semarak dengan penampilan Wayang Golek Pitutur yang dibawakan oleh Ki Pujiono. Melalui pendekatan dakwah berbasis budaya, ia menghadirkan pesan-pesan keagamaan yang sarat makna dengan balutan seni tradisional yang menghibur.

    Dalam pituturnya, Pujiono menjelaskan manusia tidak pernah luput dari kesalahan. Namun, yang terpenting adalah kesadaran untuk mengakui, memperbaiki diri, serta saling memaafkan.

    “Halal Bi Halal adalah ruang untuk membersihkan hati dari salah sangka, salah ucap, dan salah sikap. Ruh Ramadhan yang telah melatih kesabaran, keikhlasan, dan pengendalian diri harus terus dipertahankan setelah bulan suci berlalu,” ungkapnya.

    Pesan tersebut mendapat sambutan hangat dari para hadirin. Nuansa pengajian terasa lebih hidup dengan perpaduan nilai dakwah dan seni budaya, sehingga menciptakan suasana yang akrab, hangat, dan penuh makna.

    Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah antar keluarga besar Muhammadiyah. Momentum ini semakin memperkuat komitmen bersama dalam menjaga persaudaraan serta menguatkan peran dakwah di tengah masyarakat. (Sofyan)


    Baca juga: Superhero Hadirkan Kebahagiaan, Queen Sheza Azkadina Rayakan Ulang Tahun ke-10 dengan Semangat Kartini di SD Daleman Nguter

    Queen Sheza Azkadina membagikan bingkisan ulang tahun kepada teman-temannya didampingi superhero Pergiwa.


    Superhero Hadirkan Kebahagiaan, Queen Sheza Azkadina Rayakan Ulang Tahun ke-10 dengan Semangat Kartini di SD Daleman Nguter

    Sukoharjo – majalahlarise.com - Suasana haru dan bahagia menyelimuti SD Daleman Nguter, Kabupaten Sukoharjo, Jumat (17/4/2026). Seorang siswi difabel, Queen Sheza Azkadina, merayakan ulang tahun ke-10 dengan cara yang istimewa. Momen tersebut semakin bermakna karena dihadirkan tokoh-tokoh superhero yang menjadi idolanya, sebagai wujud kejutan menjelang peringatan Hari Kartini.

    Perayaan berlangsung meriah sejak pukul 09.00 WIB. Queen yang sehari-hari menggunakan kursi roda tampak sumringah saat didatangi Superhero wanita Jawa Pergiwa, didampingi Gatutkaca, Batman, dan Spiderman. Kehadiran para tokoh ini tidak hanya menghibur, tetapi juga memberikan edukasi serta pesan moral kepada siswa tentang kepedulian dan empati.

    Agus Widanarko, staf Disporapar Kabupaten Sukoharjo yang akrab disapa Danar dan berperan sebagai Gatutkaca, menyampaikan kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian sekaligus upaya meneladani semangat Kartini.

    Teman-teman sekolah mengucapkan selamat ulang tahun kepada Queen Sheza Azkadina.


    “Ya, hari ini menjelang Hari Kartini, kita spesial mewujudkan impian Kartini-Kartini. Hari ini Kartini Queen. Dia anak difabel yang tetap berjuang dan semangat. Kita ingin menghadirkan kebahagiaan untuknya,” ujar Danar.

    Ia menguraikan, kehadiran superhero wanita Jawa Pergiwa merupakan permintaan langsung dari Queen. Keinginan sederhana tersebut diwujudkan sebagai bentuk penghargaan atas semangat juang Queen dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

    “Ini permintaan dari Queen sendiri, ingin didatangi superhero idolanya. Karena ulang tahunnya berdekatan dengan Hari Kartini, kita hadirkan Kartini dalam bentuk superhero untuk membahagiakan Kartini pejuang pendidikan. Queen ini bisa kita sebut sebagai the next Kartini,” jelasnya.

    Danar juga menuturkan, Queen dikenal sebagai anak yang mandiri dan memiliki semangat kewirausahaan sejak dini. Di tengah keterbatasannya, ia tetap berusaha berjualan puding di sekolah.

    Queen Sheza Azkadina saat foto bersama super Hero, kepala sekolah, bapak ibu guru dan teman-temannya.


    “Walaupun memiliki keterbatasan, dia tetap semangat. Bahkan hari ini dia berbagi dengan teman-temannya, menggratiskan jualannya sebagai bentuk terima kasih. Ini luar biasa,” ungkapnya.

    Menurutnya, kegiatan ini juga menjadi pesan kuat bagi lingkungan sekolah dan masyarakat agar menumbuhkan budaya saling membantu dan menghindari perundungan.

    “Ini wujud edukasi untuk anak-anak di luar sana, jangan membuli. Justru kasih sayang itu menghadirkan kebahagiaan. Dan terbukti, teman-teman Queen setiap hari membantu mendorong kursi rodanya ke kantin dan ke mana pun,” tambah Danar.

    Tak hanya hiburan, acara juga diisi dengan pemotongan kue ulang tahun serta pemberian hadiah berupa tas dan bingkisan kepada Queen. Bahkan, sebagai bentuk rasa terima kasih, Queen juga memberikan hadiah kepada teman-teman sekelasnya yang selama ini telah mendukungnya.

    Aksi sosial ini turut melibatkan mahasiswa magang Bimbingan Konseling (BK) Universitas Veteran Bangun Nusantara (Univet Bantara) Sukoharjo yang membantu jalannya kegiatan.

    Sementara itu, Queen Sheza Azkadina mengaku sangat bahagia dapat merayakan ulang tahunnya bersama teman-teman dan para superhero idolanya.

    “Aku senang sekali, bisa kumpul sama teman-teman dan didatangi superhero,” ungkap Queen dengan wajah ceria.

    Orang tua Queen, Indrias Purnadi, menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan dukungan yang diberikan kepada putrinya.

    “Kami sangat berterima kasih kepada Mas Danar dan tim. Ini luar biasa, kami tidak menyangka akan ada kejutan seperti ini. Ini menjadi momen yang sangat membahagiakan bagi Queen,” ujarnya.

    Ia mengatakan, sebagai orang tua, dirinya selalu menanamkan semangat kemandirian kepada Queen, termasuk melalui kegiatan berwirausaha kecil-kecilan.

    “Prinsip kami, life must go on. Apapun kondisi kita, harus tetap berjuang. Kami mengajarkan Queen untuk berwirausaha sejak kecil sebagai bekal masa depannya,” jelasnya.

    Kepala SD Daleman Nguter, Ria Sinaga, mengapresiasi kegiatan tersebut yang dinilai memberikan dampak positif bagi siswa, khususnya dalam membangun empati dan kebersamaan.

    “Terima kasih untuk tim superhero yang sudah memberikan kejutan kepada anak-anak. Mereka tidak hanya menghibur, tetapi juga memberikan edukasi tentang bagaimana memperlakukan teman yang mungkin berbeda,” tuturnya.

    Ia menambahkan, kegiatan semacam ini diharapkan dapat terus dilakukan untuk menanamkan nilai-nilai kepedulian sejak dini.

    “Harapan kami, kegiatan seperti ini bisa diulang di kesempatan lain. Ini sangat baik untuk membangun karakter anak-anak agar lebih peduli dan saling menghargai,” katanya.

    Perayaan ulang tahun Queen Sheza Azkadina bukan sekadar pesta, tetapi menjadi simbol semangat Kartini masa kini. Sosok Queen menjadi inspirasi bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk terus berjuang, berbagi, dan menebarkan kebahagiaan di tengah lingkungan sekitar. (Sofyan)


    Baca juga: MGMP Wonogiri Gandeng Fakultas Geografi UMS, Perkuat Pembelajaran Berbasis Data Spasial

    Para guru saat menerima materi pemanfaatan teknologi drone.


    MGMP Wonogiri Gandeng Fakultas Geografi UMS, Perkuat Pembelajaran Berbasis Data Spasial

    Wonogiri – majalahlarise.com - Upaya mendorong transformasi pembelajaran geografi berbasis teknologi terus digencarkan. Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Geografi Kabupaten Wonogiri berkolaborasi dengan Fakultas Geografi Universitas Muhammadiyah Surakarta menggelar workshop pembelajaran inovatif, Kamis (16/4/2026).

    Kegiatan ini menjadi ruang belajar bersama bagi para guru geografi untuk memperkaya pendekatan pembelajaran yang lebih kontekstual dan berbasis data spasial. Dalam workshop tersebut, peserta mendapatkan dua materi utama, yakni pemanfaatan teknologi drone serta aplikasi sistem informasi geografis (GIS) dalam pembelajaran.

    Pada sesi pertama, Afif Ari Wibowo menguraikan penggunaan drone sebagai media pembelajaran di sekolah. Ia menjelaskan mulai dari prinsip kerja drone hingga teknik pengambilan citra udara untuk kepentingan pemetaan. Para peserta juga mengikuti praktik langsung pengoperasian drone serta simulasi jalur terbang.

    “Teknologi ini membuka peluang bagi guru untuk menghadirkan pembelajaran yang lebih nyata. Siswa tidak hanya membayangkan, tetapi dapat melihat langsung representasi ruang melalui data visual,” ujar Afif.

    Materi berikutnya disampaikan oleh Aziz Akbar Mukasyaf yang membahas pemanfaatan GIS dalam pembelajaran lingkungan hidup. Ia menekankan pentingnya integrasi data spasial untuk membangun kemampuan analisis siswa terhadap berbagai fenomena lingkungan.

    Ketua MGMP Geografi Wonogiri, Dony Purnomo menyampaikan workshop ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kompetensi guru di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat. Ia menguraikan pembelajaran geografi perlu bergerak dari pendekatan hafalan menuju pemahaman berbasis analisis data.

    “Guru perlu terus beradaptasi. Dengan teknologi geospasial, pembelajaran bisa lebih menarik sekaligus relevan dengan kebutuhan zaman,” katanya.

    Pandangan serupa disampaikan Afif Ari Wibowo yang mengajak para guru mulai mengintegrasikan teknologi dalam proses belajar-mengajar. Ia menuturkan, kesan geografi sebagai mata pelajaran yang identik dengan hafalan dapat diubah melalui pendekatan berbasis teknologi.

    Salah satu peserta, Nofa Elfiana mengaku mendapatkan pengalaman baru dari kegiatan ini. “Kami jadi lebih memahami bagaimana teknologi geospasial bisa diterapkan di kelas. Ini sangat membantu dalam merancang pembelajaran yang lebih menarik,” ujarnya.

    Workshop ditutup dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara MGMP Geografi Kabupaten Wonogiri dan Fakultas Geografi UMS. Kerja sama ini diharapkan berlanjut melalui berbagai program pengembangan kompetensi guru secara berkelanjutan.

    Melalui kegiatan ini, MGMP Geografi Wonogiri berharap para guru terdorong untuk terus berinovasi. Pembelajaran geografi tidak hanya bersifat informatif, tetapi juga mampu membangun kemampuan berpikir kritis dan analitis siswa dalam memahami fenomena ruang di sekitarnya. (Sofyan)


    Baca juga: Guru SD Muhammadiyah 1 Solo Implementasikan AI untuk Pembelajaran Islam

    Dwi Jatmiko, implementasikan prompt AI (Artificial Intelligence), teknologi buatan untuk mendukung pembelajaran Islam, tahfizul quran dan Bahasa Arab.


    Guru SD Muhammadiyah 1 Solo Implementasikan AI untuk Pembelajaran Islam

    SOLO – majalahlarise.com - Guru yang juga Humas SD Muhammadiyah 1 Solo, Dwi Jatmiko, implementasikan prompt AI (Artificial Intelligence), teknologi buatan untuk mendukung pembelajaran Islam, tahfizul quran dan Bahasa Arab.

    Implementasi AI dalam pembelajaran Pendidikan Islam memiliki potensi besar dalam meningkatkan kualitas proses belajar. AI mampu menghadirkan pembelajaran yang lebih adaptif, personal, interaktif dan menggembirakan, Kamis (16/4/2026)

    Jatmiko mencontohkan seperti prompt yang merupakan perintah atau pertanyaan yang diberikan kepada sistem AI agar menghasilkan respons tertentu. 

    Sesuai arahan Kepala Sekolah Sri Sayekti pembelajaran mengandung prinsip joyful, mindful, dan meaningful learning dan strategi menghadirkan kelas yang cerdas berkeadaban melalui penggunaan media interaktif dan teknologi.

    Dalam konteks AI generatif, seperti ChatGPT, prompt bisa berupa kalimat, paragraf, atau instruksi khusus yang membantu sistem memahami apa yang diinginkan pengguna. Misalnya, jika seseorang mengetik:

    “Tuliskan iman kepada kitab-kitab Allah, menjadi anak yang mencintai alquran”, ujarnya, di kelas III.

    Lalu, sistem AI akan memproses prompt tersebut dan memberikan hasil sesuai permintaan. Prompt bukan sekadar perintah biasa, melainkan kunci utama dalam berinteraksi dengan AI. 

    “Dengan memahami cara menyusun prompt yang baik, kita guru PAI dapat mengoptimalkan teknologi untuk membantu pembelajaran yang menggembirakan, meningkatkan mutu pelayanan, dan memperkaya proses pembelajaran yang interaktif. Mari manfaatkan kecanggihan AI,” harapnya.

    AI dalam konteks PAI, teknologi ini mampu memperkaya pembelajaran tanpa menghilangkan tujuan utama pendidikan Islam, yaitu pembentukan iman, takwa, dan akhlak mulia. 

    “Karena itu, AI harus diposisikan sebagai pendukung yang memperkuat peran guru, bukan menggantikannya. Semoga AI dalam PAI berjalan seimbang antara inovasi teknologi dan pemeliharaan nilai-nilai keislaman. Dengan demikian, AI dapat menjadi inovasi strategis yang mendukung pembelajaran PAI yang relevan di era digital tanpa kehilangan esensi spiritualnya,” tambahnya.

    Salah satu siswa kelas 3C, Fahru Ganendra Putra Prihandono, mengungkapkan rasa terima kasih ke sekolah dan guru yang membolehkan membawa smartphone untuk pembelajaran. 

    “Alhamdulillah, senang, sangat senang dan antusias mengikuti setiap kegiatan pembelajaran Al Islam dan Bahasa Arab menggunakan game yang ada di canva ai,” ucap Fahru. (Sofyan)


    Baca juga: Festival Band Pelajar #7 Univet Bantara Meriah, Wadah Kreativitas Musik Generasi Muda

    Rektor Univet Bantara, Prof. Dr. Farida Nugrahani, M.Hum membuka Festival Band Pelajar #7 dengan menabuh drum.


    Festival Band Pelajar #7 Univet Bantara Meriah, Wadah Kreativitas Musik Generasi Muda

    Sukoharjo – majalahlarise.com - Festival Band Pelajar #7 yang digelar UKM Paduan Suara Mahasiswa (PSM) “Aurea Voce” Universitas Veteran Bangun Nusantara (Univet Bantara) Sukoharjo berlangsung meriah di Auditorium kampus setempat, Kamis (16/4/2026) pukul 08.00 WIB hingga selesai. Kegiatan ini menjadi ajang unjuk kreativitas sekaligus wadah pengembangan bakat musik pelajar dari berbagai sekolah.

    Sebanyak 10 band pelajar turut ambil bagian dalam kompetisi yang mengusung semangat kreativitas dan sportivitas tersebut. Penampilan demi penampilan memukau penonton yang memadati auditorium, menghadirkan suasana kompetisi yang hangat dan inspiratif.

    Dalam kompetisi tersebut, Syncro5 Band dari SMA Regina Pacis Surakarta berhasil meraih juara pertama. Posisi kedua diraih Prasasti Band dari SMA Negeri 1 Wonogiri, sementara Yo Band dari SMA Warga Surakarta menempati posisi ketiga.

    Para juara festival band pelajar #7.

    Selain penghargaan utama, panitia juga memberikan apresiasi dalam kategori individu. Chalvin Alfinanda Eka Saputra dari Prasasti Band meraih Best Guitar, Moses Christian Priyanto dari Syncro5 Band sebagai Best Bass, Joseph Abednego Eroldinho S dari Syncro5 Band sebagai Best Drum, Callista Namira Lova dari Yo Band sebagai Best Vocal, serta Jorge Amadeo Benavides dari Syncro5 Band sebagai Best Keyboard.

    Rektor Univet Bantara, Prof. Dr. Farida Nugrahani, menyampaikan rasa bangganya terhadap penyelenggaraan festival tersebut. Ia menguraikan kegiatan yang digelar oleh UKM menjadi bagian penting dalam rangkaian Dies Natalis kampus.

    “Saya sangat bangga terhadap anak-anak muda yang kreatif. Hari ini mereka tampil menunjukkan kemampuan terbaiknya, dan saya pikir ini akan sangat menginspirasi,” ujarnya.

    Panitia memberikan apresiasi penghargaan dalam kategori individu. 


    Ia juga menyampaikan harapan agar para peserta dapat melanjutkan pendidikan di Univet Bantara. “Kami siap memfasilitasi dan membimbing mereka, memberikan peluang untuk sukses melalui pendidikan, sekaligus tetap berkarya sesuai passion masing-masing, termasuk di bidang musik,” jelasnya.

    Menurutnya, musik memiliki peran penting dalam pengembangan karakter generasi muda, sejalan dengan kegiatan olahraga dan aktivitas positif lainnya. “Ketika anak-anak muda aktif dan kreatif, insya Allah masa depan akan datang dengan baik,” tuturnya.

    Sementara itu, Pembina UKM PSM Aurea Voce, Dr. Mukti Widayati, menyampaikan kegiatan festival band pelajar telah menjadi agenda rutin sejak tahun 2007. Ia menuturkan kegiatan tersebut menjadi sarana publikasi sekaligus pengembangan minat dan bakat pelajar di bidang seni musik.

    “Kegiatan ini rutin kami selenggarakan sebagai wadah bagi pelajar SMA, MA, dan SMK untuk menyalurkan bakatnya. Terima kasih kepada seluruh peserta dari berbagai daerah yang telah berpartisipasi,” ungkapnya.

    Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pimpinan universitas yang telah memberikan dukungan penuh terhadap terselenggaranya kegiatan tersebut. “Mudah-mudahan kegiatan hari ini berjalan lancar dan memberikan pengalaman berharga bagi seluruh peserta,” katanya.

    Ketua panitia, Aqila Rahma Mutiara, dalam laporannya menjelaskan Festival Band Pelajar menjadi sarana bagi pelajar untuk mengembangkan kreativitas sekaligus membangun kepercayaan diri melalui musik. Ia menguraikan rangkaian kegiatan dimulai dari registrasi ulang peserta, opening ceremony, penampilan band, hingga pengumuman pemenang dan penampilan spesial.

    “Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan pengalaman berharga dan menjadi motivasi bagi pelajar untuk terus berkarya di bidang musik,” jelasnya.

    Festival Band Pelajar #7 ini menjadi bukti komitmen Univet Bantara dalam mendukung pengembangan seni dan kreativitas generasi muda melalui ajang kompetitif yang inspiratif dan berkelanjutan. (Sofyan)


    Baca juga: SMK Pancasila 7 Pracimantoro Pertahankan Juara 1 Univet Cup IV 2026, Grand Final Berlangsung Dramatis


    DKV ISI Surakarta Raih Hibah Kemdiktisaintek 2026, Tujuh Proposal Lolos Pendanaan Nasional

    Surakarta – majalahlarise.com – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Program Studi Desain Komunikasi Visual (DKV) Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) ISI Surakarta. Pada tahun anggaran 2026, sebanyak tujuh proposal dosen DKV berhasil lolos pendanaan dalam program Hibah Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat yang diselenggarakan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) melalui Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM).

    Capaian ini menjadi sangat signifikan mengingat ketatnya persaingan di tingkat nasional, dengan jumlah pengajuan yang melampaui 90.000 proposal dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Keberhasilan tersebut mencerminkan meningkatnya kualitas perencanaan riset sekaligus kesiapan dosen dalam merancang program pengabdian yang solutif dan berdampak.

    Raihan ini tidak terlepas dari strategi internal Prodi DKV ISI Surakarta yang secara sistematis melakukan penguatan kapasitas dosen. Berbagai tahapan dilaksanakan secara terstruktur, mulai dari sosialisasi program hibah, workshop penyusunan proposal, klinik pendampingan intensif, hingga tahap finalisasi dan unggah proposal. Pendekatan ini terbukti efektif dalam meningkatkan daya saing proposal yang diajukan.

    Berdasarkan hasil seleksi yang diumumkan Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, tujuh proposal yang lolos terdiri atas tiga skema penelitian dan empat program pengabdian kepada masyarakat.

    Pada skema penelitian, Alfiandi Eka Kusuma berhasil meraih pendanaan melalui skema Penelitian Dosen Pemula (PDP) dengan topik Posthumanisme Nusantara sebagai Strategi Pertahanan Budaya: Rekonstruksi Ontologis Gundala dalam Menangkal Hegemoni Narasi Global Arsitektur. Penelitian ini berfokus pada upaya membaca ulang karakter budaya lokal melalui pendekatan kontemporer sebagai bentuk resistensi terhadap dominasi narasi global.

    Selanjutnya, Handriyotopo melalui skema Penelitian Tesis Magister (PTM) mengangkat tema Bata Merah Majapahit di Trowulan sebagai Narasi Visual dalam Penciptaan Coffee Table Book Multimedia. Penelitian ini menekankan pada pengemasan sejarah visual menjadi media kreatif yang komunikatif dan edukatif.

    Sementara itu, Monica Revias Purwa Kusuma dalam skema Penelitian Fundamental Reguler (PFR) mengusung judul Phygital Nationalism: Model Integrasi Narasi Budaya pada Desain Kemasan Berbasis Augmented Reality untuk Membangun Resonansi Identitas Generasi Z. Penelitian ini memadukan teknologi digital dengan nilai budaya sebagai strategi penguatan identitas nasional di kalangan generasi muda.

    Di bidang pengabdian kepada masyarakat, keempat proposal yang lolos berada dalam skema Program Seni Inovasi Nusantara (PISN). Ana Rosmiati mengembangkan program Transformasi Sanggar Seni melalui Penguatan Kapasitas Kolektif berbasis Karya Mural Edukatif, yang bertujuan meningkatkan peran komunitas seni dalam edukasi publik.

    M Harun Rosyid Ridlo mengusung program Eksplorasi Destinasi Wisata Kota Surakarta melalui Desain Komik Petualangan Ikatan Komikus Solo (Ikilo) sebagai upaya meningkatkan daya tarik wisata urban melalui media visual yang kreatif dan komunikatif.

    Isnawati Muslihah menghadirkan program Digital Live Performance Innovation yang berfokus pada penguatan identitas sosial Paguyuban SEKAR melalui pagelaran seni kolaboratif berbasis konten digital dalam ekosistem pariwisata Karanganyar.

    Sedangkan Basnendar Herry Prilosadoso mengembangkan program Revitalisasi Sejarah Babad Kartasura melalui Eksistensi Dalang Wanita lewat Pagelaran Kolaborasi Wayang Motion Graphic, yang menggabungkan tradisi dan teknologi sebagai media pelestarian budaya.

    Alfiandi Eka Kusuma menyampaikan rasa syukur atas capaian yang diraih, terutama sebagai dosen baru yang pertama kali mengikuti kompetisi hibah nasional. “Saya merasa sangat bersyukur dan bangga bisa lolos pada pengajuan pertama. Ini menjadi pemacu semangat untuk terus mengembangkan riset yang berakar pada kekayaan budaya Nusantara,” tuturnya.

    Kaprodi DKV ISI Surakarta, M Harun Rosyid Ridlo, menguraikan keberhasilan ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam kapasitas akademik dosen. “Raihan ini menjadi indikator kuat bahwa dosen DKV mampu menghasilkan karya ilmiah dan program pengabdian yang kompetitif, relevan, serta mampu memberikan solusi atas berbagai persoalan di masyarakat,” jelasnya.

    Lebih lanjut, ia menambahkan program pengabdian yang diusung tidak hanya berorientasi pada luaran akademik, tetapi juga berdampak langsung terhadap penguatan komunitas dan pengembangan potensi lokal berbasis seni dan desain.

    Senada, Sekretaris Jurusan Desain FSRD ISI Surakarta, Isnawati Muslihah, menjelaskan capaian ini menjadi pijakan penting untuk pengembangan ke depan. “Kami tidak hanya berfokus pada perolehan hibah, tetapi juga memastikan luaran riset dan pengabdian memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Ke depan, pendampingan akan terus diperkuat agar jumlah hibah yang diraih dapat meningkat setiap tahunnya,” ungkapnya.

    Program Hibah Kemdiktisaintek sendiri merupakan salah satu instrumen strategis nasional dalam mendorong pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi. Melalui dukungan pendanaan ini, diharapkan lahir berbagai riset dan program pengabdian yang mampu memberikan kontribusi nyata terhadap kemajuan bangsa.

    Dengan capaian ini, DKV ISI Surakarta semakin mengukuhkan perannya sebagai program studi yang aktif, produktif, dan adaptif dalam pengembangan riset serta pengabdian kepada masyarakat. Ke depan, hasil dari program-program tersebut diharapkan tidak hanya memperkaya khasanah keilmuan, tetapi juga berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara luas. (Sofyan)


    Baca juga: SMK Pancasila 7 Pracimantoro Pertahankan Juara 1 Univet Cup IV 2026, Grand Final Berlangsung Dramatis

    Tim bola voli putra SMK Pancasila 7 Pracimantoro saat berada di podium menerima tropi juara 1 didampingi Ketua Pembina YPPP Veteran Sukoharjo, Drs. Bambang Margono, M.M.


    SMK Pancasila 7 Pracimantoro Pertahankan Juara 1 Univet Cup IV 2026, Grand Final Berlangsung Dramatis

    Sukoharjo – majalahlarise.com - Laga Grand Final Turnamen Bola Voli Univet Cup ke-4 tahun 2026 kategori putra berlangsung sengit dan penuh tensi. Pertandingan yang mempertemukan SMK Pancasila 7 Pracimantoro melawan SMAN 4 Surakarta itu menyajikan aksi saling kejar perolehan poin hingga babak ketiga. Duel dramatis tersebut akhirnya dimenangkan SMK Pancasila 7 Pracimantoro dengan skor tipis 18–16, Rabu sore (15/4/2026) di lapangan bola voli kampus.

    Kemenangan ini sekaligus mengukuhkan dominasi SMK Pancasila 7 Pracimantoro yang berhasil mempertahankan gelar juara pertama pada ajang yang sama seperti tahun sebelumnya. Sementara itu, posisi juara ketiga diraih SMK Pancasila Baturetno setelah menundukkan SMA Negeri 1 Andong dalam pertandingan perebutan tempat ketiga.

    Pada kategori putri, tim SMA Negeri 1 Tanjungsari tampil gemilang dan berhasil meraih juara pertama. Disusul SMA Negeri 1 Pacitan sebagai juara kedua, serta SMK Negeri Jatipuro di posisi ketiga. Adapun penghargaan pemain terbaik putra diraih Fardan Alif dari SMK Pancasila 7 Pracimantoro, sedangkan pemain terbaik putri diberikan kepada Fiona Maharani dari SMA Negeri 1 Tanjungsari.

    Rektor Univet Bantara Sukoharjo, Prof. Dr. Farida Nugrahani, M.Hum saat menyerahkan piala juara 1 kepada tim bola voli putri SMA Negeri 1 Tanjungsari.


    Rektor Universitas Veteran Bangun Nusantara, Prof. Dr. Farida Nugrahani, M.Hum mengungkapkan rasa bangga atas semangat dan sportivitas para peserta dalam turnamen tersebut. Ia menilai ajang ini bukan sekadar kompetisi, tetapi juga wadah pembentukan karakter generasi muda.

    “Saya sangat bangga menyaksikan anak-anak SMA dan SMK yang begitu gigih, semangat, dan memiliki daya juang luar biasa. Mereka menunjukkan prestasi di bidang olahraga yang patut diapresiasi,” ujarnya.

    Ia juga menguraikan harapannya agar semangat tersebut dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda Indonesia. “Saya berpikir, jika anak-anak muda Indonesia memiliki jiwa seperti ini, Indonesia akan terus maju dan berjaya. Saya berharap mereka tetap konsisten dengan hobinya, tidak terpengaruh hal-hal negatif, dan terus berprestasi untuk meraih masa depan gemilang,” jelasnya.

    Lebih lanjut, ia menyampaikan komitmen kampus dalam mendukung atlet muda berprestasi. “Kami membuka kesempatan seluas-luasnya bagi mereka untuk melanjutkan pendidikan di Univet. Kami juga menyiapkan berbagai bentuk dukungan, termasuk kemungkinan beasiswa, agar mereka tetap bisa berprestasi di bidang olahraga sekaligus sukses dalam pendidikan,” katanya.

    Sementara itu, guru pendamping tim voli SMK Pancasila 7 Pracimantoro, Roni Adinta, mengapresiasi perjuangan para siswa yang telah menunjukkan performa terbaiknya di lapangan.

    “Prestasi ini diharapkan bisa memotivasi siswa untuk terus berlatih lebih giat dan meningkatkan kemampuan, sehingga ke depan bisa meraih hasil yang lebih maksimal di berbagai kejuaraan,” tuturnya.

    Turnamen Univet Cup IV 2026 ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga sarana mempererat silaturahmi antar pelajar serta menumbuhkan semangat sportivitas dan prestasi di kalangan generasi muda. (Sofyan)


    Baca juga: Seminar Teknoagripreneur Fakultas Pertanian Univet Bantara, Dorong Generasi Muda Melek Pertanian dan Digital


Top